banner 728x90

Perang Semesta, Global !

Perang Semesta, Global !

Perang Ras
Sejarah besar bangsa Amerika (AS) dipenuhi darah terutama bangsa asli/penduduk Benua Amerika yaitu bangsa/Suku Indian.

Jutaan orang Indian dibunuh oleh para pendatang cikal bakal bangsa dan negara Amerika Serikat.
AS terbentuk dari pembantaian hanya untuk merebut tanah dan emas.

Jadi, tidak aneh dalam perjalanan panjang sejarah Amerika Serikat sampai hari ini penuh dengan arogansi, perampasan, penekanan, dominasi, invasi dan penyerangan yang berakhir pembunuhan dan pembantaian.

Bagi Amerika Serikat apapun boleh dan pelanggaran sampai penyerangan syah mereka lakukan.

Iraq salah satunya, waktu butuh mereka berteman, tapi begitu merugikan kepentingan mereka, langsung mereka sikat dan habisi.

[ tak terkecuali Soeharto, begitu menguntungkan mereka, dukungan dan pinjaman mereka gelontorkan lewat Bank Dunia, World Bank & IMF.

Lihat jelang keruntuhan Soeharto, bagainana pongah dan sombongnya Direktur IMF memaksa Soeharyo tanda tangan MoU ]

Tanpa salah, hanya lewat fitnah menuduh Iraq buat senjata biologis, langsung Amerika Serikat gempur bersama 26 negara sekutu dan mayoritas negara Timur Tengah (negara Muslim), akhirnya Negara 1000 Satu Malam itu rontok berubah jadi negara miskin sampai hari ini.

Baghdad punya sejarah panjang atas kebesaran Daulah Islamiyyah.

Inilah ‘Perang Militer/Senjata’ terbesar terakhir yang Amerika Serikat lakukan, Perang Teluk.

Perang Digital & Ekonomi
Amerika Serikat merubah haluan dari perang konvensional menjadi perang digital berbasis internet, ‘sky war’.

Apa sebenarnya latar belakang perang ini ?

Hanya satu jawabannya yaitu sejatinya semua itu berlatar belakang perang ekonomi.

Internet sebagai senjata pamungkas Amerika Serikat untuk bisa menguasai dunia tanpa kekerasan dan kekuatan militer dan persenjataan telah sangat terbukti efektif bisa kuasai dunia, terutama telah membuat 2/3 penduduk bumi (generasi muda) kecanduan dan ketergantungan pada internet, dunia digital dan virtual yang menjanjikan dan persembahkan dunia maya.

China, sebagai kandidat dan pesaing utama sebagai penguasa dunia, hari ini sudah bisa memporakporandakan produk unggulan Amerika Serikat yaitu internet.

China mampu buat ‘Yahoo Versi China’ dan tidak menutup kemungkinan mereka sudah buat juga yang lainnya versi China.

Jelas sekali dan nyata kepentingan dan hegemoni Amerika Serikat terganggu.

Hanya satu jalan yaitu Amerika Serikat secepatnya buat teknologi baru sebagai senjata canggih yang bisa menghancurkan sistem satelit.

So, itulah ‘Perang Bintang atau Langit’ sesungguhnya, tidak terlihat dan sangat dahsyat akibatnya.

Bayangkan !
Tiba-tiba Ibukota DKI Jakarta kena rudal yang menghancurkan setengah bagian kota.
Padahal Indonesia sedang tidak perang dengan negara manapun di dunia.

Hal ini terjadi karena, hari ini Timur Tengah sedang berperang.
Katakan negara kontra/anti Amerika Serikat menyerang pake rudal berhulu nuklir berbasis satelit, pake remote control jarak jauh.

Amerika Serikat gunakan senjatanya yang membuat error sistem satelit pengendali, akhirnya arah rudal berbelok ke Indonesia, walau sebenarnya tujuan awal mau ke laut lepas.

Ingat namanya teknologi buatan manusia, secanggih apapun tidak ada jaminan 100% sesuai kehendak, pasti harus siap ‘error’.

Hari ini Amerika Serikat (ibarat pertandingan tinju dunia kelas berat) sudah limbung dan sedang nunggu waktu tumbang.
Lawan utamanya tentu saja China.

Dari sisi ekonomi, China sudah siap merontokkan dan menumbangkan hegemoni dan dominasi dolar Amerika Serikat dengan peluncuran Uang Digital China.

Hal ini sebagai akibat dari kesombongan dan keserakahan Amerika Serikat yang sangat licik dan hanya menguntungkan dia sendiri.
Amerika tahun 1970 sengaja melepaskan dolar dari sandaran Emas.
Mereka bisa cetak uang dolar berapapun dan kirim kemanapun.

Sedangkan ‘Uang Digital China’ bersandar pada Emas.

Wabah Virus Corona telah mempercepat proses ini.

[ Jahatnya Amerika Serikat, emas dari seluruh dunia mereka keruk dan bawa semuanya tanpa sisa ke negaranya, terutama Emas dari Freeport tanah Papua Indonesia yang sampai sekarang tidak bisa diambil kembali. ]

Amerika Serikat cukup cetak uang dolar, gilanya bisa beli seluruh aset yang ada di Indonesia, juga dunia.

Tanah, Air dan Udara NKRI hanya cukup Amerika Serikat tukar/beli dengan uang kertas bernama dolar Amerika.

Itulah kebodohan dan kesesatan sejati yang telah Soeharto buat lewat kebijakan politiknya, sayangnya sebagian besar penduduk Indonesia terutama generasi mudanya menjadi ‘followers’ sejati gaya dan sistem Amerika Serikat yaitu konsumen dan pengguna sejati dunia Internet, digital, virtual dan maya.

Alhamdulillaah, Allooh SWT telah menyelamatkan bumi tanah, air dan udara dunia lewat serangan Wabah Virus Corona, pandemi Covid-19.

Sa’at ini semua tatanan wajib berubah dan berganti terbaik.
Dulu wajib siapapun lakukan.
Hari ini haram semua orang lakukan.

Urusan dan Sektor Pemerintahan, Sosial, Ekonomi, Pendidikan, Agama dan yang lainnya semua berubah.

Hari, Bulan dan Tahun ini Silaturahim terbaik adalah Diam Di Rumah !

[ belum pernah terjadi sebelumnya ]

Insyaa Allooh, wabah virus corona pasti bakal berlalu, setelah alam dunia kembali normal dan baik.

Pertanyaan pentingnya adalah berapa lama bangsa dan pemerintah Indonesia bisa atasi, tanggulangi dan selesaikan masalah pandemi Covid-19 ini ?

Terlebih penting,
Apakah selesai dan lewat masalah wabah virus corona bangsa Indonesia (khususnya generasi muda/milenial) kembali akan urus dan muliakan tanah, air dan udara lewat pemuliaan pangan demi terciptanya Kedaulatan Pangan menuju Ketahanan Pangan ?

[ Atau kembali sebagai penerus konsumen/pengguna/pemakai dan ‘followers’ dunia digital/virtual yang semuanya maya ]

Bandung, Senin, 27 April 2020

Muhammad Zaki Mubarrok
UTeuK InterD
CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan