banner 728x90

Tauladani Rosululllooh SAW : Tahun [ 20430936 ] 2043/2044 Islam Nusantara Jaya !

Tauladani Rosululllooh SAW : Tahun [ 20430936 ] 2043/2044 Islam Nusantara Jaya !
Indonesia Emas 2045 !

Hari ini Rabu tanggal 14 bulan Juli tahun 2021.
Rosululllooh Muhammad SAW berjuang hanya sekedar untuk mem- vaksin -kan utuh Al Qur^an ke dalam tubuh ummat Islam/kaum Muslimin terbukti butuh waktu cukup lama sekali.
Selama 22 tahun 2 bulan 22 hari waktu yang Beliau butuhkan dalam posisi sebagai manusia pilihan Allooh Tuhan Yang Maha Absolut/Arogan/Sombong.

[ Apalagi hanya sebagai presiden, menteri, gubernur, bupati dan walikota dan sebagainya.
Posisi hanya sebagai ‘ pilihan manusia biasa ‘.
Itupun lewat audisi dan pro kontra ]

Kapan bangsa Indonesia yang mayoritas penduduk/warga negara berkeyakinan agama Islam maju dan berjaya ?

Dalam sejarah perkembangan ‘ silih berganti ‘ kebudayaan dunia Kaum Muslimin pernah jadi penguasa dunia ‘ super power ‘ meliputi wilayah Asia, Afrika dan Eropa.
Itulah yang dunia kenal dengan sebutan Daulah Islamiyyah terakhir p Turki Utsmani atau Kekaisaran Turki Ottoman.

Universitas Baghdad di Timur dan Universitas Cordova/Cordoba di Barat adalah peninggalan otentik dan legendaris dari kejayaan daulah Islam.

Namun sangat disayangkan ruh dari kedaulahan ini sudah jauh dari ruhani dan nilai – nilai ke- Nabi -an.
Ambisi politik dan kekuasaan sudah jadi panglima utamanya.

Jadi, siapapun yang pada hari ini berkata dan berjuang keras menginginkan terbentuknya atau berdirinya ‘ khilafah ‘ Islam, maka patut dipertanyakan :
Apakah demi tegakkan risalah dan ruhaniyah kenabian Muhammad Rosululllooh SAW yang rahmatan lil ‘aalamiiin ?
Ataukah hanya sekedar salurkan hasrat politik dan kekuasaan belaka ?

Fakta sejarah :
Keluarga Rosululllooh SAW yaitu cucunda tercinta Beliau yaitu Sayyidina Hussein sengaja oleh sekelompok orang yang klaim diri sebagai orang Islam dan hafal Qur^an ( hafizh ) sengaja dipenggal kepalanya dan mereka jadikan mainan.
Begitupun puluhan keluarga Rosulullooh SAW turunan Sayyidina Ali alami nasib serupa, tak peduli anak – anak dan wanita.

Sejarah Islam di Nusantara zaman kerajaan Islam Mataram.
Amangkurat I telah membantai 5.000 – 6.000 para ‘Ulama dan ummat Islam pengikut setia Sultan Agung Mataram ( ayahanda Amangkurat ) yang anti penjahah VOC Belanda hanya dalam waktu 30 menit.
Sangat jelas sekali ini hanya pemuasan nafsu ambisi politik dan kekuasaan belaka.
[ supaya kapake ku VOC Belanda ]

Baru saja bangsa Indonesia merdeka khususnya ummat Islam sudah harus berhadapan dengan dua kekuatan yang merongrong kedaulatan NKRI zaman Soekarno.
DI/TII yang keukeuh negara Indonesia harus berdasarkan ideologi Islsm dan PKI yang gunakan segala cara supaya NKRI berideologi komunis.
Baru berakhir ‘ sementara ‘ pada tahun 1966 bubarnya PKI.

Soeharto naik tahta bukan dan sama sekali tidak membuat ummat Islam bangkit dan berdaulat, eh malah semakin nyungsep terpuruk dari segala dimensi kehidupan.
Hanya segelintir dan beberapa gelintir orang Islam dan ormas Islam yang rela dan manut jilat Soeharto dan Cendana saja yang hidup bergelimang jabatan, kekuasaan dan materi.

Ummat Islam yang mayoritas petani dan nelayan serta buruh ripuh sejak Soeharto berkuasa hanya jadi perahan dan perasan serta objek para pejabat/politisi dan pengusaha etnis Cina ( para naga konglomerat hitam ) serta pengusaha asing lewat kebijakan politik ‘ swastanisasi ‘ dan ‘ industrialisasi ‘.
Akibatnya sa’at ini lebih dari 2 per 3 ( 2/3 ) aset negara telah para pengusaha swasta dan asing kuasai.

Sekolah dan perguruan tinggi telah berhasil Soeharto jadikan sebagai pabrik ‘ pemuas ‘ pasokan tenaga kerja ( buruh ripuh ) industri dan perusahaan swasta dan asing.
Sampai hari ini masih efektif.

Sebelum jawab pertanyaan di atas, maka harus bagaimana bangsa Indonesia ubah kondisi supaya nasib berubah ?

Hanya satu gerakan yang harus seluruh individu bangsa Indonesia lakukan segera yaitu * sadarkan seluruh bangsa Indonesia bahwa berdaulat dan mandiri pangan merupakan jihad fii sabiilillaah dan hukumnya ‘ fardhu ‘ain ‘.

N.U. khususnya yang 99 % jam’iyyah Nahdhiyyin berprofesi sebagai petani, nelayan, peternak dan buruh ripuh harus nambah jargon dan propaganda selain ” hubbul watoh minal iimaaan ” ( cinta tanah dan air adalah sebagian dari iman ) dengan
” kuasai sawah, ladang, kebun dan hutan serta sungai adalah wajib ‘ain/individu “.

Begitu pula ormas Islam yang lain harus kompak dan cepat bergerak.
Muhammadiyah, Persis, MUI dan lainnya.
Mungpung musim pandemi Covid-19 ganti isi khutbah dengan seruan :
” Ummat Islam mulai detik dan hari ini wajib ‘ain kuasai dan miliki kembali kedaulatan dan kemandirian pangan Indonesia ! Jadikan semua sebagai Sawah dan Kebon Wakaf Ummat Islam ! “

Tentu saja sangat berat dan harus berhadapan langsung dengan para pejabat, politisi dan pengusaha kapitalis dan liberalis dalam dan luar negeri.
Itulah jihad sebenarnya.

In ( g ) syaa Allooh kita semua punya suri tauladan terbaik seluruh ummat manusia yaitu Kanjeng Rosulullooh Muhammad SAW.
Beliau butuh waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari hanya untuk memasukkan seluruh isi Al Qur^an ke dalam dada ummat Islam.

Maka bangsa Indonesia khususnya ummat Islam Nusantara pun baru bisa full berjaya pada tahun 2043 atau 2044, persis satu tahun jelang target besar bangsa dan negara Indonesia 2045 sebagai Indonesia Emas 2045 !.

Semoga kado terbesar bangsa dan negara Indonesia yang tepat 100 tahun sejak NKRI merdeka terwujud dan terbukti tepat waktu,

Aamiiin

Bandung, Rabu, 14 Juli 2021

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
CJI

RebutKembaliSawahKebonHutan

JadilahIslamNusantaraRahmatanLil’Aalamiiin

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan