banner 728x90

Parade ” Pangeran/Tuhan ” !

Parade ” Pangeran/Tuhan ” !

Nabi Muhammad SAW terlahir ketika masyarakat Arab jahiliyyah telah dan sedang mempraktekkan pelecehan terhadap ” Tuhan ” dan ” Perempuan “.
Baru terjadi dalam sejarah manusia setiap keluarga ( rumah ) mempunyai sesembahan ” Tuhan ” sesuai selera dan kesenangannya.
Nama sang ” Tuhan ” bebas dan bahan baku sang ” Tuhan ” pun bebas.
Jadilah ” Parade Tuhan ” atau ” Parade Pangeran “.
Selesai parade multi Tuhan, maka para ” Tuhan ” yang terbuat dari roti ( makanan ) mulai para penduduk Arab Jahiliyyah memakan para ” Tuhan ” bagian demi bagian sampai habis tubuhnya.

Kedua telah dan sedang berlaku pelecehan terhadap Perempuan.
Ketika seorang ibu melahirkan dan bayi itu berkelamin perempuan, maka ada dua hal yang segera mereka lakukan.
Kelahiran anak perempuan tidak pernah mereka umumkan.
Kemudian mereka segera ‘ ngaruang kerepes ‘ mengubur hidup – hidup bayi perempuan itu.

Apakah mereka setelah ‘ ngaruang kerepes ‘ ngubur hidup – hidup bayinya sedih dan merasa bersalah ?

Sungguh tidak merasa bersalah dan menyesal bahkan justru merasa bangga sekali.

Bayangkan !
Andai Allooh tidak menurunkan Rosulullooh Muhammad SAW ke dunia terutama ke Jazirah Arabia, maka seluruh anak/bayi perempuan habis dan musnah dari bumi Jazirah Arabia.

Nabi Adam AS ketika kali pertama masuk ke dalam Surga merasa kaget luar biasa karena seluruh tiangnya ber- kaligrafi -kan kalimat Laa ilaaha illalloohu Muhammadan Rosuulullooh.

Amazing !

Apakah Rosulullooh Muhammad SAW suka memperingati hari kelahirannya ?

Tentu saja,
Rosulullooh Muhammad SAW senantiasa berpuasa setiap hari Senin sebagai hari kelahiran Beliau.

Minimal kita memperingati Rosulullooh lewat membaca kisah kelahiran yang termaktub dalam kitab Al Barzanji.

Marhaban Yaa Rosulullooh !

Bandung, Jum’at, 29 Oktober 2021

Zaki CJI
Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan