banner 728x90

Eta Anak na Aya Sabaraha, Kang ? … Aya nu Dua, Tilu atawa Opat !

Eta Anak na Aya Sabaraha, Kang ? … Aya nu Dua, Tilu atawa Opat !
Embe’ Kambing !

” Eta anak na aya sabaraha, Kang ? ” begitu pertanyaan awal pada Si pemilik domba dan ‘ embe ‘ alias kambing.

” Aya nu dua, tilu atawa opat ! ” jawabnya meyakinkan.

Dialog tersebut terjadi sa’at saya secara kebetulan lihat ada lapangan luas dan banyak domba di dalamnya.
Rasa penasaran menuntun saya belokkan kendaran memasuki lapangan tersebut.

Kebiasaan bertanya beberapa buah pertanyaan langsung spontan terlontar.
Ada dua focus target telisik mata yaitu domba ‘ adu ‘ ( jantan dan betina ) dan embe ‘ jangot ‘ alias kambing ( jantan dan betina ).
Perhatian khusus lebih pada keberadaan domba ‘ bikang ‘ betina, tepatnya 3 ekor domba betina yang sedang hamil/ngandung.

” Kang, eta domba Garut ( dua ekor ), bapa na oge domba Garut ? ” pertanyaan berikut menyasar dia.

” Oh, muhun.
Dua nana ( domba Garut ) ‘ pamacek na ‘ bapa na domba ‘ adu ‘ Garut ! “,
” Nu hiji deui mah ( betina muda warna hitam – coklat ) hasil kawin silang antara domba kacang/kecil/Priangan ( induk betina ) sareng domba Garut ( pejantan ).
Eta mah danten atawa dara, nembe hamil perdana ! “
pungkasnya.

Dua ekor Domba ‘ bikang ‘ hamil

Fikiran saya langsung berselancar bebas :
Andai ada duit, saya langsung beli minimal dua ekor domba ‘ bikang reuneuh ‘ betina hamil tersebut.
Beberapa bulan ke depan kedua ekor domba tersebut sudah melahirkan anak ( 2/3/4 ),
artinya beli dua ekor domba betina berbonus beberapa anakan domba, asli Garut lagi.
Terbayang setelah melahirkan kedua domba bikang tersebut sudah resmi jadi induk dari anak – anaknya.

Pasti lucu dan jadi hiburan tersendiri.
Apalagi di era pandemi Covid-19, terutama pada masa penerapan PPKM yang berlaku mulai tanggal 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 ini yang bisa saja terjadi perpanjangan waktu pemberlakuan PPKM.

Biarkan saja sang virus corona terus memapar manusia, karena emang itu lah tugas pokok mereka.
Namun saya bersama beberapa orang dapat meningkatkan produksi imun tubuh karena kondisi mental/jiwa bahagia terhibur suara domba kecil bersuara dan berlarian ke sana ke mari, sambil tidak lewatkan nyusu pada induk mereka.

Oh, sebuah drama pengasuhan induk domba pada anak – anaknya.

Sungguh indah dan selain jadi hiburan gratis juga menjadi bahan ajar dan pembelajaran.

Semoga Allooh takdirkan seluruh anggota CJI bisa punya domba atau embe minimal satu ekor atau sepasang jantan dan betina.
Supaya ke depan menjadi nara sumber inspirasi bagi warga masyarakat Jawa Barat memiliki domba dan atau embe/kambing.

Semoga tahun 2021 ini bisa terwujud,
aamiiin yaa mujiibassaailiiin.

Bandung, Selasa , 27 Juli 2021

Zaki CJI

Miliki1Domba/Embe/Kambing2021

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan