banner 728x90

Masjid Versus Corona- V

Masjid Versus Corona- V
Oknum warga rusak pintu (gembok) masjid

Beberapa tahun sebelum virus corona memapar penduduk dunia dimanapun di seluruh dunia.
Khususnya di Indonesia banyak terjadi Masjid ditutup dan dikunci oleh para pengurus yang berfaham bahwa waktu sholat tidak boleh sembarangan dilakukan.
Mereka punya faham sholat harus tepat pada awal waktu.
Begitu masuk waktu sholat langsung adzan dan segera sholat wajib.
Hanya berselang beberapa menit mereka langsung menutup dan mengunci pintu masjid.

Padahal mayoritas ummat Islam di Indonesia meyakini bahwa sholat itu harus tepat waktu, bukan tepat ( di ) awal waktu.
Jadi contoh waktu sholat Zhuhur antara pukul 12 siang sampai pukul 15 jelang sore, maka siapapun ummat Islam yang melaksanakan sholat Zhuhur pada tenggang waktu antara pukul 12 – 15 itu syah.

Yang tidak boleh atau terlarang adalah sholat Zhuhur pada pukul 4 sore atau 6 sore atau 7 malam.

Apa hubungannya antara Masjid yang sengaja ditutup dan dikunci oleh segelintir orang ( faham minoritas ) dengan era pandemi Covid-19 ?

Ada persamaan yaitu Masjid sama – sama ditutup ( sebagian ).
Bedanya adalah :

Pra serangan virus corona, Masjid ditutup dan dikunci hanya karena pendapat pribadi dan kelompoknya saja.
Masjid tidak boleh dipake berdzikir berjama’ah dan keras apalagi istighosah.
Juga tidak boleh dipake untuk adakan peringatan peristiwa Mauludan ( misalnya ) dan sejenisnya.
Jadi Masjid harus hening dan sepi.

Anehnya tidak ada seorangpun yang melakukan demo untuk menentang kebijakan ( arogansi ) ini.

Era pandemi Covid-19 justru karena alasan yang dapat membahayakan kesehatan dan menimbulkan kematian masal/berjama’ah, maka pemerintah menutup ( sebagian ) Masjid yang masuk pada zona merah dan hitam ( bahaya ).
Faktanya kebijakan pemerintah ini sering sekali oleh sebagian kecil ummat Islam diprotes dan dipersalahkan.

Allooh tidak akan pernah melarang siapapun untuk jadikan Masjid sebagai alat, media, fasilitas dan sarana untuk dan demi kepentingan politik pribadi dan kelompoknya tanpa perduli pada kemaslahatan fungsi dan peran utama dari Masjid tersebut.
Fungsi dan peran utama Masjid yang sesungguhnya adalah mensejahterakan rohani dan fisik Ummat Islam.

Allooh punya Rencana dan Kehendak sendiri.
Cukup turunkan milisi/komunitas/pasukan/genk bernama virus corona, maka seluruh ummat manusia kalang kabut dan gabut permanen sejak awal tahun 2020, khusus bangsa Indonesia sejak bulan Maret.

Allooh Sang Maha Pencipta segala makhluk dan salah satunya virus corona.
Makhluk ghaib yang tidak pernah bisa terlihat mata dan tak punya suara serta tak punya hati apalagi nurani.

Virus corona melaksanakan tugas suci Ilahi hanya untuk nyerang sel yang tepat berada pada saluran pernafasan manusia.

Kenapa virus corona menyerang saluran alat pernafasan manusia ?

Supaya saluran alat pernafasan vital manusia kuat akan serangan virus dan sejenisnya.
Artinya antibodi/kekebalan tubuh manusia harus berjalan sempurna.

Syaratnya pasokan nutrisi makanan bergizi dan ber-vitamin harus mandiri dan berdaulat masuk ke dalam tubuh.
Bukan nutrisi makanan beracun dan berbahan kimiawi berbahaya yang senantiasa manusia konsumsi.

Semoga kita sebagai manusia cepat sadar dan ‘ tobat ‘ kembali konsomsi makanan dan minuman yang sehat alamiah, organik selamanya

Aamiiin

Bandung, Kamis, 8 Juli 2021

Zaki CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan