banner 728x90

Menumbuhkan Kesadaran dan Meningkatkan Kepedulian Masyarakat akan Pentingnya Edukasi Sekitar Virus Corona melalui Media Sosial

Menumbuhkan Kesadaran dan Meningkatkan Kepedulian Masyarakat akan Pentingnya Edukasi Sekitar Virus Corona melalui Media Sosial

Citizen Journalism Interdependen
Cimahi, Selasa, 16 Juni 2020

Tak dapat dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 telah merubah hampir semua sistem yang berada di seluruh dunia, Indonesia pun tak terkecuali. Sektor ekonomi, politik, perdagangan dan bahkan pendidikan pun ikut terdampak wabah yang satu ini. Beberapa kegiatan seperti bekerja dan sekolah adalah contoh utama yang sistem pelaksanaannya ikut berubah.
Istilah ‘work from home’ dan ‘school from home’ telah menjadi sesuatu yang dirasa telah menjadi ‘New Normal’ bagi masyarakat.

[ WFH = bekerja dari rumah dan SFH = belajar dari rumah.
New Normal = kehidupan baru ]

Sebagai salah seorang mahasiswa yang sedang menjalani studi, ternyata dampak dari pandemi Covid-19 ini selain mempengaruhi pola belajar, namun berimbas juga pada kegiatan wajib dari kampus yang biasa disebut dengan KKN (Kuliah Kerja Nyata).

Pada umumnya, kegiatan KKN dilaksanakan dengan cara berkunjung ke suatu daerah dan melakukan program kerja tertentu. Namun, akibat dari pandemi Covid-19, pelaksanaannya pun berubah menjadi dalam jaringan (online).
Hal ini tentunya terdengar sangat asing bagi sebagian orang, namun kegiatan yang ditawarkan pun tidak kalah menarik dari kegiatan KKN reguler pada umumnya.

Salah satu kegiatan KKN yang ditawarkan adalah pembuatan dan penyebaran media edukasi bagi masyarakat melalui media sosial. Seperti yang kita ketahui, media sosial merupakan salah satu media dalam jaringan (internet) yang memungkinkan masyarakatnya dengan mudah bisa berinteraksi dan berbagi informasi dengan sesama. Dengan memanfa’atkan teknologi jaringan internet, komunikasi yang disampaikan oleh masing-masing individu akan dengan sangat cepatnya berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya tanpa mengharuskan individu untuk keluar rumah mencari infomasi terkini.
Hal ini yang menjadikan media sosial sebagai salah satu pilihan preferensi paling efektif yang dapat digunakan dalam pelaksanaan kegiatan KKN terutama selama pandemi Covid-19 saat ini.

Pada dasarnya, dalam proses pembuatan media edukasi bagi masyarakat melalui media sosial, hal mendasar yang dibutuhkan adalah keterampilan dalam hal mencari ide pokok yang akan dimuat dalam media dan juga pengetahuan dasar dalam melakukan proses pembuatan media tersebut.

Dalam proses pencarian ide yang akan dimuat, hal yang paling utama adalah memastikan sumber informasi yang didapatkan merupakan informasi dari sumber yang terpercaya dan akurat. Carilah terlebih dahulu topik utama lalu cari sumber informasi minimal dari tiga buah situs. Apabila hasil yang diperoleh akurat, maka informasi tersebut dapat dianggap valid.

Setelah memperoleh informasi, hal selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan proses pemasukan data informasi pada sebuah media. Media yang digunakan dapat dalam berupa gambar atau video. Namun, pada kesempatan kali ini, saya akan memfokuskan diri pada pembuatan media edukasi masyarakat melalui media gambar.
Dalam tahap ini, keterampilan dalam membuat desain grafis sangat dibutuhkan karena kita akan memuat informasi teks ke dalam sebuah media gambar yang menarik bagi masyarakat.
Perpaduan warna dan pola juga sangat diperlukan dalam rangka memberikan kesan menarik dan indah untuk dipandang.
Jadi, media edukasi yang disampaikan bukan saja harus informatif dan faktual, namun juga harus estetik atau memiliki kesan keindahan.

[ Dalam dunia jurnalistik dikenal “Kode Jurnalistik” dimana semua data dan informasi harus memenuhi standar ‘5 W 1H’.
Khusus dalam dunia media sosial atau online ditambah satu lagi yaitu ‘5 W 1 H plus Waw’ ]

Langkah selanjutnya yaitu pemilihan aplikasi untuk proses pembuatan media. Dalam hal pemilihan aplikasi, cara pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan apakah media akan dibuat menggunakan perangkat keras komputer/laptop atau gawai seperti handphone/tablet.
Untuk pembuatan media menggunakan perangkat keras laptop, aplikasi ‘offline’ yang saya anjurkan untuk digunakan adalah ‘Photoshop’ karena hasil produk akhir yang diperoleh pasti akan lebih berkualitas. Namun, penggunaan perangkat lunak yang satu ini perlu pembelajaran yang lebih dalam karena segala fungsi di dalamnya yang cukup rumit.

Apabila ingin menggunakan perangkat lunak yang lebih mudah, ‘Photoscape’ dapat dijadikan referensi cadangan. Di lain sisi, banyak pula beberapa aplikasi offline yang ditawarkan dalam perangkat keras Handphone dengan sisterm Android maupun IOS.
Contoh aplikasi yang cukup mudah untuk digunakan adalah Picsart, PixelLab, dan PicsMix. Namun sebenarnya, apabila kita ingin menggunakan Laptop atau Handphone, selama jaringan internet tersedia, kita dapat memanfaatkan aplikasi online untuk membuat media seperti Canva.
Canva merupakan aplikasi yang banyak diminati banyak orang karena fungsinya sendiri yang cukup banyak memberikan kemudahan bagi penggunanya.

Setelah proses pengeditan media telah selesai dibuat, langkah akhir adalah mengunggah media tersebut ke media sosial.
Media sosial yang digunakan dapat bermacam-macam seperti Facebook, Instagram, Twitter, Whatsapp, dan lain-lain.
Masing-masing media sosial memiliki fungsi dan partisipan aktifnya yang berbeda, contohnya saja seperti Whatsapp.
Media sosial yang satu ini dapat dijadikan sebagai sarana paling mudah untuk melakukan penyebaran edukasi karena kita akan mendapatkan kemudahan dalam membagikan informasi melalui percakapan grup maupun status cerita.

Dengan adanya penyebaran edukasi bagi masyarakat melalui media sosial ini, tentunya kesadaran masyarakat akan mengetahui bahaya Covid-19 akan meningkat. Seiring berjalannya waktu, muatan informasi yang diperoleh pun akan bertambah dan dengan ini pula masyarakat akan dapat lebih selektif dalam menentukan hal apa saja yang dapat dan tidak dapat dilakukan selama masa pandemi Covid-19.

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca. Tetap jaga kesehatan diri selalu dan orang sekitar. Jangan lupa untuk selalu cuci tangan dengan sabun dan gunakan masker serta jaga jarak !

Nissa Dewi Anjani – 1701229 – Bahasa dan Sastra Inggris
Universitas Pendidikan Indonesia

Citizen Journalism Interdependen

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan