banner 728x90

Mari Kita Mulai Dengan Bodor !

Mari Kita Mulai Dengan Bodor !

Bodor
Tukang nga-bodor
Bobodoran
Bodor pisan

Bodor, komedi, lawak, guyon dan barangkali masih ada istilah lain yang masih se- komunitas.

Tokoh ‘ virtual/maya ‘ bodor legendaris di Tatar Sunda ParaHyangan adalah Kabayan atau Si Kabayan.
Tokoh nyata yang seolah mewakilkan diri sebagai Si Kabayan yaitu Almarhum Kang Ibing dan tokoh junior yang sekarang sedang menekuni lakon seorang senator Indonesia Oni SOS ( anggota DPD RI asal Jawa Barat ).

Begitu ada pertanyaan umum tentang ciri khas sosok Si Kabayan, maka spontan yang tergambar adalah sesosok laki – laki ramah berpakaisn adat tradisional Sunda baju pangsi hideung dan inilah ciri yang paling khas ” kopeah miring “.

Kenapa sosok Si Kabayan identik sekali dengan ‘ kopeah miring ‘ peci miring melintang ?

Manusia biasa dan normal pasti semuanya mengenakan peci pada kepala dalam posisi lurus.
Hanya orang yang tidak biasa dan tidak normal saja yang berani memakai peci dalam posisi miring melintang.

Itulah Si Kabayan sosok orang sederhana apa adanya, polos dan lugu, nyantai, cerdas, pintar serta humanis banget.
Satu lagi ciri khas Si Kabayan yang jadi ikon yang melekat erat tentunya yaitu bodor.

Sesulit dan serumit apapun peristiwa yang terjadi bagi Si Kabayan hanya direspon dengan ‘ bodor ‘ saja.
Termasuk sekeras dan sedahsyat apapun sindiran, cemoohan dan hinaan yang tertuju pada dirinya, maka Si Kabayan hanya menanggapi dengan ( perilaku ) bodor saja.

[ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ) kata ‘ bodor ‘ itu punya pengertian sebagai pelawak atau badut ]

Arti dan ma’na ‘ kopeah miring ‘ peci miring :

  1. Si Kabayan adalah sesosok orang yang berani punya pola pemikiran yang sering orang bilang ‘ out of the box ‘ diluar kotak.
    Artinya Si Kabayan berani punya pemahaman, pendapat dan pemikiran yang ‘ nyeleneh ‘ sangat jauh berbeda dengan pemikiran manusia biasa dan umum.
    Bahkan berseberangan dan berlawanan dengan arus umum.

Satu hal yang pasti adalah seseorang baru mampu berbuat dan berlaku/berfikir tidak biasa ‘ out of the box ‘ ketika dia telah memiliki wawasan ilmu pengetahuan luas dan mumpuni serta punya kepercayaan diri yang sangat kuat.
Tanpa itu semua tidak akan pernah bisa.

Jadi Si Kabayan merupakan sosok orang yang sangat ( punya ) percaya diri karena punya wawasan dan ilmu pengetahuan luas.

  1. Si Kabayan adalah orang yang sudah siap lahir dan batien untuk berbeda segalanya dengan pandangan dan kebiasaan umum yang berlaku pada semua lini kehidupan masyarakat.
    Resiko kena hinaan, cemoohan, ejekan sampai intimidasi sudah sangat siap menerimanya.

Serangan dari orang yang kuat punya otoritas ( kekuasaan ) dan sangat dekat secara hubungan darah atau kekerabatan.
Mulai dari hinaan dan cibiran,
” Ah dasar orang gila/gelo ! “,
” Jelema miring/sarap ! “
dan seterusnya.

Sampai intimidasi dari penguasa wilayah/teritorial.

Perlukah Si Kabayan hidup secara nyata pada era dunia maya seperti sekarang ini ?

Ya, tentu saja harus lahir dan terkembangkan karakter dan tipikal Si Kabayan terutama pada sa’at bangsa dan negara sudah keteteran menghadapi kindisi seperti sa’at ini.
Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia daripada negara Indonesia sungguh sangat terpuruk.
Sekolah dan kuliah sejak tahun 1970 an sudah berfungsi sebagai pabrik dan produsen manusia buruh/pekerja/pelayan/pembantu/jongos/kacung serta pengikut setia majikan siapapun ia adanya.

Para pengusaha, pejabat dan bangsa asing terutama
Amerika Serikat dan China pada sa’at ini sedang berebut peran supaya bisa kuasai dan kendalikan negara dan bangsa Indonesia.
Mereka berdua sedang berpacu dan berlomba lewat tawaran bantuan pinjaman modal, bantuan akses kesehatan dan investasi serta kerjasama dalam bidang ekonomi dan pertahanan keamanan negara.

Benarkah mereka berdua secara ‘ ikhlas ‘ mau bantu beri pinjaman hutang dan fasilitas lainnya kepada Indonesia ?

Bukan urusan bangsa Indonesia untuk mengetahui apakah mereka dalam kondisi ‘ ikhlas ‘ maupun ‘ terpaksa ‘.
Bagi bangsa dan negara Indonesia yang sedang dalam posisi terpuruk yaitu banyak hutang dan tidak terbayar lunas.
Juga kondisi bangsa Indonesia yang telah dan sedang kehilangan jati diri dan kedaulatan serta kemandirian pangan, maka negara dan bangsa manapun ( apapun ideologinya ) yang mau bantu beri pinjaman hutang dan bantu fasilitas lainnya harus jadi teman dan sandaran.

Tentu mereka berdua baik Amerika Serikat maupun China tentu saja tidak mau sia – sia dan tidak gratis beri bantuan apapun pada bangsa dan negara Indonesia.
Pemerintah Indonesia tentu saja harus berkomitmen untuk membayar hutang sampai lunas.
Manut dan setia adalah hal pokok yang mereka minta dari bangsa Indonesia.

Sekali pinjaman hutang masuk ke dalam diri bangsa Indonesia lewat jalur pemerintah, maka laksana darah donor yang masuk pada aliran darah tubuh lewat transfusi bakal bercampur menyatu bersama darah yang ada pada tubuh.

Artinya bangsa dan negara China juga Amerika Serikat ( walau bangsa dan negara asing ) bisa dengan sangat leluasa ikut campur dalam mempengaruhi, menyuruh dan melarang kebijakan undang – undang apapun yang pemerintah bersama DPR RI buat bersama.
Tentu saja bagi pemerintah dan DPR RI sangat sulit menolak apalagi melawan keinginan China dan Amerika Serikat.

Hanya satu yang harus pemerintah lakukan pada para pendonor hutang yaitu ikuti dan jalankan perintah mereka secepatnya.
Urusan kebijakan yang pemerintah buat sungguh sangat merugikan bangsa, negara, Tanah – Air – Udara dan masyarakat,
anggap saja sebuah resiko dan konsekuensi yang harus terima dengan atau tanpa lapang dada.

Negara Indonesia sangat butuh orang asli bangsa Indonesia yang bisa dan mampu melawan dan berseberangan dengan kekuatan China dan Amerika Serikat.
Namun orang itu harus ‘ smart ‘ dan ‘ humanis ‘ lewat pola gerak yang konstruktif berbalut perilaku bodor.

Berani berbicara dan berseberangan dengan para penguasa, kapitalis dan pengusaha apapun dan dari manapun mereka berasal.
Tentu saja hal ini butuh proses dan waktu panjang.

Tapi tidak ada pilihan lain selain Si Kabayan harus hidup dan berkehidupan secara nyata pada masyarakat Jawa Barat khususnya.

Sudah terlalu lama bangsa Indonesia hidup dalam dunia ‘ industrialisme ‘ dan ‘ kapitalisme ‘ serta ‘ materialisme ‘.

Virus corona menyerang seluruh warga negara dunia tanpa kecuali.
Hanya orang kuat saja yang mampu bertahan dan terlepas dari serangan makhluk hidup apapun, baik yang kasat mata maupun tak kasat mata.

Urang Sunda punya guru besar sang ‘ out of the box ‘ Si Kabayan.
Tinggal satu pertanyaan terakhir yaitu

Apakah Urang Sunda siap dan berani menjadi Si Kabayan dalam kehidupan nyata ?

Semoga setiap Urang Sunda siap kapanpun dan dimanapun untuk berkata, berfikir dan bertindak yang
‘ out of the box ‘.
Semoga ‘ Ibu Pertiwi ‘ Tanah, Air dan Udara cepat terbebas dan merdeka dari bencana dan duka lara nestapa.
Aamiiin

Bandung, Sabtu, 31 Juli 2021

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan