banner 728x90

Pencarian ( Pencairan ? ) Urang Sunda Mencari Raja Sunda : … Adalah Sebuah Kewajaran !

Pencarian ( Pencairan ? ) Urang Sunda Mencari Raja Sunda : … Adalah Sebuah Kewajaran !
Urang Sunda Mencari Raja Sunda !

Seseorang yang telah dan sedang memilih menjadi seorang prajurit ( pangkat/level terendah dalam dunia tentara dan polisi ) adalah sangat wajar mempunyai cita – cita atau impian atau tujuan jadi seorang ‘ Jenderal ‘.
Begitupun seorang pegawai negeri wajar pula ingin jadi seorang ‘ Bupati atau Walikota ‘, ‘ Gubernur ‘, ‘ Menteri ‘ atau bahkan ‘ Presiden ‘.

Sangat wajar seorang yang ter- takdir -kan menjadi Urang Sunda selalu mendambakan menemukan dan ketemu dengan rajanya ‘ Raja Sunda ‘.
Sebuah kewajaran pula ketika sangat banyak orang yang mengaku sebagai ‘ pewaris ‘ takhta Sunda dan ‘ pencinta ‘ apapun yang berembel – embel Sunda.

Satu hal yang pasti adalah ketika seseorang yang sedang mengambil gelar doktor khusus bidang ‘ Sastra Sunda ‘ harus mengunjungi negeri Belanda, karena ia adalah pemilik manuskrip dan artefak ( khususnya ) Sunda terlengkap dan terkomplit se dunia.

[ Hal yang sama terjadi pada setiap Ummat Islam baru sempurna setelah melaksanakan ( kunjungan ) ritual ke Makkah Al Mukarromah di Saudi Arabia ]

Generasi Kolonial begitu ( sangat ) akrab dengan istilah
Kepulauan Sunda Besar
Kepulauan Sunda Kecil
Selat Sunda
[ diluar urusan tidak ada satupun nama pulau Sunda di Indonesia ]

Secara historis telah terjadi penghilangan apapun yang berembel – embel ‘ Sunda ‘ oleh bangsa asing dan bangsa sendiri.
Terutama bangsa Belanda telah berhasil menghilangkan kebesaran dan keagungan bangsa Sunda.
Ibarat dalam dunia pohon, siapapun mengenal pohon bernama Jati, namun dalam kenyataan sangat susah mencari pohon tersebut.

Jati diri adalah peninggalan terbesar dari kebesaran dan keagungan pohon jati.
Pun telah beranak pinak menjadi Jatiwangi, Jatinegara, Jatiluhur, Jatihandap, Jatiwaringin dan jati – jati lainnya.
[ hal luar biasa terjadi pula pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang tidak pernah serius membibitkan Pohon/Tangkal Jati, adakah pohon jati yang telah ditanam oleh KLHK mencapai 250 juta pohon ? ]

Suharto pun telah berhasil gemilang melenyapkan istilah Kepulauan Sunda Besar dan Kepulauan Sunda Kecil lewat Daud Joesoef dari peta Indonesia selamanya ( di- almarhum -kan ).
Sebagian besar Urang Sunda sangat sedih dan sangat tentu kecewa, tapi justru ada sebagian kecil ‘ Urang Sunda ‘ yang bahagia dan merasa untung.
Ini pun adalah sebuah kewajaran.
[ padahal sekaliber Gadjah Mada saja sangat segan dan tidak berani secara langsung menyerang dan melenyapkan Kerajaan Sunda, bahkan justru Kerajaan Majapahit lebih dulu gulung tikar alias bubar/runtuh ]

Saya sangat yakin bahwa Bangsa Belanda sangat tahu persis ‘ kebesaran, kejayaan, kedigdayaan dan keagungan ‘ bangsa/rahayat dan raja Sunda.
Israel dan Amerika Serikat juga sangat tahu karena mereka bangsa cerdas dan maju serta pemegang data/informasi terlengkap dunia.

Apakah ‘ Raja Sunda ‘ itu Emil atau Aher atau para gubernur Jawa Barat dan Banten sebelum tahun 2021 ?

Apakah ‘ Raja Sunda ‘ yang sebenarnya sedang berguru/masantren/kuliah di negara Israel, Belanda, Francis, Amerika Serikat atau China ?

Adalah sebuah kewajaran yang sangat wajar seluruh Urang Sunda dimanapun berada pada sa’at ini, detik ini, hari ini, bulan ini dan tahun ini sedang merindu ( -i ) rajanya, Raja Sunda.
Raja Sunda yang punya balatentara mulai prajurit sampai jenderal yang siap meluluhlantakkan seluruh kekuatan asing dan lokal yang telah dan sedang ‘ memapar ‘ kedaulatan dan kesucian Tanah dan Air Tatar Sunda Jawa Barat dan Banten.
Raja Sunda yang punya pasukan polisi dan jaksa yang siap sedia setiap sa’at menangkap, menghukum dan mengambil alih seluruh kekayaan para pengusaha yang telah dan sedang merusak Tanah dan Air serta Udara di Tatar Sunda.

Salah satu kejadian luar biasa telah dan sedang memapar Sungai Citarum
Tanah
Air
Udara
[ Tanah seluas 1 juta hektar asal nara sumber ‘ kedaulatan ‘ dan ‘ ketahanan ‘ pangan Urang Sunda dan bangsa Indonesia telah sengaja di- almarhum -kan oleh para pengusaha dan penguasa di Jawa Barat.
Air menggerakkan roda ekonomi se Pulau Jawa, Madura dan Bali.
Udara dan Oksigen telah terhirup makhkuk hidup se dunia ]

Salut dan apresiasi yang luar biasa terkhusus bagi
Presiden Joko Widodo
[ walau pun bukan Urang Sunda ]
yang telah berani dan nekad membuat Perpres No 15 Tahun 2018 tentang percepatan Revitalisasi Sungai Citarum dan DAS-nya.

Apakah Urang Sunda dan terutama para Penguasa ( Gubernur, Bupati dan Walikota ) akan meng- almarhum -kan Sungai Citarum ?

Bandung, Rabu, 8 September 2021

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
CJI
cjiinterd.com

PPPKbukanPPK

PerpresNo15Tahun2018=PPPK

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan