banner 728x90

Setelah Para Imperialis ‘ Inggris, Portugis, Belanda ( Perancis ? ) dan Jepang ‘ Penjajah Berhasil … Kini, Virus Corona Sukses Gemilang Mem – Fakir & Miskin – kan Ratusan Juta Bangsa Indonesia !

Setelah Para Imperialis ‘ Inggris, Portugis, Belanda ( Perancis ? ) dan Jepang ‘ Penjajah Berhasil … Kini, Virus Corona Sukses Gemilang Mem – Fakir & Miskin – kan Ratusan Juta Bangsa Indonesia !

Apakah ‘ Fakir ‘ dan ‘ Miskin ‘ itu ?

Fakir adalah seseorang/orang yang masih punya penghasilan, namun tidak bisa ( kurang ) memenuhi kebutuhan dasar/pokok diri dan keluarganya.
Kebutuhan dasar/pokok diri dan atau keluarganya ( katakan ) Rp 5.000.000 per bulan, sedangkan penghasilan per bulan sebesar Rp 2.500.000.
[ pokoknya kurang dari standar dasar/pokok kebutuhan hidup ]
maka ia syah menyandang predikat fakir.

Miskin adalah seseorang/orang yang sama sekali tidak punya apa – apa.
Hari ini bisa makan, namun hari esok atau lusa sudah tidak punya jalan/solusi dia bisa makan.

[ ceuk urang Sunda mah :
dahar isuk heunteu sore,
komo isukan ]

Masa lalu

Bangsa Indonesia sudah sangat terlatih untuk menjadi bangsa miskin dan juga fakir.

Belanda dengan program kerja paksanya bernama kerja rodi.
Jepang pun lebih dahsyat lagi, sukses besar lewat percepatan pe-miskin-an penduduk dengan program kerja paksa paripurna berjuluk kerja romusha.

Masa kini ( merdeka )

Setelah era pandemi fakir dan miskin berakhir atas nama ke-merdeka-an
[ tujuan mulia bangsa Indonesia merdeka adalah menghapus dan meniadakan gelar miskin dari muka bumi pertiwi Indonesia ]
alih – alih bangsa Indonesia memasuki era pandemi baru yaitu pandemi peng-hutang permanen.
Sejak tahun 1945 sampai tahun 2021.

[ katanya berhutang untuk membangun, tapi manfa’atnya tidak ada ķarena rakyat/penduduk tetap fakir dan miskin juga bertambah gelar sebagai penghutang tak ber-lunas ]

Virus Corona adalah pem- fakir dan miskin sejati, tak terkalahkan.

Era keberhasilan gemilang tanpa perlawanan Virus Corona bermula sejak bulan Maret 2020.
Seluruh sistem dan program negara Indonesia luluh lantak tak berdaya.

Fakir, Miskin dan Penghutang semakin kokoh tak tergoyahkan.

[ era pandemi ‘ rodi dan romusha ‘ tak mampu menandingi keperkasaan dan kedigdayaan Virus Corona ]

Menurut hemat saya :
sa’at ini ratusan juta rakyat/penduduk Indonesia masuk katagori mustahik yaitu klaster orang yang berhak menerima ( manfa’at ) zakat.

Apakah pemerintah syah mengeluarkan zakat untuk rakyat/warga negaranya ?

Sangat tidak syah.
Kewajiban pemerintah adalah menjamin seluruh warga negara tanpa kecuali terbebas dari ke – fakir miskin – an sampai kapanpun.

Zakat hanya wajib perorangan dan lembaga/institusi/komunal keluarkan sekali dalam satu tahun.
Namun kewajiban pemerintah membebaskan warga negara/masyarakat Indonesia adalah setiap sa’at dan selamanya.

Apakah tagline Presiden Jokowi : ” Kerja, Kerja dan Kerja ! ” sebuah sinyal atau sinyalemen ?

Bisa jadi ya !

Kerja pertama adalah membebaskan diri dari ‘ trauma sejarah ‘ dampak pandemi kerja paksa rodi dan romusha.

Kerja kedua adalah membebaskan diri dari ‘ trauma sejarah ‘ dan dampak kekelaman dan gelar pandemi bangsa penghutang permanen.

Kerja ketiga adalah membebaskan negara dan bangsa beserta seluruh warga negara Indonesia dari dampak pandemi Covid-19 sampai benar – benar bangsa Indonesia berdaulat dan mandiri dalam kebutuhan pangan.
14.006.450 hektar lahan kritis siapapun atas nama pemiliknya adalah pemerintah wajib menanami dengan pohon keras, produktif, buah – buahan dan sumbet pangan.

Mampukah Presiden Jokowi memaksa dan menggerakan percepatan pada seluruh pembantu dan aparatur sipil ( ASN/PNS ) dan militer ( TNI dan Polri ) supaya sisa waktu 2021 – 2024 bangsa dan negara Indonesia berdaulat dan mandiri pangan ?

Kabupaten Bandung, Minggu, 2 Mei 2021

Zaki CJI

RebutKedaulatanKemandirianPangan

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan