banner 728x90

Bangsa Indonesia Telat Mimpi ! Ternyata Sudah Tidur 50 Tahun, Wada.www !

Bangsa Indonesia Telat Mimpi ! Ternyata Sudah Tidur 50 Tahun, Wada.www !

Apakah bangsa Indonesia pernah wujudkan ‘ mimpi ‘ setelah merdeka dari para penjajah/imperialis asing ?

Tentu saja pernah,
Bangsa dan Negara Indonesia mencapai puncak peradaban dunia pasca – merdeka yaitu pada tahun 1955.
Indonesia sukses menghelat acara/even paling akbar se jagat raya di Kota Bandung yaitu Konperensi Asia Afrika yang melibatkan puluhan negara se dunia khususnya negara Asia dan Afrika.
KAA menyebabkan puluhan negara terjajah di dunia menjadi merdeka.

Sungguh dahsyat dan keren pisan euy !

Hidup Bandung !

Sejarah berputar rodanya,
sejak tahun 1967 bangsa Indonesia mengalami ‘ kekelaman sejarah peradaban ‘ sampai sa’at ini.
Penandanya ada dua yaitu
pertama Soeharto ( Orde Baru ) berkuasa naik tahta sampai tahun 1998 ditumbangkan oleh rakyat dimana dipaksa ngundurkan diri,
kedua sebagai ungkapan syukur dan terimakasih Soeharto mempersembahkan gratis ‘ Freeport ‘ ( gunung emas Emas Papua ) kepada CIA – Amerika Serikat sampai detik ini.

Sejak tahun 1970 bangsa Indonesia tidak bisa ber-Mimpi lagi.
Seluruh bangsa Indonesia hanya boleh sekolah dan kuliah untuk memenuhi kebutuhan pabrik dan industri yaitu menjadi buruh/karyawan ( babu ) perusahaan.

Negara Agraris dan Maritim hanya jadi dongeng dan cerita masa lalu.
Hanya jadi busa dan janji politik belaka.

Faktanya ;
tidak ada satupun petani dan nelayan yang jadi konglomerat, apalagi bisa menguasai dan memanfa’atkan jutaan hektar tanah/lahan/sawah/kebun dan hutan.
Semua petani dan nelayan miskin dan terpuruk.
Hanya jadi buruh tani dan buruh nelayan.

Jutaan hektar lahan dan hutan termasuk pulau dan lautan semuanya dikuasai oleh antek – antek Orde Baru dan genk Cendana.

Bagaimana hari ini ( 2020/2021 ) ?

Presiden Joko Widodo mulai merealisasikan mimpi yaitu merebut ( membeli ) ‘ buy back ‘ kembali lebih dari 51 % saham kepemilikan PT Freeport untuk NKRI.
[ semua antek orde baru, genk Cendana plus bantuan CIA – Amerika Serikat terus keras berjuang menggagalkan ]

Kedua Presiden Jokowi menebar ‘ Mimpi ‘ untuk wujudkan 1 juta hektar lahan untuk Ketahanan Pangan dengan perintahkan Menteri Pertahanan menanam padi, singkong ( sampeu ) dan jagung.

Namun, sedih rasanya
akibat 50 tahun bangsa Indonesia tidak bisa dan tidak mampu ber-Mimpi, maka …

Hari ini generasi Milenial tidak ada yang mencintai dunia pertanian dan per-nelayan-an.

[ semoga mereka, para generasi muda tidak benci pada kata ” tani – petani – pertanian ” dan ” nelayan – laut – perikanan ” aamiiin ]

Virus Corona is coming !

Tahun 2020 sejak bulan Maret seluruh bangsa Indonesia ‘ wajib ‘ hanya hidup di dunia maya.

Sekolah, kuliah, kerja dan ibadah cukup dalam dunia ‘ maya alias ghaib ‘ ; digital, virtual, online, daring plus gadget – hp – lap top/komputer, pokoknya hidup dalam dunia jaringan internet.

Bangsa Indonesia baru bangun dari tidur selama 50 tahun sejak tahun 1970,
ehhh … baru juga bangun dan mau belajar lagi ber-Mimpi dan wujudkan segala impian…
sudah harus diam lagi dan cukup hidup lewat hp/gadget.

Jadi,
sejak tahun 1970 sampai 1998 tidak bisa/mampu bermimpi,
sejak tahun 1999 sampai 2019 sudah mulai bisa/mampu bermimpi,
[ 14.006.450 hektar lahan subur jadi kritis se Indonesia dan 911.192 hektar lahan kritis-nya di Jawa Barat ]
sejak tahun 2020 sampai sekarang harus hidup dalam dunia maya alias alam ghaib.

Mari kita wujudkan mimpi kita rebut marwah dan daulat-kan ketahanan pangan Indonesia untuk kembalikan kebesaran dan kemakmuran bangsa dan negara sebagai Negara Agraris dan Negara Maritim !

Aamiiin

Bandung, Minggu, 7 Maret 2021

Zaki CJI

MariRebutKedaulatanPangan-Laut

WujudkanNegaraAgraris&Maritim

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan