banner 728x90

MoU : Perjanjian Antara Komunitas/Lembaga/Institusi !

MoU : Perjanjian Antara Komunitas/Lembaga/Institusi !

” Apakah MoU itu ? “

Dunia manusia adalah dunia dengan banyak urusan, ada urusan bisnis, ekonomi, lingkungan, pertanian, pertambangan, kemasyarakatan dan masih banyak lagi. Dalam hampir setiap urusan tersebut ada perjanjian di dalamnya.

Perjanjian adalah suatu perbuatan hukum yaitu perbuatan yang mempunyai akibat hukum. Menurut Pasal 1313 KUH Perdata,
” Perjanjian adalah suatu perbuatan dimana salah satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang atau lebih. “

Salah satu bentuk perjanjian yang lazim terjadi di masyarakat Indonesia adalah ‘ Memorandum of Understanding (MoU) ‘. Istilah ‘ Memorandum of Understanding ‘ terdiri dari dua kata yaitu ‘ Memorandum ‘ dan ‘ Understanding ‘.

Memorandum yaitu suatu ringkasan pernyataan secara tertulis yang isinya menjelaskan mengenai syarat suatu perjanjian atau transaksi. Sedangkan Understanding yaitu suatu pernyataan persetujuan tidak langsung atas perjanjian lainnya yang bersifat informal/persyaratan yang longgar.

Munir Fuady mendefinisikan ‘ MoU ‘ sebagai perjanjian pendahuluan, dalam artian nantinya akan diikuti dan dijabarkan dalam perjanjian lain yang mengaturnya secara detail. Oleh karena itu, ‘ MoU ‘ hanya berisikan hal-hal yang pokok saja. Adapun mengenai aspek-aspek lain dari ‘ MoU ‘ relatif sama dengan perjanjian lainnya.

‘ MoU ‘ dalam bahasa Indonesia diterjemahkan ke dalam beberapa istilah, diantaranya nota kesepakatan, nota kesepahaman, perjanjian kerjasama atau perjanjian pendahuluan.

Dalam KUH Perdata, tidak dikenal dengan apa yang dinamakan Nota Kesepahaman. Meski begitu, pembuatan Nota Kesepahaman dalam praktiknya mengacu kepada Pasal 1338 KUH Perdata yang menyatakan :

  1. Bahwa Semua Perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya
  2. Bahwa suatu perjanjian tidak dapat ditarik kembali kecuali atas kesepakatan kedua belah pihak atau karena alasan yang dibenarkan oleh Undang-Undang
  3. Bahwa suatu Perjanjian harus dilaksanakan dengan itikad baik.

Tujuan utama dari pembuatan Nota Kesepahaman/MoU adalah untuk mengadakan hubungan hukum. Ada beberapa pertimbangan dalam pembuatan ‘ MoU ‘, diantaranya :

  1. Agar kedua belah pihak terhindar dari ketidakseriusan salah satu pihak pembuat ‘ MoU ‘, misalnya pembatalan kesepakatan secara sepihak tanpa alasan yang jelas
  2. Agar kedua belah pihak terhindar dari berbagai kerugian, baik finansial maupun non finansial
  3. Untuk menjaga kerahasiaan informasi/data

Salah satu bentuk pengimplementasian ‘ Memorandum of Understanding ‘ dilakukan pada tanggal 18 November 2020 antara Forum Perempuan Bandung Bersatu (FPBB) dan Kelurahan Cidadap terkait penyerahan seperangkat alat sarana dan prasarana pelatihan hidroponik. Kegiatan tersebut dilaksanakan pukul 11.00 WIB di Jl. Surya Somantri.
Agenda dari kegiatan tersebut adalah Penandatanganan ‘ MoU ‘.
Hal ini merupakan salah satu agenda dari rangkaian kegiatan Launching Tohaga Lodaya Tjibarani dan pelatihan Hidroponik.

FPBB adalah sebuah Komunitas Perempuan di Kota Bandung yang terpanggil untuk bergerak bersama untuk memberikan kepedulian kepada masyarakat, salah satu upayanya dengan membina dan memberdayakan. Organisasi ini diketuai oleh Helvi Baskoro.

Adapun visi dari FPBB adalah “ Perempuan Berdampak Bagi Kota ”.
FPBB mempunyai misi :

  1. Membangun Kesatuan dan Kerjasama Perempuan Kota Bandung
  2. Bergerak Secara Kreatif dan Inovatif dalam Kepedulian pada kota dan sesama
  3. Menjadi teladan bagi seluruh kaum perempuan
  4. Bersinergi dengan Pemerintah, Institusi dan Komunitas dalam Bekerja

Dalam kegiatan opersionalnya, pembiayaan untuk kegiatan FPBB berasal dari kebersamaan anggota (udunan).
FPBB mempunyai target utama untuk terus berkarya hingga terlihat perubahan positif yang signifikan di setiap wilayah yang dibina dan diberdayakan.
Kegiatan Penandatanganan ‘ MoU ‘ terkait penyerahan seperangkat alat hidroponik merupakan bentuk kerjasama dan kolaborasi yang saling melengkapi untuk tujuan Sosiopreneurship, serta memberikan manfaat bagi pihak pihak yang berkerja sama dan mau maju bersama sama.

Ke depan, diharapkan setiap wilayah atau kampung-kampung yang terletak di Kota Bandung bisa berdaya guna, masyarakatnya mandiri serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Intinya, masyarakat harus sampai pada kesadaran bahwa wilayah yang mereka tinggali merupakan titipan yang dipercayakan oleh Tuhan. Titipan tersebut harus dikelola dengan baik¥ sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat setempat dan sekitarnya.

Cimahi, Jum’at, 20 November 2020

Rizal CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan