banner 728x90

Fakta dan Bukti Kebesaran Kemajuan Peradaban ‘Kekaisaran’ Sunda Sejak Abad Pertengahan Ditenggelamkan, Sengaja !

Fakta dan Bukti Kebesaran Kemajuan Peradaban ‘Kekaisaran’ Sunda Sejak Abad Pertengahan Ditenggelamkan, Sengaja !
Candi Jiwa di Situ Batujaya Karawang

By Zaki CJI

Rentetan kisah dan perjalanan peradaban Lemuria, Atlantis…
Permulaan abad Masehi dimulai dari Salakanagara dan Tarumanagara sebagai cikal bakal peradaban Kekaisaran (kumpulan kerajaan) Sunda yang melahirkan Kerajaan Sunda Galuh Pajajaran yang nota bene berkembangnya kerajaan-kerajaan besar di Nusantara.

Singasari, Kadiri, Majapahit dan Sriwijaya tidak bisa lepas dari induknya yaitu Kerajaan Sunda Tarumanagara.

Penenggelaman Kekaisaran Sunda oleh bangsa Eropa

Bangsa Inggris dan Belanda adalah dua negara dari sekian negara dan bangsa Eropa yang telah sukses dan terbukti mampu menenggelamkan kebesaran dan kekuasaan Kekaisaran Sunda lewat kekuatan kongsi dagangnya yaitu VOC Belanda.

[ Perlu diketahui bahwa VOC adalah gabungan beberapa bangsa sebagai pemilik dan berdirinya, jadi tidak hanya bangsa Belanda saja ]

Akhir kisah perjalanan sejarah berakhir pada runtuhnya kekuasaan Kekaisaran Sunda yang me-Nusantara diganti oleh VOC dengan cara apapun mulai cara konstruktif/kerja sama sampai cara destruktif/kekerasan perebutan paksa dan pencaplokan serta pembunuhan.

Sudah banyak raja-raja Sunda dan keturunannya sengaja diburu dan dibunuh oleh VOC dengan tujuan utama untuk menghilangkan sampai akarnya kekuatan Kekaisaran Sunda.

[ sejak VOC berkuasa dan menjajah Nusantara, maka bersamaan dengan itu pula seluruh pengaruh, kebesaran dan kekuasaan Sunda Nusantara hilang sampai sa’at ini ]

Berbagai penyesatan sejarah yang sengaja telah VOC buat berhasil membuat keberadaan dan status Kekaisaran dan Kerajaan Sunda seolah hanya pelengkap dan pemanis belaka dari perjalanan Kerajaan Jawa beserta turunannya.

Berkembanglah kepercayaan dan keyakinan sesat berbalut (seolah) ilmiah bahwa Sunda itu hanya adik/bawahan Jawa.

Padahal Induk dari semua Kerajaan besar Nusantara adalah Kekaisaran Sunda Tarumanagara.

Puluhan tahun sejak zaman emperor/destroyer VOC Belanda sampai pra Kemerdekaan zaman Jepang, Awal Kemerdekaan sampai sa’at ini diajarkan secara legal dan formal bahwa hanya Kerajaan Jawa yang punya Candi besar.

Candi Borobudur yang sepakat semua akui sebagai Candi Terbesar dan paling mahsyur sepanjang sejarah peradaban bangsa Indonesia.
Candi Borobudur dibangun sekitar abad 6 dan 7 masehi.
Sejarah ini yang resmi jadi bahan ajar pada seluruh sekolah dan perguruan tinggi, terutama jurusan geografi dan sejarah.

Sungguh sebuah pelajaran dan pembelajaran sesat yang sistemik.

Pasa tahun 1985 an terjadi penemuan yang sungguh sangat luar biasa terjadi.
Candi Jiwa di daerah Batujaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat pertama kali ditemukan dan digali kali pertama oleh dua orang arkeolog dari Eropa.
Sekitar 60 % harta karun utama dari kompleks Situs Candi Jiwa dibawa ke negara Eropa.
Sampai sa’at ini tidak diketahui keberadaannya, ilang tanpa karana, hilang lenyap.

Bangunan Candi Jiwa yang ada sekarang hanyalah sisa reruntuhan dan rongsokan belaka hanya 40 % saja.

Peninggalan yang paling luar biasa selain bangunan candi, artefak dan gerabah yaitu
sebuah patung berukuran sekitar 25 cm – 30 cm tercetak dan terbuat dari emas.

Apalagi artefak dan harta karun yang 60 %, sungguh tidak terbayangkan ?

Bisakah Urang Sunda, Jawa Barat dan Indonesia bisa rebut/ambil kembali ?

Penenggelaman Kebesaran Sunda oleh bangsa Indonesia, terutana oleh Soeharto

Konon, pembunuhan yang menimpa Presiden John F Kennedy pada tahun 1964 yang terjadi akibat konspirasi CIA – Yahudi/Israel sangat erat kaitannya dengan hubungan masa lalu yaitu Raja Sunda memberikan kolateral (pinjaman) puluhan ton Emas kepada Amerika Serikat yang baru berdiri untuk cadangan devisanya.

Hal ini membuat sangat murka Kerajaan Inggris yang sangat tidak setuju Amerika Serikat berdiri dan merdeka.
Memicu dendam kesumat pada Raja Sunda.

Ini pula yang mendorong Raffles walau teman Raja Sunda berkhianat dan menangkapnya di daerah Ambon – Maluku dalam sebuah drama penangkapan yang sangat licik.

Peristiwa ini sebagai cikal bakal runtuhnya kekuatan dan kebesaran Kekaisaran Sunda.

[ jangan pernah berikan kepercayaan 100 % pada bangsa dan negara asing ]

John F Kennedy akhirnya tersedia mengembalikan puluhan ton Emas milik Kerajaan Sunda.
John F Kennedy dan Presiden Soekarno tandatangan MoU pengembalian puluhan ton emas tersebut disaksikan oleh Paus dari Vatikan.
Diceritakan surat MoU tersebut tersimpan di Vatikan.

Mampukah dan bisakah bangsa dan negara Indonesia mengambil surat MoU tersebut ?

Hanya berselang satu tahun pembunuhan John F Kennedy, maka kejadian yang sama pun menimpa Soekarno.
Puncaknya pada tahun 1965 Soekarno diskenariokan untuk dibantai lewat drama pemberontakan G 30 S PKI dengan aktor utamanya Soeharto.

Apa buktinya Soeharto terlibat dan jadi aktor utama dibalik tragedi G 30 S PKI ?

CIA dan Amerika Serikat sangat berkepentingan untuk tumbangkan Soekarno.
Dibalik CIA ada orang Yahudi yang notabene pemilik Bank Federal Federal Amerika Serikat yaitu The Fed Bank.

Bila puluhan ton Emas milik Raja Sunda dikembalikan sangat jelas bakal merugikan bisnis bank mereka, bangkrut dan hancur.

Tahun 1965 Soeharto berhasil seret Soekarno masuk paparan G 30 S PKI.
Tahun 1966 Soeharto berhasil gerakkan demo besar mahasiswa atas bantuan CIA tentunya.
Tahun 1967 Soeharto sukses paksa Soekarno buat Supersemar.

Akhirnya Soekarno tumbang.

Apakah konpensasi dan imbal/bayar jasa Soeharto kepada Amerika Serikat/CIAnya ?

Tepat pada tahun 1967 Soeharto memberikan gratis Freeport kepada Amerika Serikat.
Sejak tahun 1967 sampai 2019 Freeport tetap jadi milik AS.

Baru tahun 2019 Presiden Jokowi bisa kembali rebut 51 % saham PT Freeport menjadi milik NKRI.

Apa prestasi atau peran Soeharto dalam menenggelamkan kebesaran Sunda ?

Sekitar tahun 1975 an Soeharto sukses menghilangkan, mencoret dan menghapus selamanya istilah
Kepulauan Sunda Besar dan
Kepulauan Sunda Kecil
dari ranah formal buku pelajaran geografi dan sejarah di sekolah dan perguruan tinggi.

Candi Jiwa pun yang sudah ditemukan pada tahun 1985 an, sengaja tidak pernah masuk pada pelajaran resmi sejarah nasional.

Baru tahun 2010 lewat seminar
Re-Inventing Sunda
di hotel Salak Kota Bogor secara resmi dan nasional keberadaan Candi Jiwa sengaja dibahas.
Bahkan melibatkan organisasi PBB yaitu UNESCO.

Bangsa besar adalah bangsa yang mau hargai dan pelajari sejarah sejati bangsa pendahulunya.

Bukan pelajari sejarah sesat.

Bandung, Selasa, 8 September 2020

Muhammad Zaki Mubarrok
Citizen Journalism Interdependen
UTeuK InterD

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan