banner 728x90

Zonasi Tak Terawasi !

Zonasi Tak Terawasi !


Bandung – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 berjalan kurang baik, pasalnya banyak permasalahan baru yang muncul bak jamur yang bermekaran di musim penghujan.

Sistem Zonasi yang baru diberlakukan nampaknya tidak sesuai antara asa dan realita, banyak orang tua yang protes akibat anak nya tidak masuk ke sekolah pilihan mereka walaupun jaraknya memenuhi syarat.

Rela antri sejak pagi sudah dilakukan, tapi kursi tidak tersedia. Sepatutnya Dinas Pendidikan (Disdik) baik Kota/Kabupaten dan Provinsi memantau perkembangan PPDB tersebut, namun alih-alih ingin mendekatkan jarak wilayah rumah dengan sekolah agar tidak ada siswa yang terlalu jauh hanya wacana belaka.

Kartika salah satunya, bapak yang tinggal di wilayah Cicadas ini tidak dapat mendaftarkan anaknya ke salah satu SMP Negeri terdekat.

*Padahal jarak dari rumah saya cuma 400 meteran ke SMP itu, terus Nem anak nya juga gak jelek-jelek amat, tapi kata pihak panitianya udah penuh kursinya sama lampu hijau,* ucap beliau.

Kisruh ini pun berlanjut karena setiap orang dapat mengakses siapa saja yang masuk dan diterima di suatu sekolah secara transparan.

*Ah buat apa saya daftar ke sekolah ini kalau satu rumah bisa “dititipkan” lebih dari 150 orang. Aneh kan itu, padahal asalnya jauh. Ada yang dari Gedebage, dari Cimuncang, dari Cibiru,* ucap salah seorang Ibu yang protes.

Nampaknya Dinas Pendidikan (Disdik) masih mendapat rapor merah terkait masalah Penerimaan Peserta Didik Baru pada tahun 2019 ini.

Rizki Karami

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan