banner 728x90

Kota Bandung Pelopor Indonesian City Government

Kota Bandung Pelopor Indonesian City Government

CJI – Bandung

Menyambut hari jadi Kota Bandung yang ke-208, Humas Kota Bandung menyelenggarakan sebuah acara bertakjub ‘Indonesian City Government PR Summit’ bertempat di Grand Ballroom The Trans Luxury Hotel Bandung, pada 4 Oktober 2018.

Mantan Walikota Bandung yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hadir sebagai ‘Keynot Speaker’ dalam acara yang dihadiri oleh 1000 peserta berasal dari para Pranata Humas Kota dan Kabupaten Se-Indonesia, kalangan Mahasiswa Komunikasi Se Indonesia dan umum. Tidak hanya itu, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana turut hadir mendampingi bersama dengan Staf Ahli Kepresidenan Adita Irawati.

Sebuah inovasi baru, di era Globalisasi merupakan hal yang terpenting dan perlu menjadi perhatian bagi penataan sebuah kota. Dalam pemaparannya RK menyebutkan bahwa kota Bandung sendiri telah menjadi salah satu kota Juara yang banyak menerima Reward maupun Achivement baik dari Nasional maupun tataran Internasional. Namun hal itu tidak banyak diketahui oleh masyarakat umum, maka dari itu Humas sebagai jembatan dalam mensosialisasikan kinerja pemerintah memanfaatkan kemajuan teknologi modern untuk menyebarkan keberhasilan yang telah dicapai oleh sebuah kota.

“Sebagai salah satu pelopor kota Juara bersama Surabaya, Bandung sendiri mengedepankan digitalisasi dalam berbagai bidang, baik dalam aspek pelaporan masalah sosial , mengecek pegawai pemerintahan, transparansi anggaran dan kegiatan, bahkan edisi curhat,” papar Ridwan Kamil.

Beliau berharap agar kota-kota lain khususnya Jawa Barat yang ia pimpin sekarang dapat menjadi contoh bagi kota lainnya, RK juga menanggapi maraknya isu Hoax sebagai akibat dari kemajuan Globalisasi di bidang teknologi dan Informasi perlu dicegah, pencegahan yang bersifat preventif dapat dilakukan dengan mengkroscheck dan memverifiksi berits terlebih dahulu sebelum 8 jam beredar di masyarakat agar dapat ditanggulangi. Selain itu rendahnya budaya literasi di Indonesia menjadikan masyarakat yang apatis dan tidak empati, bahkan minim akan pengetahuan mengenai suatu kebenaran sumber, RK menyebutkan bahwa rata-rata tingkat literasi masyarakat Indonesia hanya berkisar 20-30 menit saja.

Rizki Karami (RK) – CJI -036

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan