banner 728x90

ISTIGHOSAH Tanpa Henti : 40 Hari Bersama 40 Santri

ISTIGHOSAH Tanpa Henti : 40 Hari Bersama 40 Santri

Perjalanan CJI 2015 – 2022

Alhamdulillaaah !
Subhaanallooh !

Sebuah upaya sungguh tidak mudah dan perlu kerja keras serta masa penungguan/penantian cukup lama sejak tahun 2015 sampai bisa mewujud pada tanggal 3 Mei 2022.
Hal ini bisa terjadi ‘ ku alpukah na ‘ peran sentral Dra. Hj. Haryati Setia Ardiwilaga, SIP, M.M. pemimpin Gerakan Masyarakat Tebar Wakaf Al Qur^an GeMar Tafaqur Center ( GTC ) yang langsung ngontak Drs. H. Utsman Abdussalim, M.A. pimpinan Pondok Pesantren Hijratul Maula Fikriyyah ( HMF ) yang bersedia secara ikhlash kerahkan lebih dari 40 santrinya untuk selenggarakan acara spektakuler ” Istighosah 40 Hari Tanpa Henti Bersama 40 Santri “.

Sebuah suguhan ‘ spiritual ‘ kolaborasi unik dan cantik plus ciamik antara ” CJI ” ( berbasis jurnalistik ) dan ” HMF ” ( berbasis pesantren ) serta ” GTC ” ( berbasis gerakan masyarakat ).
[ Seluruh anggota Citizen Journalism Interdependen haturkan salam khidmat, hormat dan mulia bagi HMF & GTC ]

Unik karena Istighosah melibatkan mulai anak usia dini, anak – anak, remaja dan dewasa.
Cantik karena suasana ‘ humanis ‘ begitu terasa seolah masuk suasana dan kondisi rumah tangga sendiri.
Ciamik karena sungguh di era pandemi Covid-19 dan hampir seluruh komponen masyarakat Indonesia bahkan dunia sedang ter- ninabobo -kan alam ‘ ghaib ‘ internet, online dan maya
ternyata ‘ amazing ‘ masih ada para santri yang berkumpul lebih dari 40 orang secara ‘ offline ‘ langsung kerja bersama Istighosah.

[ In ( g ) syaa Allooh para santri yang setia aktif ikut Istighosah dari awal hingga akhir pada tahun 2045 menjelma jadi para ‘ entrepreneur ‘ pengusaha dan ‘ pengendali ‘ penguasa NKRI kaya raya yang sholih/-ah, ber- jati diri dan dermawan … aamiiin ]

Upaya ‘ spiritual ‘ kecil kami hanya sebagai ‘ saleunjeur ‘ sebatang bambu kecil kering untuk meraih dan mengambil rizqi Allooh yang sedang melayang terbang bebas di langit angkasa.
Semoga upaya mungil kami bisa ‘ sedikit ‘ menggetarkan dan merobek walau hanya sekedar setitik melubangi Alam ‘Arasy Ilahi Robbi sehingga rizqi halal, thoyyibah barokah turun deras menimpa kami,
Urang Sunda dan Bangsa Sunda dan Ummat Islam Indonesia,
aamiiin…

Du’a bersama kami lewat Istighosah untuk kemaslahatan diri, keluarga, masyarakat, lingkungan dan bangsa serta negara Indonesia.
Kami sungguh tidak mampu tuk lakukan demo temporer maupun reguler/berkelanjutan, apalagi untuk meng- kudeta nasib hidup.
Hanya sekedar tunaikan titah perintah Allooh SWT Tuhan Sang Penguasa
Ud’uuniii Astajiblakum
[ Mintalah & Berdoalah pada Ku, Niscaya Ku kabulkan ]

Bukti dan bakti kami bukan sebagai orang sombong.
Walau derajat orang yang hanya mampu dan kuasa ngaDu’a ( berdoa ) adalah derajat iman terendah.
In ( g ) syaa Allooh lebih baik dan mulia daripada orang penguasa dan pembicara/ulama/cerdik cendekia/senator politisi yang hanya bisa dan mampu untuk ber- diam diri, silent permanen atas keterpurukan nasib dan hidup bangsa Indonesia.

Du’a bersama kami panjatkan supaya Allooh SWT berikan

Satu Juta Hektar Sawah/Ladang Wakaf Abadi Ummat/Rakyat untuk kami tanami 50 juta pohon ( Jati, Gaharu, Kalapa Genjah, Tangkal Kawung/Aren ) dan Miliaran pohon ( Buah – Buahan, Tanaman Pangan )
supaya Urang Sunda dan Ummat Islam jadi bangsa pemberi bukan peminta.
[ Seperti Sumur Raumah & Kebun Wakaf Kurma ‘Utsman bin ‘Affan RA yang hingga sa’at ini masih terjaga ]

Satu miliar triliun rupiah ( satu sekstiliun rupiah ) untuk dana operasional 7 juta pasukan relawan pejuang petarung pangan termasuk 1,6 juta disabilitas dan seluruh anggota CJI serta peserta aktif Istighosah supaya bisa jadikan seluruh bantaran Sungai Citarum, 911.152 hektar lahan kritis di Jawa Barat dan 14.006.450 hektar lahan kritis se Indonesia berdaya dan bermanfa’at bagi kesejahteraan dan kemakmuran permainan seluruh bangsa Indonesia berbasis kemandirian dan kedaulatan pangan.

Satu ton emas bagi CJI untuk cadangan devisa sebagai alat penarik kembalinya ribuan, ratusan ribu bahkan jutaan ton emas milik NKRI yang tercecer di dunia. Setiap anggota dari 7 juta pasukan relawan pejuang petarung pangan, 1,6 juta disabilitas, anggota CJI dan peserta aktif Istighosah miliki 100 gram emas senilai seratus juta rupiah untuk kemaslahatan diri dan keluarganya.

Semoga Allooh kabulkan segala rencana, agenda, program tertunda CJI sejak tahun 2015 sampai sa’at ini terjadi pada tahun 2022.
Semoga Allooh takdirkan saya lakukan FGD ke 3 di Istana khusus tentang Ketahanan Pangan berbasis kemandirian dan kedaulatan.

Terakhir semoga Allooh takdirkan pada tahun 2022 Urang Sunda jadi Bangsa yang mandiri dan berdaulat penuh atas pangan, ekonomi, sosial dan politik untuk terwujudnya Indonesia Emas Tahun 2045.

Aamiiin yaa mujiibassaailiiin.

Khusus untuk Manajer CJI
Ir. Suzy Herlina Kalikhy yang senatiasa support apapun sejak 2015 sampai sekarang.
Terkhusus fasilitasi transportasi saya selama Istighosah berlangsung.
[ Banyak halangan dan rintangan menghadang ]
Seluruh anggota CJI yang aktif dukung lewat respon dan du’a online -nya.

Semoga bangsa Indonesia kembali jadi bangsa pemulia du’a sebagaimana termaktub di teks lagu Indonesia Raya Stanza 3.
Bukan sebagai bangsa pen- demo dan bukan pula sebagai bangsa pen- janji dan peng- kampanye.

Semoga !!!

Bandung, Selasa, 12 April 2022
Hari Terakhir Rangkaian Istighosah 40 Hari Tanpa Henti

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan