banner 728x90

” Wahai Urang ‘N Bangsa Sunda : Jadilah Sang Kuriang ! “

” Wahai Urang ‘N Bangsa Sunda : Jadilah Sang Kuriang ! “
Titik Awal Kelahiran merebut ke- Mulia -an !

Cerita sesat dan menyesatkan : propaganda ‘ genosida ‘ ( lenyapkan ) jati diri Sunda

” Sangkuriang anak dari Dayang Sumbi berayah Si Tumang seekor Anjing jadi – jadian kena kutukan.

Waktu kecil tanpa sengaja Sangkuriang membunuh Si Tumang sosok Anjing setia ( jelmaan ) yang sejatinya merupakan ayah kandungnya.
Dayang Sumbi mengusir Sangkuriang.

Akhir cerita sa’at remaja Sangkuriang tanpa sengaja bertemu kembali dengan Dayang Sumbi ( ibu kandungnya ) dan keduanya terlibat percintaan.
Takdir berkata lain, Dayang Sumbi mengetahui bahwa Sangkuriang adalah anak kandungya sendiri.

Pernikahan pun batal ! “

Ada dua ‘ genosida ‘ pembunuhan terstruktur karakter Sunda lewat dongeng atau legenda Tangkuban Parahu ini yaitu :
Pertama bahwa Sangkuriang adalah anak anjing.
Kedua bahwa Sangkuriang adalah pelaku inses percintaan terlarang dengan ibu kandung.

Sungguh dua hal yang berdampak sangat panjang, sehingga berakibat Urang dan Bangsa Sunda terkena penyakit rendah diri merasa sebagai bangsa yang rendah dan elehan.
Fakta pada sa’at ini
Bangsa Sunda sudah kehilangan keyakinan diri bahwa Urang dan Bangsa Sunda adalah bangsa besar, maju dan kaya raya.

[ Semua artefak, manuskrip dan peninggalan otentik ” Peradaban Tinggi dan Maju Bangsa Sunda ” Trestman rapi di Leiden University Belanda, Inggris, Jerman ( Israel ? ), Jepang, Amerika/Sekutu ( ? ) dan negara maju mencapai lebih dari 26.000 buah ( berjejer sepanjang 12 kilometer ]

Hari ini :

Bahasa Sunda dihina dan dilecehkan oleh si ‘ jongos babu negara ‘ Arteria Dahlan seorang anggota DPR RI Komisi III fraksi PDIP asal Jatim beretnis Minang/Padang.

Gunung Tangkuban Parahu sebagai gunung legendaris dan gunung konservasi alam dimiliki oleh PT GRPP pimpinan Putra Kaban atas fasilitasi M.S. Kaban Menteri Kehutanan.

Istilah Kepulauan Sunda Besar dan Kecil sengaja dihilangkan/dihapus oleh Suharto/Soeharto lewat Daoud Joesoef Menteri P & K tahun 1980 -an.
Sungai Citarum rusak permanen sejak era Orde Baru sampai hari ini dan kepemilikan tanah bantaran DAS Citarum dipegang para pengusaha Cina dan asing.

Intinya sejak ‘ genosida ‘ oleh VOC Belanda dan Sekutu sampai hari ini kondisi Tanah dan Air Sunda dan Jiwa dan Mental Sunda telah dan sedang terpuruk menderita.

Hanya satu saja yang masih ada yaitu Selat Sunda.

Apa yang harus dan wajib segera Urang Sunda lakukan supaya Bangsa Sunda kembali jadi mulia dan punya peradaban besar ?

Semua Urang Sunda wajib dan harus jadi Sang Kuriang ( The New Sangkuriang ).
Tinggalkan cerita dan legenda sesat yang menghinakan dan merendahkan Urang Sunda.

The New Sangkuriang/Sang Kuriang adalah

” Aing Sang Kuriang
anak Jelema mulia, lain anak anjing sato hina dina !

Lamun Aing anak anjing, berarti Aing ( jelema/manusa ) leuwih rendah jeung hina ti sato !

Allooh SWT Sang Hyang Tunggal geus nyiptakeun Manusa salaku makhluk paling mulia ! “

[ Teori Evolusi Darwin adalah sesat dan menyesatkan. Manusia berasal dari kera ‘ monyet ‘ binatang. ]

” Aing Sang Kuriang lain jelema atawa anak nu bogoh ka Indung Kandung tur ngudag – ngudag rek dikawin !

Aing Sang Kuriang
jelema Urang Sunda nu micinta ” Ibu Pertiwi “
” Lemah jeung Cai Sunda “

Hubbul Wathoon Minal Iimaaan

Yen Micinta Nagara ( Lemah/Tanah, Cai/Air & Angkasa/Atmosfir/Udara ) bukti nyata Jelema Ber- Iman ! “

Tahun 2022 adalah titik lahir Urang Sunda hudang tina sare lila jeung ngalindur.

Tahun 2022 adalah awal kelahiran Bangsa Sunda merebut kembali ke- Mulia -an dan wujudkan ” Indonesia Emas Tahun 2045 “.

[ Urang dan Bangsa Sunda tahun 2022 wajib punya ” Kemandirian, Kedaulatan dan Ketahanan Pangan Sunda ” ]

Bandung, Selasa, 25 Januari 2022

Muhammad Zaki Mubarrok

Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

SangKuriangNgagugat

RebutLemah(Tanah)Cai(Air)AngkasaRayaSunda

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan