banner 728x90

Cara Cepat Ubah Rakyat Miskin Indonesia Jadi Kaya Raya Secara Komunal

Cara Cepat Ubah Rakyat Miskin Indonesia Jadi Kaya Raya Secara Komunal

Jumlah penduduk Indonesia samai sa’at ini mencapai 274 juta lebih.
Tentu warga negara Indonesia yang masuk kategori kaya tidak akan capai 1 %, apalagi orang yang kaya raya.

1 % dari 274 juta orang/jiwa adalah 2.740.000.
Sungguh sangat berat bagi bangsa dan negara Indonesia capai target seperti itu.

So,
gimana atuh caranya supaya rakyat miskin Indonesia bisa cepat berubah jadi orang kaya secara legal dan formal baik di mata hukum Indonesia maupun hukum internasional ?

Bisa dan sangat bisa.
Mudah dan negara dalam hal ini pemerintah Indonesia sangat mudah lakukan program ini.

[ Saya pernah gabung dengan Prudential hampir 1,5 tahun. Jadi lumayan dapat info detail dan akurat ]

Pemerintah Indonesia cukup cari dan keluarkan dana/anggaran dari APBN dan atau berhutang dari lembaga internasional. Bahkan bisa pinjam dari para pengusaha papan atas Indonesia.

Rp 50 juta per orang sudah cukup jadikan dan buat setiap individu/jiwa rakyat dan warga negara miskin Indonesia dalam waktu singkat Kaya Raya.

Tahap Awal

Rekrut 7 juta jiwa pemuda miskin Indonesia.
Usia sekitar 20 tahun, jenis kelamin 5 juta orang pria dan 2 juta orang perempuan.

Kita berhitung :

7.000.000 orang pemuda dan pemudi X Rp 50.000.000
= Rp 350.000.000.000.000
Amazing pisan !
Pemerintah harus siapkan, cari dan keluarkan dana serta biaya sebesar Rp 350 triliun.

Sungguh besar,
namun bagi bangsa dan negara Indonesia yang kaya raya akan Sumber Daya Alam sungguh sangat kecil sekali.

Apa yang akan terjadi setelah 7 juta jiwa pemuda dan pemudi miskin ber- MOU ?

Pemerintah Indonesia bayar asuransi secara top up sekali bayar.
Tanpa cicilan.

Jadi setelah Pemerintah Indonesia lakukan ‘ MoU ‘ dengan Asuransi Bonafide, maka

Setiap jiwa pemuda dan pemudi miskin Indonesia sebanyak 7 juta orang punya warisan luar biasa senilai sekitar Rp 500 juta.
Artinya

Pemerintah Indonesia punya aset warga negara bernilai

7.000.000 jiwa pemuda dan pemudi miskin X Rp 500.000.000
= Rp 3.500.000.000.000.000
Keren banget !
Negara punya aset senilai Rp 3.500 triliun.

Ternyata cukup saja
Pemerintah Indonesia berfikir super cerdas dan bertindak ‘ smart ‘ hanya cukup bermodal ( udunan atau nganjuk/ngahutang ) Rp 350 triliun untuk raih dana besar Rp 3.500 triliun.

Ini baru bicara tentang satu hal saja yaitu masalah jiwa dan nyawa bangsa Indonesia.
Hidup pasti berguna dan bermanfa’at, mati pun sudah jadi kaya raya.

[ Pemerintah Indonesia bisa buat MoU Khusus dengan 7 juta orang pemuda dan pemudi miskin untuk kembalikan dana Rp 50 juta ketika meninggal, supaya bisa bergulir untuk pemuda dan pemudi lainnya ]

Hal selain jiwa yang penting kita bicarakan adalah masalah kesehatan.
Biaya kesehatan, terutama ketika sakit, sungguh sangat besar.

Khusus bagi 7 juta jiwa para pemuda dan pemudi miskin Indonesia yang telah ber- MoU tersebut, maka setiap orang punya fasilitas rawat inap ( bila sakit ) kelas satu ( utama ).

Penting !

7 juta orang pemuda dan pemudi miskin Indonesia tidak perlu kerja dan beraktifitas,
[ hanya cukup tidur dan ulin ( main dan jalan – jalan ) ]
apalagi jadi budak belian alias bunbury jadi jongos dan pembantu rumah tangga di luar negeri.

Think about it !

7 juta orang pemuda dan pemudi miskin Indonesia secara terhormat dan legal secara hukum positif di Indonesia dan dunia jadi Orang Kaya dan Raya.
Berlaku di seluruh dunia.

Jutaan warga negara Indonesia, terutama perempuan,
hanya jadi jongos dan pembantu rumah tangga di negara asing ( luar negeri ).
Setiap individu tidak punya harga diri, jaminan hidup dan jaminan nyawa/jiwa.
Hanya jadi target empuk pemerkosaan, penyiksaan sampai pembunuhan.

Terhormat mana kah
jadi 7 juta jiwa/orang pemuda dan pemudi miskin Indonesia beraset ratusan juta rupiah dan punya fasilitas kelas satu di rumah sakit ketika sakit
atau
jadi jutaan warga negara Indonesia khususnya perempuan
cukup dan bangga punya predikat sebagai jongos dan pembantu rumah tangga yang tidak punya aset jiwa/nyawa dan punya peluang diperkosa, dianiaya dan dibunuh tanpa ganti rugi ?

[ Tahun 2024 wajib bagi Presiden Terpilih berfikir dan bertindak out of the box ( -es ) ]

Bandung, Sabtu, 7 Januari 2023

Muhammad Zaki Mubarrok

Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

# JadiKayaRayaLegalMudah!

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan