banner 728x90

SATU PULAU MENJADI LAWAN

SATU PULAU MENJADI LAWAN

 

Oleh : Indah Suci Pratiwi

Api semangat kemeriahan PON XIX dari hari pertama hingga saat ini tidak mematahkan motivasi dari setiap tim perwakilan daerahnya. Mereka berlomba untuk mendapatkan mendali emas dan membawa kebanggaan bagi daerahnya masing-masing. Kemeriahan ini dirasakan pada pertandingan sepak takraw putri yang bertepat di Sporthall FPOK Universitas Pendidikan Indonesia, Kamis (22/09).

Pertandingan sepak takraw saat ini yaitu dari tim Jawa Tengah melawan tim dari Jawa Barat sebagai tuan rumah PON XIX tahun ini. Kedua tim berasal dari pulau yang sama tetapi harus bersaing untuk membawa nama daerahnya di babak final kali ini. Para suporter pun tak kalah heboh untuk mendukung para pemain, terutama suporter dari tim Jawa Barat yang mayoritas siswa SMA.

Permainan set pertama mulai memanas dari pertama kali pertandingan di mulai. Tendangan bola saling dilawan oleh para pemain, hingga jatuh bangun mereka hadapi. Set pertama selesai ketika perolehan nilai dimenangkan oleh tim Jawa Barat yaitu 21 – 13. Kemenangan tim Jabar tidak mematahkan semangat tim Jateng, mereka menjadikan target kekalahan menjadi sebuah kemenangan yang tertunda.

Pertandingan dilanjut kepada set kedua. Pada set ini tim Jabar sempat ketinggalan skor sebanyak 5 point, hanya saja karna kegigihan dan semangat juang mereka skor Jabar dapat menyusul dengan baik hingga dapat melebihi skor Jateng. Suporter dari Jabar semakin memanas atas perolehan skor yang didapat, sedangkan suporter dari Jateng kehilangan semangat.

Mereka hanya bersorak-sorai ketika tim Jateng menambah skor saja. Tak terasa setelah sekian lama kita menunggu hasil final dari sepak takraw putri ini,
kita mendapatkan hasil yang didambakan. Set kedua dimenangkan oleh tim Jabar dengan perolehan nilai 21 – 18. Kemerihan di dalam Sporthall tersebut terasa hingga luar arena pertandingan, seluruh suporter dan penonton berteriak demi kemenangan tim Jabar. Untuk pemain bernomor punggung 4 dari tin Jawa Tengah sempat meneteskan air mata karena tidak dapat memberikan yang terbaik kepada daerahnya.

Setelah akhir pertandingan, seluruh pemain, pelatih, dan tim Jabar melakukan sujud syukur di arena pertandingan. Kedua tim saling berjabat tangan, dan salam kepada wasit pertandingan saat itu. Seluruh penonton dan suporter turun ke arena pertandingan untuk mengucapkan selamat dan meminta foto atas kemenangan mereka.

Pada kesempatan kali ini kami dari CJI (Citizen Journalisn Interdependen) melakukan wawancara kepada pemain yaitu Lena dan Leni, beserta kontingen dari Jawa Barat, Bapak Sucipto. Sedangkan, satu pemain lagi –Astri sedang merayakan kemenangannya beserta tim
dan suporter Jawa Barat.

“Sangat luar biasa karena sebelumnya saat pertandingan PON di Riau kami gagal, tetapi saat ini Alhamdulillah dua kali final kita langsung dapat dua mendali emas. Terima kasih untuk seluruh masyarakat Jawa Barat atas doanya” begitu kata mereka untuk kesan dan pesan pada pertandingan saat ini. Kita pun menanyakan satu pertanyaan tentang pendapat mereka mengenai sekolah olahraga di Indonesia, menurut mereka “Sangat bagus sekali, agar
olahraga di Indonesia dapat lebih maju lagi.”

Begitulah pendapat mengenai olahraga ini, semoga apa yang mereka harapkan dapat menjadi kenyataan, dan kemenangan yang mereka raih dapat dipertahankan pada pertandingan selanjutnya dan dapat membawa mendali emas demi nama daerahnya. Peliputan ini dilaksananak oleh Albar Dimas dan Indah Suci Pratiwi, ketua dan anggota CJI. Sukses PON XIX! Sukses CJI!

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan