banner 728x90

Berkah Maulid : OTW ” TV Khusus Petani Peternak ” !

Berkah Maulid : OTW ” TV Khusus Petani Peternak ” !

Hari Selasa tanggal 19 Oktober 2021 menjadi catatan torehan sejarah ‘ the new ‘ normalisasi ( kehidupan ) para petani dan peternak.
Saya berkesempatan bertemu dan berbincang serius mengenai khusus dunia petani, peternak dan pertanian bersama Kang Kurnia Ketua Umum Serikat Petani Peternak Jawa Barat dan Kang Martoyo Bendahara Umum SPP.

Terpuruknya nasib para petani, peternak dan dunia pertanian sudah sangat terbiasa kita dengar sampai jadi bahan diakui berkepanjangan yang praktis tanpa solusi.
Dari dulu hingga kini tetap tidak beranjak, hanya Menteri Pertanian dan Kepala Dinas Pertanian ( Peternakan ) yang silih berganti dari satu periode pemerintahan ( pusat dan daerah ) ke pemerintahan berikutnya

.

Adapun nasib para petani dan peternak masih ‘ istiqomah ‘ dan setia pada keterpurukan dan kemiskinan.
Padahal pekerjaan dan posisi mereka sungguh sangat strategis serta menentukan maju dan tidaknya bangsa Indonesia ke depan.
Karena memegang masalah logistik bangsa dan negara Indonesia bahkan dunia yaitu mengurus masalah pangan masyarakat dan warga negara.

Terungkap dalam perbincangan salah satu penyebab terpuruknya nasib para petani dan peternak diluar tidak punya/memiliki lahan pertanian yaitu kebijakan pemerintah yang tidak pro petani dan peternak.
Fakta di lapangan menunjukan bahwa masalah petani, peternak, pertanian dan nelayan hanya lah jadi komoditas politik dan kepentingan segelintir orang ( fihak ) saja.

Salah satu ( semoga ) jalan keluar untuk mencoba mengubah dan atau menormalkan kembali nasib para petani dan peternak termasuk nelayan adalah mengangkat realitas masalah dan segala permasalahan mereka lewat pemberitaan tv khusus petani dan peternak.
Jadi kita sepakat untuk membuat TV Khusus Petani dan Peternak di Jawa Barat.

Tentu saja kami sangat sadar bahwa rencana ini ‘ pasti ‘ banyak kendala dan rintangan yang siap menghadang.
Salah satunya adalah masalah financial, apalagi di era pandemi Covid-19 yang tidak kunjung selesai dan tidak jelas kapan berakhir.

Ibarat pepatah mengatakan,
” Ketika kita menanam padi, maka rumput dan ilalang pasti ikut tumbuh. “
” Namun ketika kita menanan rumput dan ilalang, pasti tidak akan pernah tumbuh padi. “

Artinya begitu kita sepakat menanam ‘ kebaikan ‘ membuat TV Khusus Petani Peternak, maka otomatis kendala/masalah/halangan/rintangan menyertai.
TV Khusus ini menjadi media bagi para petani dan peternak untuk merubah nasibnya dan jadi sarana komunikasi lintas fihak di era pandemi Covid-19 ini.

Semoga Allooh melancarkan dan mempermudah segalanya sehingga rencana baik kami cepat terwujud supaya nasib para petani dan peternak termasuk nelayan cepat normal kembali menjadi sejahtera.
Akhirnya kedaulatan dan kemandirian pangan mewujud menuju terciptanya ketahanan pangan lokal, regional dan nasional.

Aamiiin

Bandung, Rabu, 20 Oktober 2021

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan