banner 728x90

Beda Kelas : Beras Organik Jepang Rp 175.000 Per Kilogram VS Beras Organik Pandan Wangi ( ? ) Indonesia ??

Beda Kelas : Beras Organik Jepang Rp 175.000 Per Kilogram VS Beras Organik Pandan Wangi ( ? ) Indonesia ??
Saunda ( -na ) berarti Lumbung Padi bermakna Subur Makmur

Mantan penjajah Indonesia ( imperialis ) Jepang sangat wajar jadi negara maju dan Amerika Serikat ( saja ) takut.
Bangsa dan negara Jepang hanya sekitar 3 tahun saja menjajah Indonesia, namun dampaknya Indonesia sangat menderita. Semua hasil Sumber Daya Alam Indonesia, mereka rampok dibawa ke negara Jepang.

Tak terkecuali padi hasil panen para petani Indonesia semua mereka bawa tanpa sisa ke negara Jepang. Jadi para petani hanya menanam, merawat dan memanen saja. Hanya sekedar untuk mereka makan saja tidak ada.

Bisa -kah dan mampu -kah pemerintah Indonesia ( NKRI ) lebih baik dari pemerintah ( mantan penjajah ) Jepang ?

Hari ini harga beras bangsa Indonesia hanya berkisar Rp 12.000 – Rp 12.500 per kilogram. Hal yang pasti adalah sebagian besar beras impor dari negara asing.

Fakta bahwa biaya mulai dari pembibitan, pengolahan lahan sawah, perawatan, pemupukan, pemanenan, pengeringan sampai peng- heler -an sungguh memerlukan dana dan biaya besar. Namun harga gabah dan beras justru sangat jauh dibawah besarnya biaya perawatan padi.

Kejadian berulang ini sudah terjadi ribuan kali selama puluhan tahun. Pemerintah sampai sa’at ini tidak ada dan tidak pernah punya solusi dan program nyata untuk majukan dan sejahterakan hidup serta penghasilan para petani Indonesia.

Apa yang harus pemerintah Indonesia lakukan supaya hidup para petani cepat maju dan sejahtera ?

Hanya ada dua langkah nyata :

Pertama beri kebebasan para petani dan para ahli/pakar padi untuk ber- eksperimen dan uji coba -kan seluruh hasil penelitian secara formal maupun tidak formal dimana seluruh biaya pemerintah tanggung.
Jadi setiap seorang petani beri tanah garapan minimal 1 hektar plus para ahli/pakar pertanian wajib mendampingi dari proses awal sampai akhir ( pasca panen ).
Penting seluruh padi yang para petani tanam wajib organik, tanpa pestisida dan pupuk kimia.

Kedua seluruh hasil panen ( gabah dan beras organik ) wajib pemerintah Indonesia beli dengan harga tinggi. Minimal beras organik hasil tanam para petani,
pemerintah beli seharga Rp 100.000 per kilogram.
Jadi, in ( g ) syaa Allooh, secepatnya bangsa dan negara Indonesia bisa nyusul ketertinggalan bidang pangan beras dari Jepang.

Yakin dan pasti,
begitu suasana batin ( -iah ) para petani senang dan bahagia, maka mereka bekerja sepenuh hati jiwa raga hanya dan untuk kepentingan pe- mulia -an tanaman padi.
Dampaknya adalah hasil panen dari padi organik Indonesia mencapai titik maksimal dan paripurna.
Sempurna bentuk fisik dan kaya kandungan nutrisi zinc -nya.

Tentu saja hanya butuh waktu 5 sampai 7 tahun saja, maka fisik bangsa Indonesia menjadi prima. Karakter bangsa Indonesia pun mencapai makom tertinggi sebagai bangsa Indonesia yang cinta NKRI dan mulia -kan tanaman padi.

Sungguh salah sebagai negara yang ber- tanah air subur dan kaya,
harus hidup bergantung pada ( khususnya ) negara Vietnam dan Thailand untuk impor ( beli ) beras.

Pasti Ibu Pertiwi nangis permanen, Dewi Sri pun tercoreng dan tercerabut gelar ke- Dewi -annya.

Semoga para Bupati, Walikota, Gubernur, Menteri dan Presiden cepat sadar dan terbangun dari tidur panjang di alam kebergantungan pada negara asing dalam multi hal.

Sa’atnya bangsa Indonesia kembali ajarkan jati diri dari kebesaran dan ke’arifan peradaban Sunda dan Nusantara.

Kenapa harus Sunda ?

Hanya kebesaran dan keagungan peradaban Sunda yang sengaja para penguasa ‘ bunuh ‘ dan ‘ musnah ‘ -kan sejak zaman penjajahan sampai zaman Suharto/Soeharto.
[ Kepulauan Sunda Besar dan Kecil hilang berganti jadi ” Kepulauan Milik 9 Naga ” dan ” Kepulauan Milik Asing ” ]

Salah satu arti Sunda adalah Saunda atau Saundana berarti Lumbung Padi.
Jadi bangsa dan negara Indonesia bakal capai ” Indonesia Emas Tahun 2045 ” ketika pemerintah ( siapapun ) secepatnya kembalikan ‘ Lemah Cai ‘ Tatar Sunda dan Urang Sunda sebagai ” Lumbung Padi NKRI ” dan ” Petani Makmur Sejahtera “.

Der ah !

Bandung, Rabu, 26 Januari 2022

Muhammad Zaki Mubarrok

Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan