banner 728x90

Cinta Ber- Bayar ! Salahkah ?

Cinta Ber- Bayar ! Salahkah ?

Allooh SWT telah mengajar kepada makhluk hidup bernama manusia bahwa siapapun yang ‘ sami’na wa atho’na ‘ nurut manut lewat pelaksanaan rutinitas amal ibadah sekecil apapun dan sesederhana apapun tentunya berbuah pahala di dunia dan syurga di akhirat.
Itu berlaku bagi semua manusia yang yakin dan percaya sebagai bentuk apresiasi Sang Maha Pencipta kepada Sang Makhluk Nya.

Allooh sendiri sungguh sangat tidak butuh bentuk pengabdian dan penghambaan dalam bentuk apapun.

Ada satu syarat supaya amal ibadah apapun dapat dan pasti Allooh terima yaitu wajib hanya demi dan untuk Nya saja.

Ada satu perbuatan dan tindakan yang paling Allooh murkai yaitu ( perbuatan ) mem- poligami pengabdian dan sandaran serta penyekutuan, musyrik.
Allooh sangat anti penduaan.

Terkadang ada sedikit pertanyaan, barangkali aga ke kanak – kanakan ( bahkan kurang ajar kayanya ) bagaimana Allooh harus marah padahal kan tidak butuh apapun dari makhluk Nya ?

Cinta Berbayar dan menduakan pengabdian, bolehkah ?

Kita tidak usah terlalu ribet dan ruwet mencari jawaban atas pertanyaan pertama karena Allooh sebagai Sang Maha Pencipta sangat bebas dan wajib menentukan tindakan dan perlakuan apapun kepada seluruh makhluk ciptaan Nya, tanpa syarat dan tanpa kecuali.

Nah, khusus untuk manusia, lebih khusus bagi bangsa Indonesia ada hal yang menarik.

Presiden Republik Indonesia beserta seluruh jajaran para menteri pembantunya, Anggota MPR – DPR – DPD RI dan seluruh Pegawai Negeri Sipil/Aparatur Sipil Negara ( PNS/ASN ) serta seluruh anggota pasukan TNI.Polri adalah abdi atau buruh atau jongos atau pembantu atau karyawan atau pegawai atau badega negara Indonesia.
Semuanya berbayar dan hanya dibayar oleh negara Indonesia.
Sudah berhenti pun masih dapat bayaran berupa dana/uang pensiun.

Allooh saja sangat anti pemusyrikan dan penduaan pengabdian.

Sangat wajar dan seharusnya siapapun para pegawai negara yang berbayar di negara tercinta Indonesia,
ketika ada satu orang dan atau beberapa orang yang melakukan penduaan pengabdian berupa mengabdi pada negara dan mengabdi pada bangsa dan negara non negara baik asing dan swasta, maka sungguh sejatinya dia/mereka telah syah lakukan pemusyrikan dan pengkhianatan pengabdian.

Siapapun PNS/ASN, TNI dan Polri yang telah melakukan pengkhianatan dan pemusyrikan pengabdian adalah wajib dipecat dan wajib kembalikan seluruh dana dan fasilitas berbayar yang telah ia/mereka nikmati.

Berlaku juga pada seluruh anggota MPR dan DPR dan DPD RI.

Mulai tahun 2021 ini pemerintah harus membuat khusus Cinta Ber- Bayar ! Salahkah ? secara ‘ offline ‘ langsung dan ‘ online ‘ daring.
Tugas mereka khusus melakukan tindakan intelijen seperti peran ‘ James Bond ‘ dan sejenisnya.

Mulai tahun 2022 sudah tidak ada lagi seseorang yang mengaku pegawai negeri dan anggota aktif militer dan polisi ( dengan pangkat dan jabatan apapun ) mengabdi dan membela orang dan bangsa asing maupun satu atau dua orang pengusaha swasta.

Contoh di Jawa Barat,
mulai tahun 2022 sudah ‘ clear ‘ bersih dan suci dari seorang atau beberapa orang yang berstatus PNS/ASN dan TNI.Polri sudah berbayar juga mengabdi pada PT Kahatex dalam hal membantu mencemari Air dan Tanah Sungai Citarum.
Segera umumkan lewat medsos dan pecat serta ambil semua harta kekayaan tanpa sisa.

Ini berlaku bagi semua dan seluruh wilayah Indonesia.

Semoga,
Aamiiin.

Bandung, Minggu, 29 Agustus 2021

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
CJI

CintaBerbayarMenduaPengabdian

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan