banner 728x90

Detoksifikasi ” Otak ” n ” Otot “, Bisakah ?

Detoksifikasi ” Otak ” n ” Otot “, Bisakah ?

Sejak tahun 1980 an Daerah Aliran Sungai Citarum mulai rusak akibat pendirian pabrik dan industri tekstil mulai dari wilayah hulu, tengah sampai hilir Sungai Citarum.
Jutaan pohon habis ditebang demi pembebasan dan pembangunan pabrik/industri.
Kemudian setelah pabrik/industri berdiri, maka kerusakan tahap dua mulai yaitu seluruh limbah cair juga padat mengalir bebas dari saluran pembuangan limbah pabrik/industri langsung ke Sungai Citarum.

Bayangkan kegiatan pembuangan limbah berbahaya dan beracun itu secara terus menerus tanpa henti dari tahun 1980 an sampai 2021.
Akibatnya tidak ada setitik air pun yang terhubung dengan Aliran Sungai Citarum bersih dan suci.

Belum lagi gunung dan bukit sepanjang DAS Citarum telah beralih fungsi dari hutan atau pepohonan rimbun diubah jadi lahan botak dan penuh tanaman sayuran.
Sedimentasi, longsor dan hilangnya cadangan air ( kemarau, kekeringan ) serta banjir ( penghujan ) adalah harga dan akibat yang harus terjadi.

Apa akibat jangka panjang dari air, tanah dan udara sepanjang DAS Citarum yang rusak dan tercemar ?

Hanya satu atau orang pejabat daerah ( kota, kabupaten dan provinsi ) dan pusat termasuk polisi dan tentara yang dapat untung finansial dari kong kalikong ( kekisruhan ) ini.
Seluruh warga sepanjang DAS Citarum kena dampak dari kerusakan dan pencemaran Sungai Citarum.

Fisik Urang Sunda dan Jawa Barat terutama ‘ otak ‘ dan ‘ otot ‘ rusak permanen sejak dalam kandungan.
Tubuhnya penyakitan dan pandemi ‘ stunting ‘ ( beke, cebol, kerdil dan abnormal/cacat ) menyerang dan menerpa.
Otomatis, seluruh otaknya pun bermasalah dan error.

Jadi sempurnalah kerusakan dan penderitaan kehidupan Urang Sunda dan Jawa Barat.
Tripartit Kerusakan Permanen :

  1. Tanah bantaran Sungai Citarum dan DASnya rusak dan berlimbah akibatnya hilang dan musnah kesuburannya.
  2. Air Sungai Citarum beracun, berlimbah dan bahaya untuk jadi air minum manusia, hewan dan tumbuhan.
    Tulang, daging, otot, darah dan otak manusia Sunda dan Jawa Barat rusak berat.
  3. Udara yang ada di wilayah angkasa raya tatar Sunda ParaHyangan Jawa Barat jadi rusak karena penuh karbondioksida.
    Sangat sedikit ‘ Oksigen ‘ -nya karena pohon dan tumbuhan yang ada telah musnah hilang lenyap.
    Manusia Sunda dan Jawa Barat tidak ada yang serius menanam pohon sepanjang Bantaran dan DAS Citarum secara permanen dan konsekuen.

Kebanyakan hanya karena tugas pokok dan fungsi sebagai PNS/ASN.
Itupun kalau ada anggaran yang jelas.

Berdasarkan fakta yang ada dan pola kehidupan nyata yang terjadi pada Manusa Sunda sejak merdeka sampai sa’at ini, maka sangat sulit bagi Urang Sunda untuk bisa berjaya kembali sebagaimana nenek moyang terdahulu yang kaya raya dan ..

Bisakah kembali berjaya, kaya raya dan sakti ?

Bisa, tentu saja bisa.
Sungai Citarum rusak karena ulah manusia.
Begitupun sebaliknya hanya manusia yang bisa cepat lakukan ‘ detoksifikasi Sungai Citarum ‘.

Bagaimana caranya supaya ‘ detoksifikasi ‘ Sungai Citarum bisa manusia jalankan ?

Tanam Pohon langsung diDungai Citarum dan DASnya.
Lakukan percepatan supaya Tanah, Air dan Udara dari Aliran Sungai Citarum menjadi suci dari jasad tak terlihat ( virus dan bakteri ) dan bersih dari sampah serta limbah.

Hanya itu yang dapat kembalikan fisik Urang Sunda dan Jawa Barat jadi sehat, kuat dan super bodi ( sakti ).
Itulah ‘ detoksifikasi otot ‘.

Upaya penting secara spiritual adalah ngadu’a bersama memohon kepada Allooh sebagai ‘ detoksifikasi otak ‘ supaya otak para manusia Sunda dan Jawa Barat cepat pulih kembali, sehingga gen Urang Sunda yang gagah berani, dermawan dan mandraguna jelas muncul.

Semoga cepat terwujud

Aamiiin

Bandung, Selasa, 13 April 2021

Zaki CJI
1 Romadhon 1422 H

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan