banner 728x90

Silaturahmi Nasional Perhimpunan Pengusaha Muslim Indonesia Lariba Islamic Indonesia

Silaturahmi Nasional Perhimpunan Pengusaha Muslim Indonesia Lariba Islamic Indonesia

Agama, berasal dari bahasa Sangsekerta, A dan Gama yang artinya tidak kacau. Agama hadir sebagai aturan main dalam bertingkah laku dan berkehidupan di dunia. Di Indonesia sendiri, urusan beragama diatur dalam Undang Undang (UU) dan tercantum dalam sila pertama Pancasila, “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Ada 5 agama yang diakui oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari kelima agama tersebut salah satunya agama Islam.

Dalam agama Islam, terdapat aturan dalam setiap kegiatan kita dalam kehidupan, salah satunya adalah muamalah/sosial kemasyarakatan termasuk di dalamnya tentang perniagaan.

Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allooh, merupakan seorang ahli perniagaan. Beliau menggunakan hukum perdagangan menurut syari’at Islam dengan baik, salah satunya dengan perniagaan tanpa riba.
Riba adalah penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan presentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam. Hal inilah yang menjadi masalah, sebab dewasa ini banyak transaksi perniagaan di dunia yang melibatkan hutang.

Hutang bukan masalahnya, yang jadi masalah adalah dari urusan utang piutang perdagangan di dunia menggunakan suku bunga. Hal ini menyebabkan pertambahan nilai atas suatu transaksi. Membuat tagihan yang harus dibayar melebihi nominal sebenarnya yang dipinjam.

Hal inilah yang dicoba untuk disingkirkan oleh Lariba Islamic Indonesia.
Lariba Islamic Indonesia adalah perkumpulan para pengusaha Muslim yang dalam kegiatan bisnisnya bertujuan untuk tidak berhutang dan (tidak kena) riba.

Kang Ari selaku Ketua Lariba menyatakan bahwa Lariba berkomitmen untuk saling menguatkan kerjasama muamalah dengan sesama pengusaha Muslim. Salah satu agendanya adalah Silaturahmi Nasional Perhimpunan Pengusaha Muslim Lariba Islamic Indonesia pada tanggal 16 Februari 2020 di Hotel Grand Asrilia Jl Pelajar Pejuang No. 123, Turangga.

Acara ini adalah silaturahmi nasional dan momen kebersamaan para pengusaha Muslim di Indonesia yang bertujuan untuk memperkuat kekuatan ekonomi umat Muslim. Semoga kedepannya, seluruh pengusaha Muslim di Indonesia bisa terbebas dari hutang dan riba yang merupakan kendala bagi kemajuan ekonomi yang ada di Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Garut Rudy Gunawan dari (unsur) pemerintahan, Ustadz Evie Effendi dari agamawan dan pengusaha Muslim anggota Lariba Islamic Indonesia dari seluruh Indonesia.

Wagub berpesan semoga sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah, Agamawan dan Pengusaha (Muslim) bisa menghasilkan kekuatan ekonomi yang bermanfaat bagi kemaslahatan ummat di Indonesia.

Cimahi, Senin, 17 Februari 2020

  • Rizal CJI
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan