banner 728x90

” Sumur, Dapur, Kasur Atawa Dapur, Sumur, Kasur ? “

” Sumur, Dapur, Kasur Atawa Dapur, Sumur, Kasur ? “

Seringkah kita sebagai Urang Sunda mendengar dan akrab dengan ungkapan di atas ?

Apapun komposisinya,
Dapur, Sumur, Kasur
Sumur, Dapur, Kasur
atau mau kita ubah baru
Kasur, Sumur, Dapur
satu hal yang pasti yaitu ungkapan tersebut khusus tertuju dan milik perempuan.

Jadi begitu ungkapan ini ‘ otw ‘, maka perempuan lah yang menjadi target utama.
So, khusus untuk perempuan.

Ada apa dengan ” Sumur, Dapur dan Kasur ” ?

Sumur sangat identik dengan air.
Air adalah nara sumber utama hidup dan kehidupan.
Tanpa air manusia, hewan dan tumbuhan tidak akan bisa hidup.
Pun makhluk hudup sangat tidak bisa membuat dan memproduksi air.
Hanya bisa menampung, menyimpan dan menggunakannya.
Sebagai konsumen sejati.
Usaha minimal adalah menanam pohon dan tumbuhan apapun yang berfungsi sebagai bank air.
Penyimpanan air saja.

Dapur juga sama berfungsi sebagai nara sumber sajian pakan manusia.
Tanpa dapur, maka seseorang apalagi beberapa orang dalam ikatan keluarga sangat kesulitan untuk bisa dapat asupan nutrisi makanan.
Jadi dapur berfungsi sebagai bank pakan atau makanan.
Urang Sunda dahulu sudah sangat ” cerdas ” dan ” futuristik ” ketika dapur sudah terpola sedemikian rupa, maka kita mengenal adanya ‘ goah ‘ ( tempat nyimpan beras dan bahan makanan lain ) dan ‘ para ‘ ( tempat peng- asap -an dan nyimpan apapun ) dan ‘ hawu ‘ ( tempat masak ) dan sebagainya.
Pola dapur Urang Sunda terbuka, sehingga asap dari pembakaran kayu/suluh bebas keluar untuk pergi selamanya.
[ satu hal penting diingat,
‘ lebu ‘ hasil sisa pembakaran ternyata sangat berguna untuk kesehatan lingkungan yaitu membunuh kuman/bakteri yang ada pada ‘ tikotok ‘, maka munculah satu ke’arifan lokal yaitu
” tikotok dilebuan ! “
sangat bagus untuk pupuk organik ]

Kasur adalah tempat ber- adu -nya antara perempuan dan laki – laki sejati.
[ hal ini nanti ada bahasan khusus karena ini sangat serius ]
Hasil dan produk dari ‘ peraduan ‘ klasik ini adalah anak – anak manusia.
Tentu di kasur ini banyak kendala dan masalah timbul.
Ada ‘ cairan ‘ hilang dan atau muncul istilah
” nafsu ka pegung “,
” nafsu gede, tanaga euweuh “
dan seterusnya.
Jadi kasur berfungsi sebagai bank keni’matan dan bank anak.

Simpulan ‘ sementara ‘ dari paparan ini adalah
Dapur
Sumur
Kasur
ternyata berfungsi sama sebagai sumber dan nara sumber hidup dan kehidupan.

Semoga Allooh takdirkan
kehidupan kesejahteraan masyarakat Urang Sunda keluar dan muncul dari ‘ dapur ‘ yang ada di nara sumber hidup ‘ sumur tujuh ‘ yang dapat meningkatkan taraf hidup individu dan masyarakatnya.
Sehingga kehidupan di ‘ kasur ‘ menggeliat kembali.

Aamiiin

Bandung, Minggu, 10 Oktober 2021

Zaki CJI
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan