banner 728x90

Perusahaan Perseroan Terbatas

Perusahaan Perseroan Terbatas

Mari kita membicarakan tentang ada dan tiada. Hari ini saya akan mengajak anda membicarakan (melalui tulisan tentunya) tentang suatu lambang yang agak menyerupai manusia-singa yang terpampang di berbagai mobil dari Paris hingga Canberra.
Lambang tersebut menghiasi kap mesin kendaraan-kendaraan yang diproduksi oleh Peugeot. Peugeot merupakan salah satu produsen mobil tertua di Eropa.

Dahulu, Peugeot SA (nama resmi perusahaan tersebut) bermula dari suatu bisnis keluarga kecil di desa Valentigney, Perancis.
Kini, perusahaan tersebut mempekerjakan sekitar 200.000 perkerja di seluruh dunia.

Sebagian besar pekerja-pekerja tersebut saling asing satu sama lain. Meski begitu, orang-orang yang saling asing ini dapat berkerja sama dengan sedemikian efektif, sehingga pada tahun 2008 Peugeot dapat memproduksi 1,5 juta lebih mobil dan menghasilkan pendapatan sekitar 55 miliar Euro.

Atas dasar apa kita dapat menyatakan bahwa Peugeot SA benar-benar ada ?

Tentu, ada banyak kendaraan Peugeot, namun jelas kendaraan-kendaraan tersebut bukan perusahaanya. Bahkan, andaikata semua mobil Peugeot di dunia secara bersama-sama dibuang, dihancurkan dan atau dijual sebagai besi bekas, Peugeot SA tidak akan hilang. Peugeot SA dapat dan akan terus memproduksi mobil-mobil baru dan mengeluarkan laporan tahunan.

Yaa, perusahaan tersebut memiliki pabrik, mesin dan showroom, juga mempekerjakan mekanik, akuntan dan sekretaris, meski begitu mereka semua juga bukanlah Peugeot.
Suatu bencana besar mungkin bisa meluluhlantakan semua lini perakitan dan kantor eksekutifnya, ditambah suatu wabah yang menewaskan seluruh pegawainya. Meski begitu, perusahaan Peugeot masih bisa meminjam uang, mencari dan mempekerjakan pegawai baru, membangun pabrik baru dan membeli mesin-mesin baru.

Perusahaan juga memiliki manajer dan pemegang saham, namun tetap saja, mereka juga bukan perusahaan itu sendiri. Semua manajer bisa saja dipecat dan sahamnya juga dijual, namun perusahaan itu sendiri akan tetap utuh.

Meski begitu, hal tersebut bukan berarti Peugeot SA tak tergoyahkan atau abadi. Jika hakim memerintahkan untuk dilakukan pembubaran perushaaan, pabrik-pabriknya akan tetap berdiri, para pekerjanya (meliputi akuntan, mekanik, sekretaris, manajer) dan pemegang saham akan tetap hidup, namun di saat itu pula Peugeot SA akan hilang seketika.

Singkatnya, Peugeot SA seolah-olah tidak memiliki hubungan esensial apa-apa dengan dunia fisik.
Jadi, apakah Peugeot SA benar-benar ada ?

Jawabannya, Peugeot SA tergolong ke dalam genre fiksi hukum tertentu yang disebut “ Perusahaan Perseroan Terbatas ” atau di Indonesia dikenal dengan istilah PT.

Menurut Undang-Undang No. 40 Tahun 2007, Perseroan Terbatas adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang serta peraturan pelaksanaanya. Perusahaan perseroan terbatas seperti Peugeot SA secara hukum terpisah dari orang orang yang mendirikannya, menanamkan uang ke dalamnya juga yang mengelolanya.

Selama beberapa abad terakhir, perusahaan-perusahaan semacam itu telah menjadi pemain utama di tataran dunia ekonomi. Kita telah menjadi sedemikian terbiasa dengan perusahaan perseroan terbatas, sehingga kita lupa bahwa perusahaan perseroan terbatas hanya ada di dalam imajinasi kita saja.

Di Amerika Serikat, istilah teknis untuk perusahaan perseroan terbatas adalah Corporation atau korporasi. Cukup ironis menurut saya, sebab istilah tersebut berasal dari bahasa latin
“ corpus ” yang artinya tubuh, sesuatu yang tidak dimiliki oleh korporasi. Meskipun tidak memiliki tubuh yang sesungguhnya, sistem hukum dan perundang-undangan di Amerika memperlakukan Korporasi sebagai pribadi legal (seolah-olah manusia yang berdaging dan bertulang).

Pun demikian pula sistem hukum Perancis pada tahun 1896. Ketika itu, Armand Peugeot yang telah mewarisi bengkel pandai logam dari orang tuanya, yang memproduksi pegas, gergaji dan sepeda, memutuskan untuk terjun ke dalam bisnis mobil.
Demi mewujudkan tujuan tersebut, maka dia mendirikan perusahaan perseroan terbatas.

Armand Peugeot menamai perusahaan tersebut dengan namanya sendiri, namun perusahaannya terpisah dari dia. Jika salah satu mobil buatan Peugeot rusak, pembeli bisa menuntut perusahaan Peugeot, bukan menuntut Armand Peugeot.

Jika perusahaan tersebut meminjam uang jutaan Franc, gagal membayarnya dan kemudian ambruk, Armand Peugeot tidak berhutang satu Franc pun kepada si pemberi pinjaman. Pinjaman tersebut diberikan ke Perusahaan Peugeot, bukan kepada Armand Peugeot. Armand berpulang pada tahun 1915 dan perusahannya masih hidup hingga kini, 23 November 2020.

Cimahi, Senin, 23 November 2020

Rizal Ul Fikri CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan