banner 728x90

Kasih Aku Rp 500 Ribu Hari Ini : Ku-Beri Negara Rp 5 Miliar Tahun 2045 !

Kasih Aku Rp 500 Ribu Hari Ini : Ku-Beri Negara Rp 5 Miliar Tahun 2045 !

APBN
APBN
Sebagian besar berasal dari hutang negara yang berasal dari luar negeri baik dari lembaga keuangan internasional maupun atas nama negara asing.

Tidak masalah dan seharusnya kalau bersumber pada kepentingan negara supaya kondisi tanah air Indonesia semakin baik dan tertata alamiah serta bermanfa’at bagi seluruh ekosistem yang ada.
Pun demikian semua hutang atas nama negara itu sangat berperan pada peningkatan kemandirian, kemerdekaan, kemakmuran dan kesejahteraan hidup seluruh bangsa Indonesia tanpa kecuali.
Baik orang Indonesia yang memiliki KTP maupun tidak mempunyai.

Kecuali orang/individu dan kelompok/jama’ah yang anti dan benci bentuk negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia
juga benci ideologi resmi negara yaitu Pancasila.

Hentikan dan putus akses para pengusaha, penguasa dan pelaku budaya serta siapapun yang berjiwa pengkhianat negara dan koruptor yang mau ambil dan nikmati APBN dan APBD serta aset negara hanya demi kepentingan dirinya dan kelimpoknya saja.

Penggal jalur nafas PKI, DI/TII, Cendana, Cikeas, HTI dan FPI serta Genk Eropa – Amerika – China
mereka semua tidak pernah memikirkan untuk dan demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia, mereka hanya memikirkan untuk dan demi kepentingan dan keuntungan diri mereka sendiri.

Bagaimana caranya supaya seluruh bangsa Indonesia maju dan sejahtera pada tahun 2045 ?

Hanya satu jalan dan tidak ada lagi jalan lain :
” Kasih Aku Rp 500 Ribu Hari Ini : Ku-Beri Negara Rp 5 Miliar Tahun 2045 ! “

Untuk apa hal ini harus kita lakukan segera pada tahun 2021 ini ?

Setengah dana APBN akibat pandemi Covid-19, maka 50 % lebih untuk mengatasi dan menanggulangi ekses atau akibat atau dampak Covid-19 yang panjang hingga tahun 2031.
Artinya bangsa Indonesia bakal kehilangan dua generasi ‘ paceklik panen sarjana lulusan perguruan tinggi ‘, bahkan lebih.

Tahun 2020 ( Maret ) sampai 2025 adalah generasi pertama para sarjana lulusan perguruan tinggi murni hasil sistem dan pola pendidikan/pengajaran dunia maya/ghaib/virtual/figital, online.

[ apa yang bisa diharapkan dari ‘ pendidikan online ‘ ? ]

Generasi kedua sarjana lulusan perguruan tinggi periode tahun 2026 – 2031 adalah penerus generasi pertama, juga hasil dunia pendidikan maya alias ghaib, online.

Sangat wajar negara dan bangsa Indonesia bakal mengalami dan memasuki abad kemunduran peradaban dan ke-humanis-an bangsa yang parah pada tahun 2045.
Harus dan wajib ada terobosan baru yang
out of the box ( es )
dan dengan cara yang
edan nan edun !.

Hal ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mau dan siap lakukan hal-hal yang ‘ out of the box ‘ dan siap menjadi orang ‘ edan nan edun ‘.

Insyas Allooh sebagian anak bangsa pada tahun 2021 akan melakukan ini yaitu lewat ‘ donasi Rp 50 ribu untuk pohon ‘ demi meraih generasi kaya tahun 2045.

Bersama pemerintah maupun tidak.

Semoga Allooh melancarkan dan mempermudah serta mempercepat terwujudnya gerakan ‘ out of the box ‘ ini, aamiiin.

Bandung, Senin, 22 Februari 2021

Zaki CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan