banner 728x90

” 99 Anggota CJI, 1,8 Juta Disabilitas, 7 Juta Pasukan Relawan Pejuang Petarung Punya 1 Miliar Tiap Bulan ! “

” 99 Anggota CJI, 1,8 Juta Disabilitas, 7 Juta Pasukan Relawan Pejuang Petarung Punya 1 Miliar Tiap Bulan ! “

Inspirasi D – 5/6

Istighosah Kita Semua

Bayangkan du’a kita Allooh kabul yaitu 99 angora ‘ inti ‘ CJI, 1,8 juta orang disabilitas dan 7 juta orang Relawan Pejuang Petarung dhu’afa berubah jadi ‘ entrepreneur – sosiopreneur – ekopreneur ‘ berpenghasilan 1 Miliar setiap orang, maka sangat berdampak pada percepatan perubahan perbaikan pergantian kondisi sosial dan lingkungan serta politik Urang Sunda dan Jawa Barat.
So, dampak terbesar adalah bangsa Indonesia otomatis berubah 20 % atau seperlima dari kondisi 100 % terpuruk, berbeban berat dan berkerusakan sosial – lingkungan akut menjadi 80 % saja.

Sebuah perubahan benar akan terjadi, karena selama ini masyarakat Jawa Barat dan lingkungannya menjadi beban negara sebesar 20 %.

Kenapa dan benarkah ?

Penduduk Jawa Barat mencapai 50 juta jiwa dari 272 jiwa warga negara penduduk Indonesia.
Artinya penduduk Jawa Barat membebani negara Indonesia capai 20 %.
Walau tanah dan air serta udara/atmosfir Jawa Barat subur makmur dan suci bersih karena sesat urus ( bukan salah urus ) para penguasa negara, terutama sejak era Suharto/Soeharto berkuasa sampai hari ini.
Kerusakan mencapai lebih dari 80 %.

Dampak terberat dari sesat urus para penguasa adalah kehidupan sosial – ekonomi masyarakat Jawa Barat khususnya Urang Sunda lebih dari 90 % masuk kategori dhu’afa dan miskin papa. Sangat jelas hal ini jadi beban berat bagi negara sejak era Suharto/Soeharto sampai sa’at ini.

Hal ini sangat berdampak pada terpuruknya kondisi politik Urang Sunda dan Jawa Barat sehingga sebagai peringkat kedua Suku Terbesar Kedua ( jumlah setelah Suku Jawa ), namun ‘ politik ‘ Urang Sunda tidak ada dampak bagi percepatan perubahan perbaikan kondisi negara.
Padahal peran dan kekuatan besar Urang Sunda sangat negara Indonesia butuhkan.

Kenapa ?

Mari kita berhitung !

Anggota DPR RI asal Jawa Barat berjumlah 91 orang dan 4 orang anggota DPD RI, namun tidak membawa kebaikan sedikitpun bagi perbaikan kondisi tanah dan air Jawa Barat, apalagi perubahan sosial dan ekonomi masyarakat Urang Sunda.
Artinya sangat mudah teranalisis bahwa para anggota DPR RI tidak serius membawa aspirasi dan kepentingan manusia Sunda dan ‘ lemah cai ‘ bumi Tatar Sunda, hanya berkhidmat penuh pada para pemilik/Ketum partai politik.

Jadi sudah tidak bisa berharap dan bergantung pada partai politik terutama pada 91 anggota DPR RI asal Jawa Barat plus 4 orang anggota DPD RI.

[ Sungai Citarum terpuruk sejak Suharto/Soeharto berkuasa sampai sa’at ini.
Presiden Joko Widodo sudah keluarkan Perpres No 15 Tahun 2018 pada bulan Maret 2018 untuk percepatan Revitalisasi Sungai Citarum, namun tak satupun anggota DPR RI asal Jawa Barat berani perjuangkan itu… artinya mereka adalah zonk ]

Hanya upaya dan usaha ‘ spiritual ‘ yang bisa kita lakukan yaitu Istighosah ngaDu’a bersama supaya kaum dhu’afa Urang Sunda dan disabilitas diubah cepat kondisi kehidupan sosial dan ekonomi ke arah percepatan perubahan nasib.
Menuju kedaulatan dan kemapanan sosial dan ekonomi yang ajeg dan kokoh kuat mencengkeram bumi Tatar Sunda.

Begitu 99 orang anggota CJI, 1,8 juta orang disabilitas Jawa Barat dan 7 juta orang relawan pejuang petarung berbasis ketahanan pangan dan lingkungan punya penghasilan ( profit ) sebesar 1 Miliar per orang per bulan, maka Jawa Barat dan Indonesia otomatis mendapat keuntungan dan manfa’at besar.
Hanya dari segi ‘ infaq shodaqoh wajib/zakat ‘ :

Rp 1.000.000.000 X 2,5 %
= Rp 25.000.000 per orang

[ 99 orang + 1,8 juta orang + 7 juta orang = 8,899 juta orang ]

Jadi,

Rp 25.000.000 X 8.899.000 orang
= Rp 222.475.000.000.000
= Rp 222.475 miliar
= Rp 222,475 triliun per bulan

Satu tahun,

Rp 222,475 triliun X 12 bulan
= Rp 2.669,7 triliun

Artinya hanya dalam waktu satu tahun, maka Jawa Barat punya dana hasil dari zakat, infaq dan shodaqoh sebesar Rp 2.669,7 triliun.

Keuntungan politik terbesar dari pada hal tersebut adalah Urang Sunda jadi bangsa mandiri dan Indonesia sebagai bangsa besar terbebas dari hutang dan kebergantungan pada bangsa dan negara asing.

Semoga upaya spiritual yang telah dan sedang CJI bersama 40/50 para santri dhu’afa lewat Istighosah 40 hari tanpa henti lakukan jadi satu titik terang pembuka kegelapan hidup yang tengah memapar Urang Sunda, manusia Jawa Barat dan warga negara Indonesia

semoga Allooh cepat kabul dan wujudkan
aamiiin.

Bandung, Selasa, 8 Maret 2022

Muhammad Zaki Mubarrok

Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan