banner 728x90

Virus Corona Hanya Bisa Ter/Di-Hentikan Oleh Ekspor dan Impor !

Virus Corona Hanya Bisa Ter/Di-Hentikan Oleh Ekspor dan Impor !

Apa yang terpikirkan dan tergambarkan begitu mendengar kata ‘ekspor’ dan ‘impor’ ?

Up to You, mangga teu langkung, terserah dan bebas…

Hal berikut seolah tidak penting dan tidak ada seorang/intitusi/lembaga apapun yang serius dan focus menganalisis masalah-masalah berikut.

Ibarat pepatah lama berkata,
” Gajah di seberang kelihatan,
Kuman (Virus) di pelupuk mata tak terlihat ! “

Tidak ada satupun benda atau makhkuk luar tubuh manusia yang bisa kalahkan serangan wabah virus corona, Covid-19.

Hanya tubuh dan manusia itu sendiri yang bisa atasi dan kalahkan virus corona.

Syaratnya manusia harus mengimpor tiga hal yang utama yaitu :
Impor Nutrisi Makanan (Pangan)
Impor Air (Bersih)
Impor Oksigen (Udara)

Impor Nutrisi Makanan (Pangan) untuk konsumsi para sel (darah merah dan putih).
Sel darah putih atau leukosit adalah satu-satunya produsen antibodi atau kekebalan tubuh atau sistem imunitas.

Air bersih (andai ada di sel pernafasan dalam tenggorokan) yang kita minum dapat membawa virus corona masuk ke dalam lambung.
Zat asam pada lambung otomatis membunuh virus corona.

Oksigen yang masuk ke dalam tubuh lewat sistem pernafasan, pasokannya harus lancar dan cukup.
Jalur dan saluran pernafasan harus lancar dan berfungsi sempurna.

Virus corona menyerang sel yang berada dalam saluran pernafasan.
Saluran dan jalur pernafasan setelah virus corona serang menjadi rusak bahkan mati fungsi, sehingga oksigen tidak bisa masuk lewat sistem pernafasan.
Asupan oksigen ke dalam tubuh terhenti, manusia mati.

Satu hal penting juga harus manusia perhatikan, selain kita butuh impor nutrisi makanan, air dan oksigen.
Setiap manusia memproduksi karbondioksida setiap sa’at bersamaan dengan proses bernafas, maka sangat butuh meng-ekspor atau mengeluarkan karbondioksida.
Makhluk yang sangat membutuhkan dan memerlukan karbindioksida adalah tumbuhan, tanaman dan pohon.
Mereka butuh untuk proses fotosintesis.
Produknya adalah oksigen.

So, sangat jelas sekali hubungan timbal balik dan kerjasama saling mengisi antara manusia dan dunia pangan/tumbuhan/tanaman/pohon.

Manusia sa’at ini serakah, sombong dan angkuh.
Seolah bisa atasi segala masalah hanya cukup gunakan otak dan fisik.

Wabah virus corona, Covid-19, adalah fakta dan ⁹bukti bahwa manusia adalah makhluk lemah.
Walau tercipta sebagai makhluk hidup paling sempurna.

Siapakah manusia yang akan benar-benar serius dan focus memilikirkan masalah pangan, air dan udara ?

Percepatan penanganan wabah virus corona, penanggulangan Covid-19 adalah mutlak masalah percepatan penanganan pangan, air dan udara yang ada di muka bumi.

Seberapa cepat dan serius pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota/Kabupaten menggarap ketahanan pangan, air dan udara ?

Sa’atnya setengah anggaran dari APBN dan APBD hanya untuk percepatan penanganan pemulihan ketahanan pangan, air dan udara.

Mampukah dan beranikah Pemerintah Republik Indonesia melakukan percepatan perubahan pada tahun 2020 ?

Bandung, Minggu, 26 April 2020

Muhammad Zaki Mubarrok
UTeuK InterD
CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan