banner 728x90

Benarkah Cina Bisa Kalahkan Indonesia (Nusantara) ?

Benarkah Cina Bisa Kalahkan Indonesia (Nusantara) ?

Nusantara
Utusan Kekaisaran China datang menemui Raja Singasari Kertanagara minta supaya tunduk dan patuh pada China dan bayar upeti.

Raja Kertanagara marah dan utusan Kaisar China Kublai Khan itu ‘dirumpungan’ dipotong hidung dan kedua daun telinganya.

[ sebagai bentuk penghinaan terhadap Kekaisaran China ]

Kemudian disuruh pulang ke negeri China.

Bayangkan !
Alangkah marahnya sang Kaisar dan memerintahkan untuk menyerang dan menghancurkan Kerajaan Singasari.

Puluhan ribu prajurit Kekaisaran China dipimpin tiga orang Laksamana sebagai panglima perangnya bergerak dari negeri China menuju Nusantara.
Salah satunya adalah Laksamana Ike Mese.

Kerajaan Singasari sudah runtuh, jadi tidak ada alasan lagi untuk menyerang.

Akhirnya Laksamana Ike Mese bekerjasama dan bersinergi dengan Raden Wijaya (keturunan Raja Sunda) dalam mengembangkan dan membangun Kerajaan Majapahit.

[ Laksamana Ike Mese menjadi mentor Raden Wijaya ]

Inilah cikal bakal Kerajaan Majapahit bisa menjadi sebuah Kerajaan Besar yang bisa menguasai wilayah Asia Tenggara.

Satu hal yang pasti bahwa Raden Wijaya tidak pernah tunduk dan patuh pada Kaisar China, apalagi bertekuk lutut.

Hanya dan hanya ber-partner dan bekerja sama saja.

Indonesia adalah NKRI
Bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang tidak pernah bisa dikalahkan dan ditaklukkan oleh bangsa asing manapun, kecuali bangsa Nusantara (para Raja Nusantara zholim penjual harga diri/pengkhianat) pemburu rente, harta dan kedudukan.

[ Sultan Agung Mataram sangat garang sekali menyerang dan menyerbu VOC Belanda di Batavia.
Amangkurat I adalah anak kandungnya sendiri malah kerjasama ‘pacantel’ dengan VOC Belanda ]

Soekarno begitu garang membatasi supaya asing dan Cina tidak bisa menguasai wilayah NKRI.
Soeharto begitu tunduk dan patuh pada Amerika Serikat dengan memberikan gratis Freeport tambang emas terbesar di dunia.
Dia memberi kebebasan dan kemerdekaan pada Cina untuk kuasai ekonomi Indonesia dan berhasil menguasai wilayah NKRI sampai hari ini.

Bagaimana nasib 99 % warga negara Indonesia selain Cina ?

Tentu dan pasti sebagian besar masyarakat, penduduk dan warga negara Indonesia hidup dalam kondisi miskin, papa dan terhina.

Jadi sebenarnya yang jahat itu orang dari negara China (RRT) dan etnis Cina WNI atau para pengkhianat negara dan bangsa yang telah menjual diri, negara dan bangsa atas nama Raja/Sultan, Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, Jenderal TNI dan Polri, anggota DPR-MPR-DPD RI, Jaksa dan Hakim, PNS/ASN dan ormas ?

Bandung, Selasa, 29 September 2020

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan