banner 728x90

Penyebab ‘Land Subsidence’ di Bandung masih Diperdebatkan

Penyebab ‘Land Subsidence’ di Bandung masih Diperdebatkan

*Landsubsidence* merupakan istilah dalam menyebut peristiwa penurunan muka tanah. Penurunan muka tanah dapat terjadi di mana saja, termasuk di Bandung. Penyebab penurunan muka tanah ini masih menjadi perdebatan diantara para ahli Geologi.

Pembahasan tentang *Land Subsidence* ini tentu menjadi hal yang sangat mendesak untuk dibahas, karena menyangkut keselamatan banyak jiwa. Sejak tahun 1980-an kajian geologi tentang *Land Subsidence* telah dilakukan oleh Badan Geologi. Namun, pembahasan mengenai penyebab penurunan muka tanah ini masih menjadi perbincangan yang sangat ketat diantara para ahli geologi.

Pembahasan penyebab penurunan muka tanah ini dibutuhkan bagi terciptanya konsolidasi secara sempurna atas banyaknya peristiwa penurunan muka tanah yang terjadi di Bandung khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Badan Geologi menyebutkan bahwa “Penurunan muka tanah bisa disebabkan oleh beberapa hal, yaitu, akibat pembebanan bangunan/infrastruktur, proses alami (pemadatan alamian, tektonik, dll), dan akibat pengambilan air tanah (yang masif dan distribusi sumur padat).

Hingga saat ini, telah banyak terjadi peristiwa penurunan muka tanah di Bandung. Contohnya pergerakan permukaan tanah pada jalan yang menghubungkan Kecamatan Gunung Halu Kabupaten Bandung Barat dengan Kecamatan Cempaka Mulya Kabupaten Cianjur. Seiring berjalannya waktu, tentu kita tidak ingin hal sama terjadi kembali, apalagi kalo memakan korban.

Menurut saya, peristiwa tersebut terjadi sebagai respon alam terhadap perlakuan yang diterimanya. Namun tidak ada gunanya untuk menyesali dan menyalahkan keadaan. Minta maaf terbaik untuk alam kita saat ini adalah dengan mengubah perilaku. Jangan sampai penyebab *Land Subsidence* ini masih berlanjut sehingga hanya memperparah keadaan. Dan jangan sampai juga penyebab ini masih dalam perdebatan.

Memang, pembahasan penyebab *Land Subsidence* ini sangat penting, namun fokus terbaiknya adalah melakukan tindakan preventif sebagai solusi agar tidak ada pihak yang dirugikan ketika peristiwa *Land Subsidence* terjadi pada waktu yang tidak terduga-duga.

Berdo’a memang jalan terbaik atas segala masalah kita, namun bila tanpa ikhtiar, tetap saja nothing. Sehingga yang harus kita lakukan bersama adalah bagaimana caranya masyarakat mampu meminimalisir penyebab *Land Subsidence* ini sebagai upaya mendorong konsolidasi yang dilakukan pemerintah.

Mitigasi adalah hal penting yang juga harus dilakukan.

Bandung, Jum’at, 13 Desember 2019

Vina Amelia – CJI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan