banner 728x90

Itinerary Apakah itu?

Itinerary  Apakah itu?

 

Pariwisata, orang sebatas tahu wisata artinya berjalan jalan, berpindah tempat dan senang-senang, titik. Padahal, tidak semua perjalanan menyenangkan, banyak suka dan duka yang bisa terjadi selama perjalanan. Ekspektasi dan realita tidak seindah rencana. Dan masih banyak lagi.

Dalam dunia pariwisata, orang pariwisata mempunyai perencanaan berbentuk ‘itinerary’.

Apakah ‘itinerary’ itu ?

‘Itinerary’ merupakan rencana perjalanan yang disusun sedemikian rupa dengan berbagai pertimbangan. Di dalamnya berisi jadwal dan agenda kegiatan wisata, durasi perjalanan, atraksi wisata (gelaran budaya lokal) yang akan dikunjungi, tempat untuk makan, dan catatan hal-hal yang harus diperhatikan, seperti cuaca, resiko dan kemungkinan serta skenario skenario yang mungkin terjadi.

‘Itinerary’ yang baik dibuat berdasarkan pengalaman, bukan imajinasi. Merekam bagian perjalanan orang lain adalah pengganti yang buruk dari menjalaninya. Oleh karena itu, orang pariwisata harus banyak mengalami. Ini berkaitan dengan pemetaan dan navigasi. Orang pariwisata harus bisa menjadikan tempat yang dikunjungi serasa “feels like home”, tahu kalo ditanya “itu apa?”, “toilet dimana?”, “habis ini kemana?”, “nanti lewat mana?” dan lain-lain.

Apakah ‘Pariwisata’ itu ?

Pariwisata adalah ilmu komunikasi tingkat tinggi, kalo ndak bisa komunikasi jangan jadi orang pariwisata. Kita harus bisa berkomunikasi dengan baik, mengerti kebutuhan tamu, disingkronkan dengan keinginannya dan menyampaikan serta menerima informasi dengan baik. Itu pun masih belum cukup, harus bisa menganalisa informasi dengan baik dan menyampaikan informasi dengan baik.

Informasi yang baik teh yang kaya gimana ?

Yaa informasi yang mudah dimengerti, orang berkomunikasi untuk saling mengerti. Semakin banyak informasi yang dimiliki semakin baik, menjadi ‘product of knowledge’ yang kaya. Jika informasi diolah dengan baik, maka dapat memberikan pelayanan yang baik. Jika pelayanannya baik, maka konsumen akan senang (meskipun kebahagiaan konsumen bersifat relatif). Sebab inti dari pariwisata adalah kebahagiaan, orang berwisata agar bisa senang.

Jadi, give 100% the best version of you. I know live is full of take and give. Taking is too easy but that the way it is. The taker eat better, the giver sleep better, you choose.

Jakarta, Senin, 27 Januari 2020
-Rizal CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan