banner 728x90

Saya Harap Tidak Perlu Repot ke Kantor, Cukup di Rumah Aja, Terkabul !!!

Saya Harap Tidak Perlu Repot ke Kantor, Cukup di Rumah Aja, Terkabul !!!

Apa Kabar ?

Sejatinya adalah pertanyaan yang paling sulit dijawab, kecuali jawabanmu cuma untuk berbasa-basi belaka. Jadi ungkapan apa kabar adalah sapaan lazim di Indonesia sebagai awal pembuka percakapan.

Tapi pada tanggal 5 April 2020, mungkin pertanyaan apa kabar adalah salah satu pertanyaan yang relatif memuakan, mengingat pandemi Covid-19 yang masih bergejolak dan mewabah di dunia.
Dunia hening, kota-kota besar yang setiap harinya penuh dengan hiruk pikuk aktivitas, entah aktivitas bisnis ataupun wisata, kini terdiam.

Paris, Venice, Roma, Dubai, Bangkok, Singapore City, Jakarta dan kota-kota besar lainnya, sunyi tidak ada aktivitas laksana kota mati. Semua aktivitas dilakukan di rumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah hingga beribadat cukup dari rumah.

Karantina Mandiri di rumah masing masih, work from home, stay at home, mungkin sudah menjadi istilah familiar. Berhari-hari orang dikurung di rumah, diam di rumah tanpa bisa bertemu dengan sesamanya.
Semua pertemuan dilakukan secara daring. Semakin hari semakin tidak ada aktivitas lain yang bisa dikerjakan di rumah, dunia internet mulai menjadi dunia yang membosankan.

[ Bisa jadi semua ini adalah penanda bahwa dunia internet/digital/virtual/gadget/hp/maya harus cepat mengakhiri masa adatnya ]

Pernahkah terfikir, mungkin ini semua akumulasi dari dikabulkannya harapan-harapan dan keluhan-keluhan kita dalam berkehidupan sehari-hari ?

Ternyata saya tidak sendiri, Dr. Maya Sharma, seorang Global Medical Director berpendapat dalam akun instagramnya.

  1. Anak-Anak :
    Saya harap tidak perlu ke sekolah, supaya bisa main seharian.
    Terkabul, anak-anak tidak perlu pergi ke sekolah dan belajar dari rumah. Waktu bermain jadi berlimpah.
  2. Wanita :
    Saya harap bisa mendapat waktu dan perhatian dari suami tanpa diganggu. Terkabul sebagian besar, hampir semua pekerja mulai bekerja dari rumah.
  3. Orang Kota :
    Saya muak dengan kemacetan ini, saya harap bisa bekerja dari rumah. Terkabul, jalan kosong dan sekarang kerja dari rumah
  4. Wanita Karir :
    Seandainya saya bisa menghabiskan lebih banyak waktu yang berkualitas bersama anak saya dan menemaninya belajar, terkabul.
  5. Murid Sekolah :
    Saya harap tidak ada lagi ujian, terkabul.
    Ujian Nasional resmi dibatalkan.
  6. Orang Tua Sepuh :
    Saya harap anak-anak kami bisa menghabiskan waktu dengan kami daripada sangat terburu-buru dan sibuk setiap hari, terkabul.
  7. Pegawai :
    Saya bekerja terlalu keras dengan liburan yang sedikit, saya butuh istirahat, terkabul.
  8. Bumi Pertiwi :
    Saya kelelahan dan sulit bernapas, saya ingin bisa istirahat sejenak dari semua polusi dan kerusakan lingkungan.
    Terkabul.

Pelajarannya adalah berhati-hatilah atas apapun yang kalian minta, sebab kalian tidak tahu apa yang terjadi saat permintaan itu terkabul.

Yaa, lambat laun mungkin kita semua pada akhirnya akan terbiasa.
Bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadat dari rumah. Bukan tidak mungkin suatu saat kita akan merindukan melakukan segala aktivitas dari rumah, sebab seperti yang kita ketahui segala sesuatu baru terasa sangat berarti saat kita kehilangan.

[ berdoalah setiap hari, syukuri segala apapun pengkabulan atasnya ]

Jadi, nikmatilah apapun yang tersisa hari ini untuk dikenang di esok hari.

CImahi, Minggu, 8 April 2020

  • Rizal CJI
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan