banner 728x90

” Jagung, Jagung ! Jagung, Jagung ! Jagung, Jagung !

” Jagung, Jagung ! Jagung, Jagung ! Jagung, Jagung !

” Jang, dagang jagong teh kabagean sabaraha ? “

” Tilu puluh ! “

” Oh, naon tilu puluh rebu ? “

Itulah obrolan atawa dialog singkat yang terjadi siang jelang sore hari ini di kawasan Jalan Balong Gede Kota Bandung.
Begitu hujan turun, tiba – tiba Si Ujang masuk dan berteduh di emper …market tersebit.

Muhammad Ilyas namanya, duduk di kelas 5 SD, asli urang Ciparay Kabupaten Bandung.

Ilyas menuturkan bahwa dia dapat uang Rp 30.000 per hari.
Dia bersama teman – temannya di-drop di satu lokasi nanti berkumpul lagi dan pulang bersama – sama.

” Jang, hayang gaduh kebon jeung melak jagong sorangan ? “
itu pertanyaan berikutnya.

Eh…Si Ujang tidak menjawab sedikitpun, entah apa yang ada di benak otak dan kepalanya.
Atau pusing sebagaimana pusingnya saya atas pertanyaan tersebut…

………………………………………..

Tahun 2045,
Muhammad Ilyas telah mencapai usia sekitar 35 tahun.
Usia yang sangat ideal ( di masa depan ) menduduki jabatan sebagai seorang menteri.

Katakan lah,
Muhammad Ilyas setelah menjalani lika liku kehidupan terutama malang melintang selama lebih dari 20 tahun di bidang produk pangan.
Takdir membawa dia menjadi seorang Menteri Pertanian pada tahun 2045 ( nanti ).

Berhubung dia tahu persis karena sejak usia dini duduk di kelas 5 SD telah menjadi seorang pedagang keliling, maka dia sangat mengetahui detail secara pasti berbagai masalah yang berhubungan dengan dunia pertanian dan pangan.

Jadi, dia sangat mengetahui dan faham bagaimana solusi terbaik dan tercepat mengatasi berbagai masalah.

Pertanyaan paling penting adalah apakah pada tahun 2045 Negara Kesatuan Republik Indonesia masih ada dan berdiri ?

Andai pun NKRI masih berdiri tegak, maka apakah tanah dan air Indonesia masih milik bangsa dan negara Indonesia atau sudah jadi milik bangsa asing ?

Bandung, Rabu, 2 Juni 2021

Zaki CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan