banner 728x90

16 Agustus 1945 Para Pemuda Menculik Sukarno – Hatta Ke Rengasdengklok, Percepat Bacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia !

16 Agustus 1945 Para Pemuda Menculik Sukarno – Hatta Ke Rengasdengklok, Percepat Bacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia !

Beranikah dan mampukah para pemuda Indonesia generasi ‘ rebahan ‘ menculik Presiden dan Wakil Presiden, para Gubernur dan Bupati dan Walikota se Indonesia untuk percepat Kemerdekaan Pangan Indonesia ?

17 Agustus 2021 telah lewat, jadi sudah tidak ada lagi kesempatan para pemuda yang masih cinta NKRI ‘ menculik ‘ para pemimpin negara dan kepala daerah untuk melakukan percepatan me- merdeka -kan pangan di seluruh wilayah Indonesia.
Namun masih ada kesempatan pada tanggal 17 Agustus 2022 berpacu dengan gencarnya para calon presiden dan wakilnya, calon gubernur dan wakilnya, bupati/walikota dan wakilnya, calon anggota legislatif pusat dan daerah serta para partai politik supaya ‘ laku ‘ dan bisa ‘ terpilih ‘ oleh pemilik syah hak suara se Indonesia.

Tahun depan, mulai 2022 semua pemimpin dan calon pemimpin serempak memakai ‘ tagline ‘
” Kedaulatan Pangan ” dan ” Kemandirian Pangan ” serta ” Ketahanan Pangan ” sebagai merek atau produk ‘ pe ha pe ‘ impian masa depan yang akan terwujud pada tahun 2024,
itupun kalau terpilih.
Satu hal yang tidak pernah terjadi dan terwujud siapapun presiden dan wakilnya maupun gubernur, buoati, walikota dan wakilnya di Indonesia yaitu Kemerdekaan Pangan.

Seluruh pemimpin dan pejabat pemerintahan semuanya akan selalu bersandar dan berpijak pada ketersediaan serta kecukupan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ).
Mereka hanya bisa menunggu dan berharap sampai ada dana dan kesiapan.

Hal ini sama persis dan sejalan dengan Sukarno dan Hatta yang menunggu kesiapan Jepang memberikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.
Ya, tentu saja tanpa peran aktif para pemuda ‘ menculik ‘ Sukarno – Hatta ke Rengasdengklok untuk memaksa segera mengumandangkan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, maka perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia tentu berbeda.

Bisa jadi NKRI baru merdeka pada tanggal 17 Agustus 2022, tahun depan, karena harus menunggu ke- rela -an pemerintah Jepang.
Bahkan bisa jadi Negara Indonesia merupakan bagian dari ‘ The United State of America ‘ Amerika Serikat.
Pun bisa juga NKRI tidak pernah bisa merdeka dan berdiri.

Apakah mungkin karena Proklamasi Kemerdekaan Indonesia hasil karya ‘ penculikan ‘ ( pemaksaan ) para pemuda, sehingga dalam perjalanan sejak NKRI berdiri dan merdeka sampai sa’at ini para pemimpin dan penguasa Indonesia tidak pernah punya jati diri yang mengakar dan kuat berbasis ke’arifan lokal asli Nusantara ?

Fakta sejarah membuktikan para presiden dan wakil presiden di Indonesia selalu dan senantiasa berkiblat dan manut pada kekuatan serta pengaruh bangsa asing.
Terutama para negara adidaya dan adikuasa, super power.

Bisakah dan mampukah para pemuda ‘ rebahan ‘ menculik para pemimpin dan penguasa negara baik pusat maupun daerah untuk segera percepat Kemerdekaan Pangan Indonesia ?

Bandung, Kamis, 7 Oktober 2021

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan