banner 728x90

YOLD VS OLDY : Generasi Tua Muda Versus Generasi Muda Tua !

YOLD VS OLDY : Generasi Tua Muda Versus Generasi Muda Tua !

Apakah ‘ YOLD ‘ dan ‘ OLDY ‘ itu ?

YOLD singkatan dari ‘ Young Old ‘ yang berarti Generasi Tua Muda.
OLDY singkatan dari ‘ Old Young ‘ yang berarti Generasi Muda Tua.

YOLD

Young Old, Generasi Tua Muda adalah manusia yang berusia antara 65 tahun sampai 69 tahun.
Usia masuk kategori pensiunan dan telah melewati masa purna bakti bagi para pegawai pemerintahan ( sipil dan militer ).
Generasi Tua Muda merupakan kelompok generasi tua ( secara umur/usia ) yang memiliki energi dan aktivitas muda ( selalu bergerak ).
Sehingga seluruh potensi jiwa/spiritualitas/semangat/kinerja bergerak dinamis, juga potensi fisik/tubuh/jasad penuh pergunakan membuat seluruh bagian otot dan otaknya sehat terhindar dari penyakit karena selalu aktif bergerak.

Generasi ini telah mampu mekewati masa yang penuh dengan multi ketidak pastian hidup.
Setelah usia 65 tahun semakin matang dalam berfikir dan bertindak.
Hidup mereka sangat jelas minimal beraktifitas untuk diri mereka sendiri supaya bisa hidup mandiri dan berdaulat tidak bergantung pada belas kasih dan gaji/honor para ‘ majikan ‘ pemilik modal dan kuasa.

Fokus pergerakan mereka tertuju pada pemekiharaan kualitas kesehatan fisik/tubuh dan mental.
Mereka senantiasa menjaga ritme gerak aksi nyata yang berguna dan manfa’at bagi diri sendiri, orang lain dan lingkungan.

Jadi, produktivitas hidup mereka lebih produktif dari pada ketika mereka berposisi sebagai buruh dan karyawan atau pegawai instansi yang meng- gajinya.

OLDY

Old Young, Generasi Muda Tua adalah generasi yang sekarang telah dan sedang aktif menjadi pegawai pemerintahan dan swasta, termasuk anggota militer dan polisi.
Khusus bangsa Indonesia termasuk para anggota senat ( -or ) dan dewan dari pusat sampai daerah.
Usia sekitar 15 tahun sampai 25 tahun jugs termasuk kelompok generasi ini.

Generasi Muda Tua merupakan kelompok manusia muda ( secara umur/usia ), namun memiliki karakter dan perilaku seperti orang yang telah tua/udzur/lemah.
Kehilangan ritme pergerakan, malas bergerak dan beraktifitas dan lebih nyaman serta sering diam di rumah daripada aktif berkegiatan di luar rumah.

Merek yang melekat sebagai ‘ Generasi Rebahan ‘ dan ‘ Generasi Ruang Kamar ‘ sangat cocok.
Terlebih promosi dan propaganda digitalisasi dan virtualisasi telah begitu memapar seluruh generasi muda, terutama bangsa Indonesia,
menyempurnakan peralihan hidup dari dominasi dunia nyata/ril menjadi hidup dalam dunia maya/virtual/digital.

Generasi Muda Tua telah menjadi manusia berumur/berusia muda yang berperilaku tua.
Banyak diam, banyak rebah dan tentu saja banyak tidur.

Jadi bukan hanya ada lahan tidur, namun sa’at ini manusia muda pun terpapar sindrom manusia tidur.
Sama – sama tidak produktif dan tidak manfa’at,
bagi diri pribadi, masyarakat, negara, bangsa dan lingkungan.

Bandung, Senin, 11 Oktober 2021

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan