banner 728x90

100 Tahun Tepat ! Sejak 1945 Sampai 2045

100 Tahun Tepat ! Sejak 1945 Sampai 2045
Orang Kaya nanam pohon Happy, Orang Miskin nanam pohon Sedih

Tahun 1945 bangsa Indonesia terlepas dari kungkungan imperialis tetangga dekat bangsa Jepang yang bertekuk lutut pada Sekutu.
Sebelumnya berturut – turut dalam genggaman kolonialis Belanda dan Inggris yang cukup lama menjelajah dan menjajah wilayah Nusantara.

Harta kekayaan dari Sumber Daya Alam Nusantara telah berhasil Inggris dan Belanda rampok sebagai modal untuk membangun negara/kerajaan mereka di Eropa.
Pun bangsa Eropa tak ketinggalan pula ikut menikmati hasil rampokan VOC untuk memperkaya bangsa dan negara mereka.

Jepang adalah negara terakhir yang sukses bisa dan mampu menjajah dan merampok habis seluruh hasil bumi dan hasil tani bangsa Nusantara.
Tak terkecuali bahan pokok termasuk ‘ porang ‘ yang sejak tahun 1943 telah Jepang rampok ke negaranya.
Sehingga bangsa Jepang telah lebih dahulu mengenal dan meneliti ‘ porang ‘ serta lebih tahu atas rahasia dan keunggulannya.

Itulah nasib bangsa Nusantara yang jadi cikal bakal bangsa dan negara Republik Indonesia.
Sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu sudah terkenal sebagai negara atau kerajaan atau kekaisaran yang kaya raya.

Namun sebagian besar bangsa Nusantara tidak pernah bisa menikmatinya.
Hanya para raja dan ningrat serta bangsawan saja yang telah menikmatinya.

Apakah bangsa Indonesia bisa dan mampu jadi kaya raya kembali ?

Bisa dan mampu dengan ‘ syarat ketentuan berlaku ‘.
SKB -nya adalah :
Pertama seluruh rakyat ( minimal ) miskin yang mendominasi penduduk Indonesia wajib dan harus punya harga atas nyawa setiap individu dari mereka, siapapun adanya.

Caranya hanya yaitu lewat meng- asuransi -kan jiwa seluruh rakyat miskin dan atau rakyat berpenghasilan menengah – bawah.
Jadi setiap warga negara Indonesia siapapun begitu meninggal dunia ( wafat ), maka dapat santunan atau uang pertanggungan jiwa sebesar 100 juta dalam satu tahun.

Mari kita hitung :
Anggap ada 50 juta orang miskin ( belum masuk katagori menengah – bawah ) meninggal dunia/wafat dan setiap nyawa lepas dari raga, maka otomatis setiap jenazah yang meninggal dunia minimal dapat Rp 50 juta sampai Rp 100 juta.
A. 50 juta warga X Rp 50 juta
= Rp 2.500.000.000.000.000
= Rp 2.500.000 miliar
= Rp 2.500 triliun
B. 50 juta warga X Rp 100 juta
= Rp 5.000.000.000.000.000
= Rp 5.000.000 miliar
= Rp 5.000 triliun.

Dana sebesar Rp 2.500 triliun apalagi Rp 5.000 trilun cukup untuk bayar hutang negara dikemudian hari.

Kedua kita bicara skup kecil dulu di wilayah Jawa Barat :

Jumlah penduduk Jawa Barat ada sekitar 50 juta jiwa dan provinsi yang terletak di Tatar Sunda ParaHyangan ini memiliki Sungai Citarum sebagai Sungai Legendaris pada zaman now bergelar ” Sungai Terkotor Se Dunia “.
Panjang Sungai Citarum adalah 269 kilometer dan semoga pemerintah pusat, provinsi dan kota.kabupaten bisa dan mampu membeli tanah selebar 1 kilometer kanan dan kiri bantaran Sungai Citarum dari mulai hulu, tengah sampai hilirnya.

[ jadi pemerintah harus siapkan dana besar untuk bisa beli sekitar 538.000.000 meter = 53.800 hektar…
next kita bahas ]

Lahan 1 hektar bisa kita tanami 1.000 pohon keras dan besar, maka untuk lahan seluas 53.800 hektar cukup untuk 53.800.000 batang ( multi ) pohon.
Peluang masyarakat dan penduduk Jawa Barat bisa menanam 53,8 juta pohon.
Minimal setiap orang penduduk Jawa Barat memiliki ( dikasih oleh pemerintah lewat ” Bantuan Langsung Pohon ” ) 1.000 pohon.

Berapa peluang dana investasi atau harta yang bisa masyarakat Jawa Barat sumbangkan kembali untuk negara ?

Nanti, waktu masa akan datang ketika sampai tahun 2045, maka jutaan pohon yang tertanam hidup pada tahun 2021 sudah berusia 24 tahun.
Pohon tersebut sudah besar minimal cabangnya berdiameter 24 centimeter bahkan sudah ada yang mencapai 1 meter.
Harganya minimal sudah mencapai Rp 25 juta per pohon.
[ bisa capai harga ratusan juta sampai miliaran rupiah per pohon ]

Inilah peluang harta kejayaan ( investasi permanen ) warga Jawa Barat berbasis Sumber Daya/Kekayaan Alam :

Jumlah pohon sebanyak 53,8 juta dan harga per pohon Rp 25 juta.
53.800.000 pohon X Rp 25.000.000
= Rp 1.345.000.000.000.000
= Rp 1.345 triliun

Jadi kalau kita jumlah peluang dari ‘ bisnis ‘ nyawa dan pohon yang sama – sama tidak usah keluarkan dana operasional berkelanjutan ( hanya cukup sekali pada awal saja ) :
A. Rp 2.500 triliun tambah Rp 1.345 triliun
= Rp 3.845 triliun
B. Rp 5.000 triliun tambah Rp 1.345 triliun
= Rp 6.345 triliun

Ini baru bicara peluang yang ada di provinsi Jawa Barat.

Semoga pada tahun 2045 bisa terwujud, bila mulai hari ini warga negara Indonesia dan khususnya masyarakat provinsi Jawa Barat sadar dan segera beraksi nyata,

Aamiiin

Bandung, Senin, 12 Juli 2021

Zaki CJI

PeluangKayaBariCicing

2021TanamPohon2045KayaRaya

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan