banner 728x90

Ancaman Menghadang Cirata

Ancaman Menghadang Cirata

CJIInterd,Purwakarta

 

Air adalah komponen penting dalam kehidupan manusia. Setiap manusia membutuhkan air setiap harinya, dari mulai minum hingga mencuci dan sebagainya.

Jutaan orang sangat bergantung hidupnya pada air Sungai Citarum, lebih dari 27 juta orang di sepanjang bantaran Sungai Citarum menggunakan air tersebut, termasuk jutaan warga DKI Jakarta.

Namun, ada hal yang tak kalah penting dari penggunaan air sehari hari yakni, penggunaan air sebagai sarana pembangkit listrik. Di Indonesia terdapat banyak pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Di Jawa Barat terdapat setidaknya 10 PLTA, salah satunya PLTA Cirata yang berlokasi di Kabupaten Purwakarta.

Waduk Cirata terbentuk akibat adanya genangan air seluas 62 km2 atas pembangunan waduk yang membendung Sungai Citarum. Genangan waduk tersebut tersebar di 3 (tiga) Kabupaten, yaitu Kabupaten Cianjur, Kabuoaten Purwakarta dan Kabupaten Bandung. Genangan air terluas terdapat di Kabupaten Cianjur.

Waduk Cirata ini sekarang bukan hanya kawasan PLTA saja melainkan banyak orang dari luar daerah datang hanya untuk menikmati eksotisme dari keindahan alam yang terbentuk di waduk ini.

Namun, dibalik indahnya pemandangan Cirata terdapat masalah yang dapat mengancam keindahan Cirata. Masalah terbesarnya ada pada sungai yang mengaliri waduk Cirata yakni Sungai Citarum yang kian hari kian tercemar oleh limbah industri dan limbah rumah tangga yang tanpa pengolahan terlebih dahulu di buang ke Sungai Citarum.

Tentunya masalah ini dapat mengganggu ekosistem sungai dan dapat memungkinkan terjadinya gangguan terhadap PLTA, jika sungai dan PLTA nya terganggu maka aliran listrik pun ikut terganggu dan tidak menutup kemungkinan akan menjadi masalah sosial di masa mendatang.

Oleh karena itu, masalah pencemaran pada Sungai Citarum harus di atasi dengan pembangunan berkelanjutan agar Sungai Citarum tidak hanya menjadi bersih, namun dapat menjadi penggerak roda perekonomian warga sekitar Daerah Aliran Sungai Citarum.

Untuk mewujudkan hal itu, tentunya bukan hanya pemerintah yang bergerak mengatasi masalah tersebut, melainkan di butuhkan peranan seluruh komponen masyarakat dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungannya sendiri.

Pemerintah pun harus membuat suatu perencanaan tentang revitalisasi DAS Citarum yang sangat matang dan harus mementingkan kepentingan rakyat secara keseluruhan.

Dengan demikian, maka masalah yang mengancam beberapa PLTA di Jawa Barat akan segera selesa, jika benar benar di atasi dengan serius dan dengan meningkatkan kesadaran warga masyarakat agar tercipta lingkungan yang asri dan bersih serta dapat menguntungkan bagi masyarakat di berbagai bidang kehidupan.

Oleh :Bayu Triwardani – CJI
CJI#CitarumHarum

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan