banner 728x90

Jokowi, Presiden Republik Indonesia : Terapkan ” Jati Diri Sejati ” Jelang Hari Kemerdekaan !

Jokowi, Presiden Republik Indonesia : Terapkan ” Jati Diri Sejati ” Jelang Hari Kemerdekaan !

Ada yang luar biasa terjadi sedang memapar ‘ rasa ‘ dan ‘ asa ‘ kebangsaan pada diri bangsa Indonesia, terkhusus menimpa Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Jokowi.
Pada sa’at pidato resmi kenegaraan satu hari jelang Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia mengenakan pakaian ‘ adat ‘ asli warga Baduy.
Baru pertama terjadi dalam rentetan sejarah bangsa Indonesia.

Sukarno, Presiden Pertama Republik Indonesia dalam berbagai kesempatan senantiasa mengenakan stelan jas berpeci hitam.
Alasannya supaya setara dengan bangsa para penjajah Eropa dan Amerika Serikat.
Kepala tetap berbalut dan berisi ‘ jati diri asli ‘ bangsa Nusantara, Budaya Indonesia.

Suharto, Presiden berikutnya melakukan hal sebaliknya, begitu sangat memanjakan para bangsa asing yaitu orang Eropa dan Amerika Serikat.
Aset negara dengan mudah jadi milik swasta.

[ Sukarno sama persis dengan Sultan Agung Mataram yang sangat gigih dan keras menentang dan memerangi imperialis VOC Belanda.
Sedangkan Suharto sangat identik dengan Amangkurat I ( Anak Kandung dari Sultan Agung Mataram ) yang sangat kooperatif dan berteman karib dengan VOC Belanda.
Prestasi Amangkurat I berhasil membantai lebih dari 6.000 para pengikut setia Sultan Agung Mataram yang sangat anti VOC Belanda ]

Sampai hari ini sebanyak 70 % aset negara berada dalam kendali dan penguasaan asing.
Begitu sangat memprihatinkan nasib Sang Ibu Pertiwi yang telah sedang merana dan menangis sepanjang masa akibat ‘ kedurhakaan ‘ dan ‘ pengkhianatan ‘ para anak kandungnya yang sangat tega menjual diri dan harga diri Ibu Pertiwi Tanah, Air dan Udara Indonesia.

Hari ini, di tengah gurun dahaga dan belantara ketak pastian diri, semoga penampakan dan pemunculan Presiden Jokowi dengan stelan pakaian asli Urang Baduy kumplit dengan alas ‘ tarumpah ‘ -nya menjadi setitik air kehidupan pelepas dahaga jati diri yang sedang menyerang sel kebangsaan rakyat dan seluruh warga negara Indonesia tercinta.

Cita Rasa Nusantara dan Jati Diri Bangsa Indonesia sedang bergulat maut dengan Asing Diri : Arab/China/Belanda/Inggris/Amerika Diri.

Begitupun ideologi asli bangsa dan negara Indonesia Ideologi Pancasila lagi sekarat dipapar Ideologi Komunis/Khilafah/Kapitalis – Liberalis.

Semoga besok tanggal 17 Agustus 2021 menjadi tonggak ‘ new ‘ sejarah kembalinya budaya bangsa demi kedaulatan, kemandirian dan kemerdekaan sejati bangsa Indonesia berbasis jati diri bangsa Indonesia.

Aamiiin

Hanya bangsa Indonesia yang bisa dan mampu mengubah nasib ‘ diri ‘ bangsa dan negara Indonesia.
Apakah bangsa Indonesia tahun 2045 mau di- design untuk jadi ” Bangsa Emas ” atau ” Bangsa Perak ” atau ” Bangsa Perunggu ” bahkan sebagai ” Bangsa ‘ Runtah ‘ Sampah “, bukan dan bukan karena bangsa asing.

Bandung, Senin, 16 Agustus 2021

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan