banner 728x90

Politeknik Negeri Bandung Kedatangan Mahasiswa Tiongkok

Politeknik Negeri Bandung Kedatangan Mahasiswa Tiongkok

*

Program Studi D-3 Usaha Perjalanan Wisata (D-3 UPW) Politeknik Negeri Bandung pada tanggal 16 Desember kedatangan mahasiswa dari Tiongkok yang berkuliah di Universitas Pendidikan Indonesia jurusan Bahasa Indonesia. Mahasiswa tersebut bernama Wei Xing.

Program Studi D-3 Usaha Perjalanan Wisata mempunyai mata kuliah Bahasa Mandarin, kebetulan Wei Xing merupakan teman Lao Shi Daisy (Lao Shi adalah sebutan Guru dalam Bahasa Mandarin).

Pertemuan ini dilaksanakan di ruang 501 Gedung H Politeknik Negeri Bandung Jl Gegerkalong Hilir. Acara ini merupakan ajang latihan bagi mahasiswa D-3 UPW dalam berkomunikasi berbahasa mandarin dengan orang asli dari Tiongkok.

Wei Xing adalah mahasiswa asli yang berasal dari Tiongkok. Dia berasal dari Kota Jiaxing, kota yang terletak di Tiongkok bagian Utara. Nama Wei Xing jika diubah ke Bahasa Indonesia, maka pelafalannya menjadi Satrio.

Wei Xing berkomunikasi secara santai, disertai tanya jawab dari mahasiswa D-3 UPW. Dia menjelaskan cara sederhana bagaimana membedakan orang Tiongkok, Jepang dan Korea tanpa mengajak bicara terlebih dahulu. Orang Tiongkok adalah orang yang takut hitam, jadi jika berada di tempat panas pasti selalu membawa payung. Orang Korea adalah orang yang memperhatikan penampilan fisik, mereka sangat sering melakukan ‘make up’ (pesolek ?). Mereka adalah yang paling cantik jika dibandungkan dengan orang Tiongkok dan orang Jepang. Banyak dari orang Korea juga melakukan operasi plastik, sehingga penampilannya relatif lebih cantik.

Orang Jepang, dapat diketahui saat mereka bertemu dengan orang yang berasal dari negaranya atau orang yang dihormati. Mereka biasanya membungkukan badan, itulah pemaparan yang disampaikan oleh Wei Xing.

Tanya jawab banyak membahas tentang dunia Pariwisata. Perlu diketahui bahwa selama acara berlangsung, bahasa yang digunakan adalah Bahasa Mandarin. Tiongkok merupakan negara yang luas dengan berbagai landskap geografi. Terdiri dari 34 Provinsi, Tiongkok memiliki berbagai macam suku, kebudayaan, kuliner dan kebiasaan yang berbeda-beda.

Dalam minat wisatawan, mayoritas orang Tiongkok sangat menyukai berwisata ke kawasan Pantai. Dalam kuliner, orang Tiongkok memiliki kesukaan yang berbeda. Orang Tiongkok Utara menyukai masakan yang manis sedangkan Orang Tiongkok Selatan menyukai masakan yang asin.

Bahasa yang digunakan sebagai Bahasa Nasional di Tiongkok adalah Bahasa Putonghua atau kita mengenalnya sebagai Bahasa Mandarin Baku. Orang di Utara lebih fasih berbahasa Mandarin dibandingkan Orang di Selatan.

Tiongkok merupakan negara yang memiliki berbagai kota yang indah untuk dikunjungi, jika ingin melihat budaya Tiongkok maka berkunjung ke Beijing, Xi An, Guizhou. Jika ingin melihat perkembangan bisnis dan ekonomi Tiongkok, maka sebaiknya berkunjung ke Shanghai atau Guangzhou. Masih banyak lagi hal yang dibahas terkait pariwisata dan karakteristik orang Tiongkok.

Silaturahmi merupakan hal yang baik, bisa menjalin komunikasi dan bertukar informasi. Semoga ke depan, Bangsa Indonesia bisa bersaing dan setara dengan Bangsa Tiongkok.

Bandung Barat, Senin, 16 Desember 2019
-Rizal CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan