banner 728x90

“Aya Nu Kirang Kang ” … ^ Naon ? ^ … ” Tangkal ‘ Pare ‘ ! “

“Aya Nu Kirang Kang ” … ^ Naon ? ^ … ” Tangkal ‘ Pare ‘ ! “

Dialog singkat itu terjadi antara kami berdua di tengah kesibukan dia ( penggiat lingkungan lokal ) mempersiapkan multi tanaman untuk menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin yang pada hari ini ( akan ) melakukan kunjungan ke Kota Bandung.
Rencana agenda pertama datang meninjau aneka Tanaman Pangan ” Buruan SAE ” yang tepat berada di atas Sungai Citepus Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo Kota Bandung.

Saya telusuri lokasi tempat tanaman pangan berada sambil mengamati keberagaman ( terutama ) aneka sayuran yang ada.
Para penggiat dan sebagian masyarakat sangat sibuk menata keberadaan dan posisi tanaman yang hampir semua tertanam dalam polibag berbagai ukuran.

Rasa kepenasaran tak terbendung dan terjadilah dialog sangat singkat antara kami berdua dengan salah seorang penggiat ” Buruan SAE ” di lokasi tersebut.
Apresiasi tersampaikan pada para penggiat tersebut.

” Aya nu kirang Kang, “
obrolan ( pernyataan ) pertama meluncur.
[ setelah melihat tanaman pangan sangat beragam ]

” Naon ? “
jawabnya singkat sekali.

” Tangkal ‘ Pare ‘ ! “
saya tutup dengan jawaban singkat pula.
[ hal ini penting saya sampaikan karena ‘ pare ‘ padi adalah tanaman sentral dan pokok bagi masyarakat dan bangsa Indonesia sebagai tanaman penghasil beras ]

Di tengah pandemi Covid-19 dan untuk mengatasi serta cari solusi terbaik atas dampak yang terjadi akibat serangan virus corona yang menyasar seluruh dunia tak terkecuali masyarakat Indonesia, maka sungguh tepat pemerintah bersama seluruh rakyat Indonesia mempersiapkan dan menggarap secara mandiri penanaman multi tanaman pangan yang biasa masyarakat konsumsi.
Kota Bandung telah dan sedang menggalakkan program bernama ” Buruan SAE “.

Uniknya lokasi ini tepat berada di atas Sungai Citepus yang melibatkan dua RW.
Kedua area ini berangka besi baja ringan sehingga terlihat kokoh dan rapi.

” Kang, apakah ini ( rangka besi baja ringan ) dari Pemkot ( Bandung ) ? “
pertanyaan spontan langsung keluar.

” Bukan,
ini CSR dari BRI ! “
jawabnya memastikan.

Ya, semoga kunjungan Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada hari ini membawa dampak bagi masyarakat dan pemerintah Kota Bandung khususnya supaya terjadi dan tergalakkan secara masiv penanaman tanaman pangan untuk mengatasi masalah pangan akibat pandemi Covid-19 yang tidak jelas sampai kapan berakhir.
Pemerintah bertugas memfasilitasi agar bukan hanya sebagian Sungai Citepus saja yang terpasang baja ringan, tapi seluruh sungai yang padat penduduk sehingga masyarakat bisa nanam tanaman pangan ( minimal ) untuk kebutuhan hidup sehari – hari.

Semoga masyarakat terbiasa menanam tanaman pangan organik yang sehat dan bergizi baik.

” Buruan SAE “
Buruan ( halaman ) yang penuh dengan berbagai tumbuhan S-agala A-ya E-mameun.
SAE, segala makanan yang bisa manusia makan ada.

Kota Bandung menjadi saksi dan mempersaksikan bahwa siapapun yang hidup di Kota Bandung bisa nanam sendiri dan bisa makan sendiri serta berbagi dengan sesama,

Aamiiin.

Bandung, Rabu, 29 September 2021

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
cjiinterd.com

UrangBandungMelak&DaharSorangan

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan