banner 728x90

Ibu Maya Identik Babu ! Ibu Pertiwi Adalah Ibu Kandung !

Ibu Maya Identik Babu ! Ibu Pertiwi Adalah Ibu Kandung !

Masih adakah Ibu Pertiwi di relung hati penghuni dan anak bangsa ?

Perjalanan bangsa dan negara Indonesia sampai hari ini masih stag alias jalan di tempat.
Sungguh sangat tidak bisa maju bergerak apalagi melesat jauh ke depan.
Bukan salah Tuhan menciptakan bangsa Indonesia yang besar, namun ada sesuatu yang belum tuntas tersampaikan.

Setiap institusi formal melakukan kegiatan formal mulai dari yang bersifat rutin sampai peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia, maka wajib hukumnya semua prosesi acara terawali dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya.

Sejatinya teks lagu Indonesia Raya belum final, karena seutuhnya teks lagu ini adalah tiga (3) stanza.

Apa bedanya lagu yang sejak Indonesia berdiri sampai hari ini rutin terlantunkan yang notabene baru satu (1) stanza dengan tiga (3) stanza ?

Sangat jauh berbeda, karena dari sisi filosofisnya maupun makna yang terkandung di dalamnya ada strata dan pencapaian yang luar biasa beda.

Analoginya adalah lagu Indonesia Raya Stanza 1 (yang biasa kita nyanyikan) setara dengan Sekolah Dasar /amanah dasar, sedangkan lagu Indonesia Raya Stanza 2 baru setara dengan Sekolah Menengah /amanah menengah, justru Indonesia Raya Stanza 3 telah mencapai ke- Paripurna -an strata.

Jadi apabila bangsa dan negara Indonesia dalam perjalanan sejarahnya baru bisa berhutang dan mengeksploitasi sumber daya alam negara tercinta sangat wajar karena tahapan mindset dan pola geraknya baru mengacu pada amanah dasar.

Jangankan bisa mencapai amanah paripurna untuk mencapai amanah menengah saja belum bisa gapai.

Apa ekses dari hal ini ?

Indonesia Raya Stanza 1 ibarat seorang Ibu Kandung baru menyusui anaknya selama dua tahun berturut-turut.
Itulah kondisi ril bangsa Indonesia yang baru ‘ hanya ‘ bisa menyedot, mengkonsumsi dan mengeksploitasi nutrisi perut ibu pertiwinya.
Kata-kata verbalnya pun baru bisa mengatakan,
” Indonesia Bersatu
Hidup lah Tanahku !
Hidup lah Negriku !
Hidup lah Indonesia Raya !
dan Merdeka Merdeka ! “

Hanya itu yang bisa generasi kolonial lakukan sejak Indonesia Merdeka tanggal 17 Agustus 1945 dan generasi muda serta milenial perbuat sampai detik ini pada era pandemi Covid-19 tahun 2020.
Lamanya masa yang telah bangsa Indonesia jalani 75 tahun sama dengan prestasi anak balita yang baru bisa mengeksploitasi ibu pertiwi, tanah air tercinta.
Tanah, Air dan Udara hanya bisa segelintir orang nikmati dan orang/bangsa asing kuasai.

Sangat natural dan alamiah bagi seorang ibu kandung atau ibu pertiwi memberi sumber hidup pada semua anak kandung dan anak bangsa, tanpa perdulikan apakah si anak kandung dan bangsa jadi sesosok anak pengkhianat/pengrusak/pengeksploitasi tanah air ibunya maupun jadi sesosok anak pemulia/pembela/perawat ibunya.

Hari ini lebih dari seratus (100) juta generasi muda dan milenial anak bangsa sudah tersesat jalan dan arah hidupnya.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ?

Peran ibu maya yaitu ‘ yahoo ‘ dan ‘ google ‘ yang berperan sebagai ibu ajar, ibu didik dan ibu asuh telah 100 % gantikan sosok Ibu Kandung dan Ibu Pertiwi menjadi tumpuan dan panutan hidupnya.
Sejatinya ibu maya adalah hanya babu belaka yang berperan sebagai pelakon pembantu alias babu.

Mentalitas dan pola ajar serta pola didik babu (pembantu) sangat mendominasi bahkan telah menghilangkan peran utama dan sejati dari ibu kandungnya sendiri.

Mayanisasi telah menjadi budaya keseharian semua sektor kehidupan bangsa Indonesia.
Pemerintahan maya, dunia pendidikan maya, ekonomi dan sosial maya bahkan sejak mata terbuka bangun tidur sampai jelang tidur kembali semuanya beraktivitas dan hidup dalam dunia maya.

Apakah bentuk negara dan bangsa Indonesia pun akan berubah menjadi maya ?

Jadikan lah Indonesia Raya Stanza 2 sebagai landasan bergerak dan berpijak.
Sadarkan hati dan budi seluruh individu bangsa Indonesia bahwa bangsa Indonesia subur kebaikan jiwa dan subur tanahnya.

Kondisikan seluruh warga negara senantiasa berdoa ( ngadu’a) kepada Allooh Tuhan YME supaya seluruh tanah bangsa dan negara menjadi kaya dan mulia.

Bagaimana cara cepat untuk meraih senua itu ?

Hanya satu cara sesuai amanah Indonesia Raya Stanza 3 yang paripurna yaitu jadikan seluruh tanah di wilayah Indinesia sebagai tanah suci.
Supaya tanahnya menjadi sakti yang membuat seluruh penghuninya berseri karena bahagia.

Setelah itu, seluruh rakyat dan putra bangsa bakal selamat karena Tanah Pulau, Air Laut dan Udaranya pasti selamat aman sentausa.

Inilah prasyarat utama supaya seluruh bangsa Indonesia bisa selamat dan sejahtera.

Mulai sa’at dan hari ini, marilah seluruh ibu bangsa mengembalikan amanah ‘ suci ‘ nan paripurna sesuai deretan kalimah sakti yang tercantum dalam teks lagu Indonesia Raya Stanza 3.

Semoga Ibu Negara dari bangsa dan negara besar Indonesia dapat mengembalikan peran suci sosok ibu sejati bagi seluruh anak bangsa tercinta yang telah tergantikan ibu maya/khayal, supaya
Tanah
Air dan
Udara Indonesia kembali mulia dan sakti,
aamiiin.

Semoga Ibu Negara Iriana Joko Widodo secara serempak memimpin dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya Stanza 3 live di seluruh persada Indonesia pada menit dan jam yang sama tanggal 22 Desember 2020.

Bandung, Kamis, 19 November 2020

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen

Indonesia Raya 3 Stanza

I

Indonesia Tanah Airku
Tanah Tumpah Darahku
Di Sana Lah Aku Berdiri
Jadi Pandu Ibuku

Indonesia Kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah Kita Berseru
Indonesia Bersatu

Hidup Lah Tanahku
Hidup Lah Negriku
Bangsaku Rakyatku Semuanya
Bangun Lah Jiwanya
Bangun Lah Badannya
Untuk Indonesia Raya

(Ulangan)
Indonesia Raya
Merdeka, Merdeka
Tanahku, Negriku Yang Kucinta
Indonesia Raya
Merdeka, Merdeka
Hidup Lah Indonesia Raya

Indonesia Raya 3 Stanza

II

Indonesia, Tanah Yang Mulia
Tanah Kita Yang Kaya
Di Sana Lah Aku Berdiri
Untuk Slama-Lamanya

Indonesia, Tanah Pusaka
P’saka Kita Semuanya
Marilah Kita Mendoa
Indonesia Bahagia

Subur Lah Tanahnya
Subur Lah Jiwanya
Bangsanya, Rakyatnya, Semuanya
Sadar Lah Hatinya
Sadar Lah Budinya
Untuk Indonesia Raya

(Ulangan)
Indonesia Raya
Merdeka, Merdeka
Tanahku, Negriku Yang Kucinta
Indonesia Raya
Merdeka, Merdeka
Hidup Lah Indonesia Raya

Indonesia Raya 3 Stanza

III

Indonesia, Tanah Yang Suci
Tanah Kita Yang Sakti
Di Sana Lah Aku Berdiri
M’njaga Ibu Sejati

Indonesia, Tanah Berseri
Tanah Yang Aku Sayangi
Marilah Kita Berjanji
Indonesia Abadi

S’lamatlah Rakyatnya
S’lamatlah Rutranya
Pulaunya, Lautnya, Semuanya
Maju Lah Negrinya
Maju Lah Pandunya
Untuk Indonesia Raya

(Ulangan)
Indonesia Raya
Merdeka, Merdeka
Tanahku, Negriku Yang Kucinta
Indonesia Raya
Merdeka, Merdeka
Hidup Lah Indonesia Raya

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan