banner 728x90

Ke- Manusia -an Yang Adil Dan Ber- Adab : Adalah Sila Ke- 2 Dari Ideologi NKRI !

Ke- Manusia -an Yang Adil Dan Ber- Adab : Adalah Sila Ke- 2 Dari Ideologi NKRI !
Iblis lebih tinggi ilmunya dari manusia !

Kenapa lahir Sila Ke- 2 Pancasila ?

Manusia adalah makhluk ciptaan Allooh SWT Tuhan YME paling sempurna dan paling ‘ mulia ‘ secara fithroh/fitrah/alamiah.
Namun, pesaing terberat dari klan manusia adalah Sang Iblis yang sejak ‘ kudeta eksistensi ‘ di Alam Surgawi kalah dan akhirnya Allooh SWT usir dengan gelar sebagai makhluk terkutuk.

Iblis sangat meng- imani Allooh SWT sebagai Sang Kholik, namun hanya karena eksistensi diri Iblis terganggu menyebabkan tindakan pembangkangan dan makar. Sebagai makhluk senior tentu saja Sang Iblis tidak mau nurut perintah Allooh untuk lakukan gerakan sujud langsung kepada makhkuk yunior yaitu Adam Sang Manusia.

Sangat khas dan wajar sebagai makhluk paling terdahulu tercipta daripada Manusia/Adam, maka Iblis merasa lebih mulia dan kuat dari manusia.
Tetap bagaimanapun material fisik Iblis lebih ( kuat/tinggi ) dari manusia, namun sebagai makhluk Allooh harus tunduk dan ta’at pada seluruh perintah Tuhan Sang Maha Pencipta.

Jadi bagaimanapun Iblis lebih senior dan material tubuh lebih kuat dari manusia/Adam, maka dia harus sujud kepada Adam atas perintah Sang Kholik Maha Pencipta.

Dari sinilah dan sejak peristiwa inilah terjadi permusuhan dan perseteruan abadi hingga Hari Qiamat/Akhir antara Sang Iblis ( makhkuk senior ) dengan Sang Adam Manusia ( makhluk junior ).

Iblis mengancam dan ‘ aklamasi ‘ jadikan Adam dan keturunannya ( manusia ) sebagai musuh abadi. Dia bertekad menyesatkan Manusia sampai Hari Qiamat/Kiamat datang.

Siapapun manusia yang me- mulia -kan sesama manusia berarti dia ( apapun adanya ) adalah pewaris dan pengikut setia Nabi Adam ‘Alaihis Salaam.
Siapapun manusia yang merendahkan dan menistakan sesama manusia lain adalah pewaris dan pengikut Sang Iblis makhluk terkutuk.

Bangsa Indonesia sangat sadar bahwa manusia adalah makhluk hidup yang Allooh SWT cipta sebagai makhluk paling mulia diantara makhluk ciptaan lainnya. Oleh karena itu setelah Sila Pertama Pancasila yang yakin pada Tuhan YME, maka sebagai perwujudan kepatuhan pada Nya harus perlakukan manusia secara adil dalam koridor peradaban.

[ Peradaban hewan atau binatang adalah siapapun yang terkuat itulah rajanya ]

Salahkah bangsa Nusantara perlakukan sesama bangsa Nusantara tidak adil,
Salahkah bangsa Eropa dan Jepang menjajah dan menistakan bangsa Nusantara Indonesia ?

Tidak salah dan wajar sebagai manusia pengikut setia dan pewaris Iblis laknatullooh.
Pengalaman hidup inilah yang mendasari para pendiri bangsa Indonesia meramu sebuah ideologi yang menjadi anutan dan ‘ guide ‘ petunjuk jalan bermasyarakat bangsa Indonesia bernama Pancasila terutama Sila Kedua yaitu
Ke- Manusia -an Yang Adil dan Ber- Adab.

Apakah ” Adil ” dan ” Beradab ” para Presiden Republik Indonesia perlakukan manusia bangsa Indonesia sejak merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 sampai hari ini ?

Sungguh tidak adil dan tidak beradab.

Pertama,
Presiden Sukarno/Soekarno sungguh tidak adil dan tidak beradab jadikan dan nerima dirinya sebagai Presiden Seumur Hidup.
[ sangat berke- sesuai -an dengan sifat dan karakter Sang Iblis ]

Kedua,
Presiden Suharto/Soeharto sungguh tidak adil dan tidak beradab jadikan dan berikan 90 % penguasaan ekonomi kepada etnis Cina, maka lahirlah para konglomerat dan 9 Naga.
Sedangkan 10 % perekonomian dan uang diperebutkan oleh 99 % warga dan bangsa Indonesia. Akibatnya sejak dia berkuasa sampsi hari ini lebih dari 270 juta penduduk Indonesia berada di zona miskin dan terpuruk.

Hari ini tidak lebih dari 2 juta penduduk Indonesia yang benar – benar mapan, kaya dan sejahtera.

[ PNS/ASN, TNI dan Polri barangkali termasuk komunitas ‘ pura – putra mapan dan sejahtera ‘ karena dapat gaji, tunjangan dan fasilitas dari negara ]

Ketiga,
sungguh tidak adil dan tidak beradab lebih dari 80 % aset negara telah dan sedang asing ( juga swasta ) kuasai.
Kurang dari 20 % aset negara terbagi untuk lebih dari 270 juta jiwa bangsa Indonesia.

Bagaimana seharusnya ?

Pertama,
80 % aset negara wajib dan harus NKRI kuasai ( kembali ) apapun dan bagaimana pun caranya.
Berikan penguasaan dan pemanfa’atan bagi 270 juta penduduk asli bangsa Indonesia.

[ masa negara kaya raya dan makmur seluas 14.006.450 hektar tanahnya mangkrak dan kritis ? ]

Kedua,
Manusia Indonesia bisa jadi beradab ( kembali ) caranya Negara wajib dan harus ngasih makan gratis seluruh warga negara Indonesia mulai tahun 2022 sampai 2024 ( minimal ).
Beras harus dan wajib para petani lokal asli bangsa Indonesia tanam dan pemerintah beli, hentikan konsumsi beras impor.

[ Sejak tahun 1967 ekonomi dan hasil kekayaan negara Indonesia hanya ternikmati dan terkuasai oleh sedikit etnis Cina, segelintir pengusaha swasta dan pengusaha serta bangsa asing tentu saja. ]

Pasti dan tentu saja para pengikut setia Iblis dan pewaris peradaban para penjajah ( apapun profesi mereka ) sangat terganggu juga tidak rela 270 juta jiwa warga dan penduduk asli Indonesia jadi manusia mulia dan beradab.

Allooh tidak akan mengubah nasib manusia Indonesia ( jadi manusia mulia dan beradab ), kecuali bangsa Indonesia mengubah dirinya sendiri !

Bandung, Selasa, 18 Januari 2022

Muhammad Zaki Mubarrok

Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan