banner 728x90

Kemerdekaan Sejati, Adakah ?

Kemerdekaan Sejati, Adakah ?

Kita mengetahui bahwa memiliki lebih banyak pilihan dalam hidup kita membuat kita lebih tidak puas dengan pilihan yang kita ambil. Inilah masalah yang terjadi ketika kita mengagungkan kemerdekaan (sejati ?) melebihi kesadaran manusia.
Kemerdekaan bukan berarti memiliki lebih banyak pilihan merek sereal untuk dipilih atau lebih banyak pantai untuk dijadikan latar selfie atau lebih banyak saluran TV untuk menemani tidur anda.

Itulah variasi dan dalam sebuah ruang hampa, variasi tidak bermakna apa-apa. Ketika anda terjebak dalam perasaan tidak aman (insecure), terhalang oleh keragu-raguan dan dilumpuhkan oleh intoleransi, anda bisa merengkuh semua variasi yang ada di dunia ini, tetapi anda tidak bebas.

Mark Manson berpendapat,
” Satu-satunya bentuk paling sejati dari kemerdekaan, satu-satunya bentuk paling etis dari kemerdekaan adalah melalui pembatasan diri (self limitation). Bukan previlese untuk memilih segala hal yang anda inginkan dalam hidup ini, tapi memilih apa yang hendak anda lepaskan di hidup anda. “

Ini adalah kemerdekaan sejati, ini merupakan satu-satunya kemerdekaan. Pengalihan datang dan berlalu, kenikmatan tidak pernah ada habisnya dan variasi mulai kehilangan maknanya. Meski begitu, anda akan selalu mampu menjatuhkan pilihan atas apa yang ingin korbankan dan juga atas apa yang ingin anda lepaskan.

Penyangkalan diri ternyata merupakan satu-satunya hal yang dapat memperluas kemerdekaan anda dalam hidup. Rasa sakit akibat latihan-latihan fisik secara rutin pada akhirnya menguatkan kemerdekaan fisik anda yaitu kekuatan fisik meliputi kekuatan, kelincahan, daya tahan dan stamina anda.

Mengorbankan kesenangan diri demi etos kerja yang kuat memberikan anda kemerdekaan untuk mengejar peluang kerja yang lebih banyak, kemerdekaan untuk menjalani lintasan karir anda sendiri dan kemerdekaan untuk mendapat keuntungan dan penghasilan lain yang datang dari situ. Kemauan anda untuk terlibat dalam konflik dengan orang lain akan membuat anda leluasa berbicara dengan siapapun, leluasa untuk menyadari apa yang bisa disumbangkan oleh orang lain dalam hidup anda dan apa yang bisa anda sumbangkan untuk orang lain.

[ tidak ada seoranpun yang bisa hidup sendiri dan wajib hukumnya hidup berkelompok/bermasyarakat/bersosialisasi ]

Anda dapat merdeka sa’at ini juga, cukup dengan menentukan batasan-batasan yang ingin anda terapkan pada diri anda. Anda dapat memilih untuk bangun tidur lebih awal setiap pagi, memblokir email, chat hingga tengah hari setiap hari, serta meng-uninstall aplikasi media sosial dari ponsel anda.
Batasan-batasan ini akan memerdekakan waktu anda, perhatian dan kekuatan untuk menentukan pilihan. Batasan tersebut memeperlakukan kesadaran anda murni sebagai tujuan.

[ teknologi sebenarnya telah menghilangkan kemerdekaan itu sendiri, karena manusia semakin bergantung pada mesin ]

Pada akhirnya, kemerdekaan yang paling bermakna di dalam hidup anda datang dari komitmen-komitmen anda, tepatnya dari hal-hal di dalam hidup ini yang telah anda pilih untuk dikorbankan.

[ kemerdekaan sejati adalah kondisi manusia yang terlepas dari kebergantungan apapun ]

Cimahi, Rabu 25 November 2020

Rizal Ul Fikri CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan