banner 728x90

Ada Apa Dengan Tanggal 12 Februari ?

Ada Apa Dengan Tanggal 12 Februari ?

Tepat pada tanggal 12 Februari 2021, etnis Tionghoa di Indonesia merayakan Tahun Baru China atau suatu peristiwa yang dikenal dengan istilah ‘ Imlek ‘ atau ‘ Sincia ‘. Hal ini dirayakan dan ditandai di kalender sebagai hari libur nasional di Indonesia. Perayaan tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Penanggalan dan perayaan Imlek dihitung berdasarkan kalender Tiongkok yang ditandai dengan simbolisasi binatang yang dikenal dengan istilah “ shio ” dengan elemen tertentu. Pada tahun 2021 tahun Tikus Logam habis, berganti dengan tahun Kerbau Logam.

Dari banyaknya mitos yang menjelaskan shio dan susunannya, maka mitos yang paling bertahan lama adalah mitos “ The Great Race ”.
Dalam mitos tersebut dikisahkan Yu Di atau kaisar Giok sang Penguasa Langit ingin merancang metode pengukuran waktu. Oleh karena itu ia mengadakan suatu perlombaan.

12 hewan pertama yang berhasil menyeberangi sungai akan mendapatkan posisi di kalender zodiak sesuai dengan urutan kedatangan. Tikus bangun lebih awal, beriringan dengan datangnya fajar untuk berangkat lebih awal. Dalam perjalanannya ke sungai dia bertemu Harimau, Kuda, dan Kerbau.

Karena Tikus memiliki fisik yang kecil dan tidak bisa berenang, maka dia meminta bantuan kepada hewan yang lebih besar. Sementara Harimau dan Kuda menolak, namun Kerbau yang rendah hati bersedia untuk menolong Tikus menyeberangi sungai.

Sesa’at ketika mereka hampir sampai ke sisi seberang, Tikus melompat dari kepala Kerbau dan memperoleh posisi pertama. Kerbau mendapatkan posisi kedua, diikuti Harimau yang kuat dibelakangnya.
Kelinci karena terlalu kecil untuk melawan arus, maka dia memilih jalur dan melompati batu-batu dan kayu-kayu. Hasilnya, Kelinci memperoleh posisi ke empat.

Selanjutnya, datanglah Naga. Ia sebenarnya bisa terbang langsung ke seberang sungai, tetapi ia berhenti sejenak untuk menolong beberapa hewan yang ia temui di jalan. Setelah dia, datanglah Kuda yang berlari kencang menyeberangi sungai.

Tetapi, sesa’at sebelum Kuda sampai ke seberang, Ular merayap dengan cepat dan melintasi Kuda. Kuda kaget dan secara reflek lompat ke belakang. Ular pun meraih posisi ke enam dan Kuda mendapat posisi ke tujuh.

Kaisar Giok melihat ke arah sungai dan melihat Kambing, Monyet dan Ayam di atas rakit. Mereka bekerja sama untuk mendorong rakit untuk sampai ke seberang sungai.
Ketika mereka sampai di seberang sungai, maka mereka sepakat untuk memberikan posisi ke 8 kepada Kambing, sosok yang paling menghibur selama perjalanan dan paling bijak diantara mereka, diikuti oleh Monyet dan Ayam.

Lalu, datanglah Anjing, memanjat dengan susah payah ke tepian sungai. Dia padahal merupakan perenang yang baik, tetapi dia lupa diri dan bersenang-senang di air sehingga menempati posisi ke 11.
Posisi terakhir diperoleh oleh Babi. Di perjalanan dia lapar dan berhenti untuk mencari makan dan tidur, sebelum akhirnya berjalan ke garis akhir.

Dari balapan tersebut, setiap tahun dikaitkan dengan satu hewan sesuai dengan urutan ini dengan siklus yang berulang setiap 60 tahun. Mengapa 60 dan bukan 12 ?

Kalender tradisional China disusun dari dua sistem yang tumpang tindih. Hewan-hewan zodiak tersebut dikaitkan dengan yang disebut ‘ dua belas dahan keduniawian ’ atau ‘ shi erzhi ‘.
Sistem yang lain, ‘ sepuluh batang kesurgawian ’ atau ‘ tiang an ‘ yang dikaitkan dengan 5 elemen klasik terdiri dari logam, kayu, air, api dan tanah. Tiap elemen dikaitkan dengan ‘ yin ‘ dan ‘ yang ‘, sehingga menghasilkan siklus 10 tahun.

Ketika 12 hewan dari dahan keduniawian dicocokan dengan 5 elemen tersebut, serta ‘ yin ‘ dan ‘ yang ‘ dari batang kesurgawian, maka dihasilkan 60 tahun kombinasi berbeda yang dikenal sebagai siklus seksagesimal atau ‘ ganzhi ‘. Jadi, seseorang yang lahir pada tahun 1960 akan mempunyai shio monyet logam ‘ yang ‘.

Sementara itu seseorang yang lahir pada tahun 2007 memiliki shio babi api ‘ yin ‘. Faktanya, anda juga bisa memiliki hewan inti berdasarkan bulan lahir, hewan nyata berdasarkan tanggal lahir dan hewan rahasia berdasarkan jam lahir.

Jadi, terlepas kepada anda percaya atau tidak apa kata shio tentang anda ( sebagai individu ), maka sudah dapat dipastikan zodiak ini mengungkapkan banyak hal tentang budaya asalnya.

Cimahi, Senin, 15 Februari 2021

Rizal Ul Fikri CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan