banner 728x90

Penuntasan Janji – Janji Kampanye VS Target – Target Kampanye : Dulu, Sekarang Dan Nanti !

Penuntasan Janji – Janji Kampanye VS Target – Target Kampanye : Dulu, Sekarang Dan Nanti !
Jokowi – Ma’ruf Amin adalah Abdi NKRI, bukan jongos/pegawai/budak Partai & Asing !

Janji adalah sesuatu yang telah terucap ( terekam atau tidak ) pada masa yang telah terjadi. Kemarin, lusa dan dahulu.
Sa’at ini merupakan masa untuk penuntasan dan pemenuhan segala bentuk janji, terutama ‘ janji kampanye ‘ politik. Mulai dari seorang Bupati, Walikota, Anggota Dewan ( DPRD, DPR dan DPD RI ) sampai Presiden.

Target adalah sesuatu hal yang masih dalam keinginan, rencana dan pelaksanaan serta penuntasannyapun untuk kurun waktu masa yang akan datang. Bukan sa’at dan hari ini.
The Future.

Seolah sudah jadi budaya perpolitikan di Indonesia ketika seseorang atas nama partai atau pribadi/independen menebar janji – janji sa’at kampanye dan seolah pula tidak ada ke- wajib -an maupun ke- harus -an untuk memenuhi segala janji mereka.
Ketika publik menagih semua janji – janji kampanye mereka, maka dengan enteng dan tanpa dosa menjawab,
” Itu kan janji sa’at kampanye dulu ! ” …
” Kenapa anda pilih saya ? “

Satu hal lagi yang sudah dan jadi tradisi di dunia perpolitikan di Indonesia yaitu pertemuan dan komunikasi intens hanya sering terjadi bahkan wajib hukumnya cukup satu kali dalam lima tahun saja.
Sa’at masa kampanye yang telah terjadwalkan.

Jadi, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) hanya bertugas mengatur dan menjadwalkan para kontestan ( caleg, cabup/cawalbup, cawalkot/cawawalkot, cagub/cawagub, capres/cawapres ) politik mengumbar dan berpromo jual janji – janji kampanye.
Pun KPU tidak punya tugas, kewajiban dan keharusan buat aturan untuk memaksa para
Bupati dan Wakil,
Walikota dan Wakil,
Gubernur dan Wakil,
Anggota DPRD, DPR RI, DPD RI dan MPR RI,
Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia
memenuhi dan tuntas lunaskan semua janji – janji kampanye sebelum terpilih.

” Tidak ada dosa dan kewajiban penuhi janji – janji kampanye apapun bagi ‘ the looser ‘ pecundang “

So,
sa’at ini adalah masa untuk penuhi, tuntaskan dan lunaskan semua janji – janji kampanye para bupati, walikota, gubernur, anggota dewan ( daerah dan pusat ) dan terutama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk sejahterakan seluruh rakyat dan warga negara Indonesia.
Sukar, banyak halangan/rintangan/kendala/hambatan/jegalan/sabotase/perlawanan bahkan upaya penggagalan dari teman sendiri maupun lawan serta musuh politik adalah sebuah keharusan sebagai harga dari sebuah janji kampanye politik.

Sekali janji kampanye keluar dan menang terpilih, maka hanya satu kata ” Tuntaskan ! “.

Jangan,
sekali – kali jangan lakukan masa sekarang dan sa’at ini
sejak tahun 2022 – 2024
hanya justru untuk buat dan
program kerjakan target – target kampanye 2024 !.

Tugas utama Presiden Jokowi, Wapres Ma’ruf Amin dan seluruh Menteri Pembantu adalah Kembalikan seluruh Aset Negara Republik Indonesia dan Sejahterakan seluruh Rakyat/Warga Negara Republik Indonesia.
[ kecuali bagian kecil warga negara Indonesia yang anti dan benci NKRI ]

Itulah janji kampanye sa’at sebelum terpilih.
Hari ini dan sa’at ini Saudara Joko Widodo adalah Presiden Republik Indonesia sampai tahun 2024.
Saudara bukan jongos, pegawai dan budak Partai ( PDIP ). Apalagi abdi negara asing.

Saudara Joko Widodo adalah Presiden ‘ Syah ‘ Republik Indonesia yang bertugas sejahterakan lebih dari 273 juta jiwa warga negara Indonesia.

Siapapun yang mau dan usaha keras jadi Presiden RI Tahun 2024 itu bukan tugas dari Presiden Jokowi, biarkan para partai saja yang bekerja.

Presiden Joko Widodo harus bertanya sa’at ini pada seluruh Menteri, anggota PNS/ASN dan TNI.Polri
Apakah anda mau tuntaskan janji atau kejar target kampanye ?

Bandung, Kamis, 7 April 2022

Muhammad Zaki Mubarrok

Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan