banner 728x90

Jatuh Itu Biasa, Kemauan Dan Kemampuan Untuk Berulangkali Bangun Itu Tidak Biasa

Jatuh Itu Biasa, Kemauan Dan Kemampuan Untuk Berulangkali Bangun Itu Tidak Biasa

Salah satu hal yang menarik dari tubuh manusia adalah bahwa tubuh memiliki memori.
Contohnya, saat anda belajar bermain sepeda hingga anda bisa saat kecil, lalu anda terlalu sibuk dan tidak memiliki waktu untuk bersepeda dalam periode yang lama. Setelah beberapa lama, anda ingin bersepeda lagi. Karena tubuh anda memiliki memori, anda tidak perlu berlatih lagi, cukup penyesuaian singkat, sisanya anda sudah bisa bersepeda seperti biasa. Bahasa pepatahnya, bisa karena biasa.

Bersepeda adalah salah satu aktivitas fisik yang baik untuk tubuh manusia. Bersepeda melatih koordinasi antar anggota tubuh, melatih keseimbangan, menjaga kesehatan dan masih banyak manfaat lainnya. Biasanya saat kecil, mulai belajar bersepeda dari sepeda roda tiga, lanjut ke sepeda roda dua yang diberi 2 unit roda pengaman di kanan dan kiri ban belakang. Setelah bisa mengendarai sepeda roda empat, maka secara perlahan mulai belajar ke sepeda roda dua (roda pengaman dicabut).

Ini adalah pembelajaran tersulit, sebab melibatkan keseimbangan dan koordinasi antar anggota tubuh. Biasanya akan dipegangi lalu di’suntrungin’ (didorong) agar berjalan sendiri, pada kondisi ini banyak kejatuhan yang terjadi. Maksudnya, banyak anak terjatuh saat belajar sepeda roda dua, tetapi itulah seninya, bukan berapa kali anda jatuh, tetapi seberapa sanggup anda untuk bangkit setelah terjatuh.

Ayah saya pernah berkata, jatuh 10 kali yaa bangkitnya harus 11 kali. Ini adalah pelajaran tentang mental, bagaimana anak saat menemui kegagalan berlatih sepeda tidak boleh menyerah, ini melatih bagaimana mempunyai ‘mindset’ pantang menyerah.

Setelah bisa, semua proses, mekanisme, kegagalan dan pembelajaran akan terekam dalam tubuh dan menjadi suatu memori.
Jadi meski sudah lama tidak bersepeda, anda tetap bisa bersepeda meskipun dengan sedikit penyesuaian.

Meskipun dalam prosesnya, tidak semua orang mempelajari sepeda dari sepeda roda tiga, lanjut roda empat dan roda dua. Beberapa orang belajar sepeda langsung roda 2. Jadi, jumlah komponen roda jangan sampai menghambat.

Selain roda, salah satu komponen dalam sepeda adalah pedal rantai. Tetapi, selama memiliki rangka dan roda, sepeda tetap bisa bergerak tanpa pedal rantai, sepeda itu bernama ‘Balance Bike / Push Bike’.

Konsep dari ‘Push Bike’ sangatlah sederhana. Sepeda roda dua yang tidak memiliki pedal rantai atau sistem penggerak (drivetrain). Anak menggerakkan sepeda dengan berjalan, berlari, atau meluncur.

Salah satu dari komunitas ‘Push Bike’ di Indonesia adalah Komunitas Velodrome Balance Bike Cimahi. Mereka pada hari Sabtu tanggal 22 Februari 2020 menggelar latihan di Balai Kota Bandung. Mereka sedang berlatih guna mempersiapkan diri untuk pertandingan Balance Bike pada tanggal 1 Maret di Velodrome Cimahi.

‘Balance Bike’ ini memiliki banyak pertandingan baik dari level regional hingga internasional. Perlu diketahui bahwa ‘push bike’ dibuat untuk anak-anak dari umur 2 tahun hingga 6 tahun. Sontak saja, latihan ‘push bike’ di Balai Kota menarik perhatian warga Bandung. Kapan lagi bisa melihat anak kecil yang lucu lucu menggunakan helm full face beradu balap menggunakan sepeda yang tidak dikayuh, tetapi digerakan dengan berlari.

It is something you cannot see it everyday too.

Warga Bandung (anak-anak) juga memiliki kesempatan untuk mencoba dan merasakan sensasi bermain ‘push bike’ yang dipinjamkan oleh komunitas Velodrome Balance Bike Cimahi (sambil diawasi orang tua).

Hal ini baik terutama untuk anak-anak, sebab ‘push bike’ melatih fokus, melatih keseimbangan, membangkitkan percaya diri dan melatih anak mengendalikan rasa takut, entah takut jatuh dan takut nabrak. Selain itu, ‘push bike’ juga melatih anak mengatur gerak dan koordinasi tubuh. Gerakan mendorong melatih kemampuan motorik.

Jadi, ‘Push Bike’ adalah salah satu aktivitas yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Sekian.

Bandung, Minggu, 23 Februari 2020

  • Rizal CJI
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan